Meski Lagi Haid, Wanita Ini Ikut Lari Maraton | Makassar Today
Connect with us

Internasional

Meski Lagi Haid, Wanita Ini Ikut Lari Maraton

Published

on

Sungguh di luar dugaan wanita yang bernama Kiran Gandi ini mengikuti lomba lari maraton keliling Kota London dalam kondisi haid tanpa menggunakan pembalut. Waduh? Alhasil, darah menstruasinya merembes keluar celana olahraga yang ia kenakan.

Saat dilansir dailymail.co.uk (11/8), Kiran yang juga lulusan Harvard University ini bukan tanpa sengaja ikut lari marathon saat haid. Ia juga dengan sadar dan membiarkan haidnya mengalir saat marathon pada April lalu. Hal ini dilakukannya sebagai unjuk rasa untuk meningkatkan kepedulian terhadap para wanita yang tak memiliki akses untuk mendapatkan produk-produk kesehatan.

Wanita berusia 26 tahun ini menceritakan pengalamannya tersebut di situs pribadinya. Dalam tulisan yang berjudul “Feminisme”, ia menulis: “Saya mendapat haid semalam sebelum lomba dan itu benar-benar bencana, tapi saya tak mau membersihkannya. Bakal sangat tidak nyaman untuk mencemaskan pembalut sepanjang 26,2 mil.”

“Saya pikir jika ada seseorang di mana masyarakat tak mau bermasalah dengannya, ia adalah pelari marathon. Jika ada satu cara untuk mengalahkan penindasan, cara itu adalah berlari marathon dengan cara apapun yang kita inginkan,” tulis wanita yang juga sang drummer band H.A.I.M ini.

Kiran yang berlari bersama dua sahabat baiknya ini untuk menggalang dana 3.800 pound yang akan disumbangkan kepada Breast Cancer Care. ”Saya berlari dengan darah mengucur di antara kedua kaki saya demi saudari-saudari saya yang tak punya akses terhadap pembalut dan saudari-saudari saya yang meski merasakan kesakitan, menyembunyikan semua itu dan berpura-pura hal itu tak pernah ada,” tambahnya.

Tindakan Kiran tersebut mendapatkan dukungan sejumlah pengguna Twitter, tapi tak sedikit yang juga mengecamnya. Namun Kiran mengaku bersyukur karena begitu banyak orang memahami pesannya.

“Anda wanita yang mengagumkan! Terima kasih karena telah menambah kepercayaan diri saya,” kicau akun twitter bernama Demiurgic. (sooperboy.com)

BAGIKAN:
Comments

Internasional

Pemindahan Kantor Kedubes AS di Yerusalem Diwarnai Aksi Protes Warga Palestina

Published

on

By

Makassartoday.com – Amerika Serikat (AS) resmi memindahkan kantor kedutaannya ke Yerusalem, Israel. Pemindahan kantor tersebut diwarnai aksi protes warga Palestina yang menyebabkan puluhan warga meninggal dunia.

Anak Presiden Donald Trump, Ivanka Trump dan suaminya Jared Kushner serta Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin meresmikan dibukanya kantor kedutaan di Yerusalem, Senin (14/5/2018). Kedutaan AS dipindah menuju Yerusalem dari kantor kedutaan sebelumnya yang berada di Tel Aviv, Israel.

Meski tak ikut hadir, Presiden Donald Trump mengucapkan selamat atas dipindahnya kedutaan tersebut. Trump menyebut Israel mempunyai hak untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukotanya.

“Israel adalah negara berdaulat yang memiliki hak seperti negara berdaulat lainnya untuk menentukan ibukotanya sendiri. Selama bertahun-tahun kita tidak mengakui hal tersebut. Realitasnya adalah Yerusalem sebagai ibukota Israel,” kata Trump seperti dikutip dari CNN.

Sementara itu Perdana Menteri israel Benjamin Netanyahu memuji pemindahan kedutaan AS di Yerusalem. Dia mengatakan hari ini adalah hari yang bersejarah bagi Israel.

“Hari yang sangat bersejarah. Ingat momen ini. Ini hari yang bersejarah. Presiden Trump mengakui sejarah tersebut. AS telah membuat sejarah. Kita semua tersentuh, kita semua bersyukur,” ujar Netanyahu dalam sambutannya.

Korban tewas dalam bentrokan di perbatasan Gaza dan Israel bertambah menjadi 52 orang. Otoritas Palestina mengecam jatuhnya banyak korban jiwa sebagai ‘pembantaian mengerikan’ oleh Israel.

Bentrokan ini pecah saat hari pembukaan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Yerusalem yang digelar 14 Mei ini. Pembukaan Kedubes AS di Yerusalem digelar bertepatan dengan 70 tahun peringatan berdirinya Israel.

Puluhan ribu demonstran Palestina dilaporkan membanjiri perbatasan Gaza-Israel sepanjang Senin (14/5) waktu setempat. Bentrokan pecah di lima titik di sepanjang perbatasan Gaza dan Israel.

Unjuk rasa pada Senin (14/5/2018) ini digelar menjelang peringatan ‘Nakba’ atau ‘Malapetaka yang jatuh tanggal 15 Mei 1948, saat ratusan ribu warga Palestina terusir dari rumah-rumah mereka. Diperkirakan aksi protes akan memuncak pada Selasa (15/5/2018) besok. (Sumber: detik.com)

Related Posts
BMKG : Malam Tahun Baru di Makassar Diperkirakan Hujan
MakassarToday.com - Dalam beberapa hari terakhir ini kondisi cuaca di beberapa wilayah Sulawesi Selatan terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi ini disebabkan oleh adanya daerah pertemuan angin diatas ...
READ MORE
Cicu Blusukan di Lokasi Banjir Manggala
Makassartoday.com - Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi kelilingi lokasi banjir di Kecamatan Manggala, Jumat (22/12/2017). Ada empat titik yang ia kunjungi di wilayah tersebut. Mengunjungi lokasi banjir ...
READ MORE
Danny dan Forkopimda Pantau Pos PAM Jelang Malam Pergantian Tahun
Makassartoday.com - Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Makassar dan pejabat utama Polda Sulsel melakukan Pemantauan Pelaksanaan pos PAM (pengamanan) tahun ...
READ MORE
Persoalkan Sikap KPU, Danny Minta Presiden Turun Tangan
Makassartoday.com - Tim Hukum Pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) angkat bicara perihal sikap KPU Makassar yang memilih mengikuti putusan Mahkamah Agung (MA) ketimbang putusan Panwaslu Makassar. Dr Djamaluddin Rustam selaku ...
READ MORE
2 Santri Tahfiz Quran Al-Markaz Diamankan, Pasca Ledakan di Polsek Bontoala
Makassartoday.com - Pihak pengelola Yayasan Masjid Al-Markaz memebenarkan ada dua santri Tahfiz Quran yang diamankan polisi pasa ledakan di Mapolsek Bontoala, Senin (1/1/2017) subuh. Keduanya diketahui bernama Yusril dan Nasrullah. Mereka ...
READ MORE
Pensiunan Dokter di Makassar Tewas Membusuk Dalam Rumah
Makassartoday.com - Nahas bagi Asny Rosi Syamsu (73). Perempuan rentah pensiun dokter itu ditemukan tak bernyawa serta membusuk di dalam rumahnya di Jl Serigala, No. 10, RT 001, RW 001, ...
READ MORE
Adakah Sanksi Pidana Bagi Komisioner KPU Jika Abaikan Putusan Panwas?
Makassartoday.com – Hubungan Masyarakat Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Makassar M Maulana menegaskan, keputusan Majelis Musyawarah Sengketa Pilkada Kota Makassar antara Pemohon M Ramdhan Pomanto dan Termohon KPU Makassar, sifatnyanya ...
READ MORE
3 Paslon Bartarung di Pilwali Makassar, Siapa Diuntungkan?
MAKASSAR - Mantan Ketua KPU Makassar, Nurmal Idrus menyebut Pilwali Makassar akan lebih baik bila mana diikuti oleh tiga kontestan pasangan calon (paslon). Direktur Lembaga Konsultan Politik Nurani Strategic ini menjelaskan, ...
READ MORE
CCTV War Room di Al-Markaz Mati, Kadiskominfo Makassar Pilih Diam?
Makassartoday.com - Pihak kepolisian sejauh ini masih kesulitan untuk mengidentifikasi pelaku pengeboman di Mapolsek Bontoala, Makassar, yang terjadi pada Senin (1/1/2018) sekira pukul 03.00 Wita. Menurut pihak kepolisian, kamera pengawas CCTV ...
READ MORE
Suasana Pergantian Tahun di Lapas Makassar
Makassartoday.com - Suka cita pergantian tahun juga dirasakan oleh 1.051 penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas 1 Makassar. Lapas yang berlokasi di Jl Sultan Alaudin ini juga mengadakan berbagai perayaan pergantian ...
READ MORE
BMKG : Malam Tahun Baru di Makassar Diperkirakan
Cicu Blusukan di Lokasi Banjir Manggala
Danny dan Forkopimda Pantau Pos PAM Jelang Malam
Persoalkan Sikap KPU, Danny Minta Presiden Turun Tangan
2 Santri Tahfiz Quran Al-Markaz Diamankan, Pasca Ledakan
Pensiunan Dokter di Makassar Tewas Membusuk Dalam Rumah
Adakah Sanksi Pidana Bagi Komisioner KPU Jika Abaikan
3 Paslon Bartarung di Pilwali Makassar, Siapa Diuntungkan?
CCTV War Room di Al-Markaz Mati, Kadiskominfo Makassar
Suasana Pergantian Tahun di Lapas Makassar
BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Internasional

Pria di Kansas Ditangkap Setelah Kepergok Bercinta Dengan Knalpot Mobil

Published

on

By

Makassartoday.com – Kasus aneh terjadi di Kansas, Amerika Serikat. Seorang pria cabul dibekuk polisi saat berupaya menjadikan pipa knalpot mobil sebagai pelampiasan nafsunya.

Awalnya, Letnan Scott Powell dari Kepolisian Newton, Kansas mendapat laporan tentang seorang pria telanjang yang berada di bawah mobil.

“Ia sedang berupaya untuk memasukkan kelaminnya ke knalpot,” kata Letnan Powell.

Polisi yang memergoki tindakan tersebut langsung memerintahkan pelaku menghentikan aksinya. Namun, pria tersebut tak mau mendengar.

Seperti dikutip dari The Kansan, polisi pun terpaksa menggunakan pistol listrik (stun gun), untuk memaksanya berhenti.

“Pelaku dalam kondisi teler, setelah mengonsumsi obat tertentu,” kata Letnan Powell. “Para petugas ada di sana, dan ia tetap nekat mencoba berhubungan seks dengan knalpot mobil. Ia tak patuh pada perintah atau apapun

yang diupayakan aparat.” Pelaku, yang berusia 24 tahun, terancam diperkarakan atas tuduhan melakukan perbuatan mesum dan cabul.

Bukan kali ini saja kasus serupa terjadi. Pada 2014, warga Washington, Amerika Serikat, Edward Smith mengklaim bahwa dia telah berhubungan seks dengan lebih dari 700 mobil.

Dalam sebuah interview dengan acara This Morning, Smith mengaku tertarik secara seksual pada mesin. Menurutnya, benda mati itu lebih menggairahkan daripada wanita.

Ia juga mengaku punya ‘hubungan spesial’ dengan sebuah helikopter. Smith mengaku kehilangan keperjakaannya dengan sebuah VW Beetle.

“Aku tertarik dengan keindahan mobil-mobil saat berusia 15 tahun,” kata dia. “Mereka membangkitkan sesuatu dalam diriku.” (BS)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Internasional

Muslim Bakal jadi Kelompok Agama Terbesar Kedua di AS

Published

on

By

Makassartoday.com – Komunitas Muslim diperkirakan akan menjadi kelompok agama terbesar kedua di Amerika Serikat (AS) setelah umat Kristen pada tahun 2040. Angka data perkiraan ini merupakan hasil penelitian Pew Research Center.

Menurut penelitian tersebut, pada tahun 2017 ada 3,45 juta Muslim yang tinggal di AS. Jumlah itu mewakili sekitar 1,1 persen dari total populasi di negeri Paman Sam.

Saat ini, umat Yahudi melebihi jumlah umat Muslim sebagai kelompok agama terbesar kedua di AS. Namun diperkirakan akan berubah pada tahun 2040. ”Karena populasi Muslim AS akan tumbuh lebih cepat daripada populasi Yahudi di negara ini,” bunyi laporan Pew Research Center.

Menurut penelitian tersebut, umat Muslim Amerika akan berjumlah 8,1 juta atau 2,1 persen dari populasi pada tahun 2050.

Masih menurut data riset tersebut, jumlah pemeluk Islam di AS telah berkembang pada angka sekitar 100.000 per tahun karena migrasi umat Islam dan tingkat kesuburan lebih tinggi di kalangan Muslim Amerika. Data itu diperoleh dari riset demografis dan survei.

”Sejak perkiraan pertama kami (2007) jumlah populasi Muslim Amerika telah berkembang pesat,” lanjut laporan tersebut, yang dilansir Al Jazeera, Jumat (5/1/2018).

Sejauh ini, umat Kristen menjadi populasi terbesar di AS, yakni mewakili 71 persen populasi.

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya