Pendaftaran CPNS 2016: Pemerintah Ubah Kriteria Penerimaan | Makassar Today
Connect with us

Pns

Pendaftaran CPNS 2016: Pemerintah Ubah Kriteria Penerimaan

Published

on

pandaftaran cpns 2016

Pola penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) 2016 mendatang akan dirubah oleh pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Apatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB). Penerimaan PNS dari sebelumnya berbasis hanya proses seleksi (recruitment) menjadi sesuai dengan kebutuhan (requirement).

Mengenai perubahan tersebut di sampaikan langsung oleh Menteri PAN RB Yuddy Chrisnandi dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (21/8/15).

“Proses seleksi tidak lagi didasarkan pada pengerahan atau usulan yang sifatnya kuantitatif, tetapi pada kebutuhan objektif instansi yang secara kualitatif akuntabel,” kata Yuddy.

Karena itu, Yuddy meminta agar semua instansi di daerah merapikan pola kebutuhan formasi pegawai. Kemudian menyampaikannya secara online di e-informasi.

“Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) diharapkan segera kirimkan melalui e-formasi dalam menyampaikan desain dan analisis kebutuhan pegawai untuk lima tahun ke depan, berdasarkan kebutuhan objektif melalui analisis jabatan dan analisis beban kerja,” sambungnya.

Tidak hanya itu, menurut Yuddy dalam proses seleksi PNS 2016 mendatang akan dilakukan secara ketat menggunakan sistem Computer Assited Test (CAT). Hal itu sebagai bentuk transparansi dan menghindarkan praktik manipulatif.

“Penerapan sistem CAT, maka semua memiliki peluang yang sama, yang menentukan kelulusan adalah kompetensi yang bersangkutan,” ujarnya.

Saat ini pemerintah telah melakukan moratorium seleksi CPNS. Tetapi, moratorium ini tidak berlaku untuk guru, tenaga kesehatan, penegak hukum, kemudian yang berasal dari sekolah kedinasan.

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Pns

Pendaftran CPNS 2016 Akan Digelar Pemerintah

Published

on

By

cpns sulsel 2016

Bagi Anda yang telah lulus sekolah atau telah sarjana, dan bercita-cita menjadi abdi negara, ini kabar gembira untuk Anda. Setelah seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini batal digelar, pemerintah bakal kembali membuka pendaftaran penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) bagi pelamar umum pada tahun 2016.

“Insya Allah tahun depan seleksi penerimaan CPNS untuk pelamar umum akan dibuka. Sekarang ini masih dirumuskan,” kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik (HUKIP), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Herman Suryatman di Jakarta, Senin (19/10/15).

Namun, Herman menegaskan, seleksi CPNS yang dilaksanakan tahun depan hanya untuk menjaring sejumlah profesi yang masih sangat dibutuhkan pemerintah seperti guru, tenaga kesehatan, penegak hukum dan tenaga fungsional tertentu.

Herman juga menyampaiakan agar masyarakat mengikuti perkembangan lowongan seleksi CPNS 2015 website KemenPAN-RB. Selain untuk medapatkan informasi akurat terkait penerimaan CPNS di website tersebut, diharapkan pula masyarakat terhindar dari penipuan atau informasi yang menyesatkan.

“Masyarakat bisa memantau website KemenPAN-RB. Jangan sampai ketipu informasi tidak jelas di luar institusi resmi. Harap bersabar saja,” kata dia.

Sambil menunggu pengumuman resmi diliris, Herman juga berharap kepada para peminat untuk mulai mempersiapkan diri dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

“Melalui sistem CAT ini tidak ada peluang untuk sogok menyogok dan andalkan koneksi, sebab kompetensi dan kualifikasi yang menentukan peserta tes diterima atau tidak,” jelasnya.

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Pns

CPNS 2016 Sulsel: Perubahan Pengusulan Formasi

Published

on

By

cpns sulsel 2016

Pada perekrutan CPNS tahun 2016, setiap SKPD akan diberi kewenangan langsung untuk mengirim kebutuhan pegawai diinstansinya. Seluruh SKPD diberi tenggang waktu paling lambat akhir Oktober untuk mengusulkan kebutuhan pegawainya.

Pengusulan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada kali ini memang mengalami perubahan. Setiap SKPD harus mengisi aplikasi terlebih dahulu bernama eFormasi menggunakan sistem online.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Muh Tamzil mengatakan, “Pemprov diberi batas waktu oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan RB) untuk mengusulkan formasi paling lambat akhir November,” jelasnya, Jumat (2/10/15).

Setelah pengusulan, BKD akan menindaklanjuti dengan mendata ulang jumlah kebutuhan riil termasuk beban kerja setiap SKPD untuk kemudian dibuatkan kembali usulan secara fisik total kebutuhan CPNS Pemprov Sulsel.

Lebih lanjut Tamzil mengatakan, berdasarkan data usulan yang masuk dari sejumlah SKPD, baru sekitar 180 jumlah kebutuhan CPNS.

“Tapi itu baru usulan dari beberapa SKPD. Belum 100 persen memasukkan formasi kebutuhannya,” ujar Tamzil.

Meski demikian, usulan formasi itu dipastikan akan bertambah sampai batas waktu yang telah ditentukan. BKD Sulsel juga terus melakukan evaluasi terkait usulan formasi SKPD yang masuk.

“Pekan depan kita kembali akan melakukan evaluasi untuk ketiga kalinya sejauh mana tingkat kebutuhan pegawai setiap SKPD,” ujarnya.

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Pns

CPNS 2016 Siapkan Kuota 230.000 Orang

Published

on

By

cpns 2016 Yuddy Chrisnandi

Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) rencananya akan digelar pada April hingga Oktober 2016 mendatang. Hal itu telah diputuskan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Untuk seleksi CPNS 2016, Kemenpan RB telah menetapkan kuota sebanyak 230.000 orang untuk formasi pusat dan daerah. “Telah diputuskan kebutuhan semua kementerian pusat dan daerah sebanyak itu,” ujar MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (28/9/15)

Namun, kuota 230.000 CPNS itu memang tidak seluruhnya rekrutan baru. Lantaran jumlah tersebut sudah termasuk pengangkatan sekitar 40.000 guru honorer dan bidang desa berstatus pegawai tidak tetap (PTT) yang jumlahnya mencapai 16.000 orang.

“Anggaran telah disiapkan dalam DIPA (daftar isian pelaksanaan anggaran, red) sebesar Rp 12,42 triliun,” papar Yuddy.

Menteri Yuddy Chrisnandi juga menjelaskan bahwa kuota dan anggaran telah dilaporkan ke Kementerian Keuangan dan Dewan Perwakilan Rakyat. Usulan anggaran itu pun sudah dikaji secara matang.

“Anggarannya sudah realistis berdasarkan kebutuhan. Apalagi sebagian besar yang direkrut adalah honorer K2 dan bidan desa PTT,” tandasnya.

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya