Isu Buyback Warnai IHSG, Amati Tujuh Saham Pilihan | Makassar Today
Connect with us

BISNIS

Isu Buyback Warnai IHSG, Amati Tujuh Saham Pilihan

Published

on

Sentimen aksi beli kembali saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau buyback saham diperkirakan dapat mendorong laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  secara teknikal pada perdagangan saham Rabu pekan ini.

“IHSG masih dapat melanjutkan penguatan secara teknikal. Sepertinya ada intervensi oleh investor besar domestik untuk masuk ke saham,” ujar Analis PT First Asia Capital, David Sutyanto, Rabu (26/8/2015).

David Sutyanto mengatakan, saat ini China sengaja melemahkan mata uangnya akibatnya menimbulkan sentimen negatif dan masih mempengaruhi laju IHSG. Indikasi ini dilihat dari aksi jual investor asing masih terjadi di bursa saham. Tercatat aksi jual investor asing sekitar Rp 700 miliar pada Selasa pekan ini.

Sementara itu, Analis PT HD Capital Tbk Yuganur Widjanarko memprediksi IHSG dapat bergerak di level support 4.115-4.070-3.790 dan resistance 4.325-4.425-4.525. IHSG berpotensi menguat melihat kondisi perdagangan saham Selasa pekan ini. Aksi perlawanan ke arah lebih positif dipicu aksi beli saham BUMN mendorong proses perubahan tren.

Rekomendasi Saham

Berikut beberapa saham yang direkomendasikan oleh Yuganur, antara lain PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).

Semenatara David lebih memilih saham-saham bank BUMN seperti saham BBRI, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan saham BUMN lainnya seperti PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).

 

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

BISNIS

2018 Elpiji 3 Kg Nonsubsidi Diluncurkan, Berapa Harganya?

Published

on

By

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) membocorkan harga Elpiji nonsubsidi 3 kilogram (kg), yang rencananya meluncur pada 2018.

Senior Vice President (SPV) Non Fuel Marketing PT Pertamina (Persero) Basuki Trikora Putra mengatakan, dengan status nonsubsidi maka harga Elpiji 3 Kg Bright Gas harus mengikuti pergerakan harga acuan CP Aramco.

“Ini harga mengikuti CP Aramco,”‎ kata Basuki, dilansir dari Liputan6.com, Jumat (15/12/2017).

Dia mengungkapkan, dengan mengacu CP Aramco saat ini sekitar US$ 500 per ton, maka harga Elpiji non-bersubsidi 3 kg dibandrol Rp 10 ribu sampai Rp 11 ribu per kg. Dengan begitu jika dengan ukuran 3 kg maka harganya sekitar Rp 30 ribu sampai Rp 33 ribu per tabung.

” Saat ini kita masih sama per satuan kilonya dengan Bright Gas 5,5 kg. Per kg Bright Gas Rp 10-11 ribu,” jelas Basuki.

Menurut Basuki, ‎harga tersebut bisa berubah sewaktu-watu, menyesuaikan dengan kondisi CP Aramco. Jika acuan tersebut turun, maka harganya akan turun tetapi naik akan naik.

“Saat ini masih naik di atas US$ 500, jadi per kilonya masih kita sesuaikan. Nanti pada saat bisa sama dengan 2015 dan 2016 ketika CP Aramco turun, itu pasti kita sesuaikan juga,” ‎tutur Basuki. (BS)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

BISNIS

Soft Opening Chord Coffee Hadirkan Fadly dan Appi

Published

on

By

MAKASSAR – Mantan vokalis Padi, Andi Fadly Aridudin alias Fadly hadir pada Soft Opening Chord Coffee di Pasar Segar, Jl Pengayoman, Makassar, Jumat (8/12/2017) malam.

Meski tak sempat menyanyi, vokalis yang kini membentuk grup band Musik Kimia itu berhasil menghapus kerinduan Sahabat Padi di Makassar dengan cara foto bersama.

Launching ini dibuka secara resmi oleh Fadly yang ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng. Tak hanya Fadly, hadir pula CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin dan mahasiswa dari berbagai kampus.

Penyanyi kelahiran Kota Makassar yang sukses dalam karir musik tanah air itu mengaku sangat bahagia dan mengutarakan harapannya untuk anak muda Makassar.

“Bahagia kita semua bisa bertemu dan berkumpul untuk suatu yang bermanfaat dan untuk cita – cita yang mulia, cita – cita yang akan lestari dan yang pasti saya sebagai orang makassar juga merasa bahagia melihat adik – adik punya energi, belajar menerapkan ilmu, berbagi dan terus menggali potensi diri,” ujar Fadly.

Sementara itu Munafri Arifuddin atau yang akrab disapa Appi menambahkan bahwa ia sangat mengapresiasi Chord Coffee karena mampu menyediakan ruang untuk anak – anak muda berkreasi

“Saya sangat apresiasi kepada Chandra, Ikko serta Fadly karena mereka telah mengabulkan keinginan anak muda supaya anak muda di beri ruang ekspresi. Anak muda punya daya kreativitas yang tidak terbatas sehingga kita wajib memberi ruang untuk mereka,” ucap Appi yang juga bakal calon Wali Kota Makassar itu.

Kegiatan yang bernama “Ayo Ngopi Bareng Minum Sepuasnya dan Bayar Seikhlasnya” ini akan digelar tiap hari Jumat dan hasilnya akan didonasikan ke mesjid, panti asuhan serta hal – hal yang dapat bermanfaat bagi orang banyak.

Andi Muh Ikhlas selaku Owner Chord Coffee berharap bahwa ini menjadi tujuan bersama bagi anak muda se-Makassar yang suka musik.

“Ini menjadi titik pertemuan anatara banyak anak muda yang gemar berdialog, berdiskusi, serta musik dan apapun itu, karena saya rasa bicara musik sambil ngopi itu lebih menyenangksn. Namun kita Chordnya dimusik jadi kalo mau bicara musik sambil ngopi ya ke Chord Coffee, nanti difasilitasi,” pungkas pria yang akrab disapa Ikko itu. (Tina)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

BISNIS

Pembinaan Bisnis Terkemuka di Dunia Hadir di Makassar

Published

on

By

MAKASSAR – Gratyo hadir membantu para pemilik bisnis yang ada di Makassar. Hanya dapat membangun superTeam dan managemeny team yang solid (Energy),  hingga meningkatkan omzet dan profit dan perusahaan antara  100%-1.000% hanya dalam waktu 6-12 bulan (money). 

Makassar adalah salah satu top 10 kota terbesar di Indonesia Coach Yohanes G Pauly ingin membantu para pebisnis yang ada di kota tersebut untuk lebih memajukan bisnis yang dimiliki, lebih berkembang dan tentunya lebih profesional.

“Business is Fun ini tidak pertama kali dilakukan di Makassar ini sudah kesekian kalinya. Kami memilih Makassar karena Makassar adalah salah satu top 10 kota terbesar yang ada di indonesia,” ujar Coach Yohanes G Pauly CEO dan Master Coach of GRATYO di Makassar, Rabu (29/11/2017)

Harapannya, semoga pebisnis yang ada di Makassar lebih baik lagi dalam mengolah bisnisnya. (Risma-Hajji)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya