Tunjangan Sertifikasi Diperketat, Ratusan Guru Bakal Gigit Jari | Makassar Today
Connect with us

NEWS

Tunjangan Sertifikasi Diperketat, Ratusan Guru Bakal Gigit Jari

Published

on

Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kota Makassar mulai selektif dalam menyusun nama-nama guru yang berhak menerima tunjangan sertifikasi.

Disdikbud juga sedang mengevaluasi dan membenahi kembali data-data guru tersebut, karena seringkali ditemukan data guru yang  belum layak menerima tunjangan profesi.

Pada 1 Januari 2016 nanti tunjangan profesi guru akan semakin diperketat, tunjangan akan diberikan berdasarkan kinerja guru.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Makassar, Aryati Abady membenarkan, jika pemberian tunjangan profesi selama ini kurang tepat sasaran. Banyak guru yang tidak memiliki kompentensi memperoleh tunjangan.

“Kita tetap bayarkan ke guru yang memiliki surat keterangan (SK) membayar dari pusat. Sementara masih ada pula tahap verifikasi. Jadi kalau sudah ada yang clear untuk dibayarkan, kita langsung bayarkan,”kata Aryati, Kamis (3/9).

Ia juga mengakui verifikasi ulang dilakukan Disdikbud karena banyak ditemukan kasus pemalsuan tanda tangan kepala sekolah. Selain itu, banyak juga administrasi dari kementrian yang tidak sesuai, sehingga diverifikasi lagi secara ketat.

Lebih jauh, kata Aryati, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan telah  menegaskan penilaian kinerja dan kompetensi guru harus menjadi syarat utama dalam pemberian tunjangan profesi. Untuk itu, guru yang akan menerima tunjangan harus betul-betul memiliki kompetensi yang mumpuni.

“Penilaiannya ada dua, pertama guru yang memiliki prestasi cemerlang serta memiliki jam mengajar selama 24 jam. Yang tidak memenuhi syarat tersebut tidak lagi menerima tunjangan,” katanya.

Sesuai data dari Disdikbud Kota Makassar, masih terdapat 1.737 guru yang belum mendapatkan tunjangan profesinya tahun 2015 ini, karena data mereka belum valid. Mereka bahkan terancam tidak mendapatkan sertifikasi, jika syarat itu tidak dipenuhi. (*)


Advertisement
loading...
Comments

Politik

Giliran Warga di Belawa Beri Amanah ke PAMMASE

Published

on

By

Makassartoday.com – Peresmian Posko Kecamatan Pasangan Amran Mahmud-Amran SE (PAMMASE) di Belawa berlangsung begitu meriah nan sederhana, Minggu (21/1/2018) malam.

Ribuan warga berdesak-desakan untuk bertemu langsung dengan PAMMASE yang datang mengenakan pakaian putih dan berpeci.

Menariknya, posko pemenangan ini kebetulan berlangsung di dekat kediaman Anwar Sadat, rival PAMMASE di Pilkada Wajo. Anwar adalah bakal calon wakil bupati Wajo yang berduet dengan Baso Rahmanuddin.

“Kami membuat posko pemenangan di Kecamatan Belawa dengan tujuan untuk mengawal dan memenangkan PAMMASE,” tegas sang tuan rumah, A Batara di hadapan warga dan PAMMASE.

Peresmian Posko Pemenangan Belawa adalah rangkaian tausiah dan tabligh akbar yang diselenggarakan PAMMASE di Saoraja. Tausiah pun semakin semarak dengan ceramah dari ustaz kondang, Nur Maulana bersama Ustaz Erfin Beddu.

Koordinator Pemenangan Kecamatan Belawa, Abd Gaffar Haruna mengatakan, duet PAMMASE saling melengkapi dalam meningkatkan kesejahteraan warga dan menciptakan terobosan yang pro rakyat untuk Kabupaten Wajo.

“Bapak Amran Mahmud adalah akademisi sekaligus politisi. Tidak diragukan lagi kapasitas dan kapabilitasnya. Sedangkan Bapak H. Amran, SE merupakan ekonom dan pengusaha ulung. Terbukti dengan perusahaannya yang berkembang sangat besar di Banjarmasin,” urai Abd Gaffar Haruna.

Gaffar pun meyakini, duet PAMMASE bisa membawa kemajuan besar untuk Kabupaten Wajo secara merata dan tanpa diskriminasi.

“PAMMASE hadir untuk mempersembahkan program-program terbaik untuk kesejahteraan masyarakat Wajo secara menyeluruh,” ucap Abd Gaffar Haruna. (Farel)


Baca Selengkapnya
Advertisement

Trending

Terpopuler

loading...