Hi Ladys, Capai Oragasme Dengan Cara Jadi 'Tukang Parkir' di Ranjang | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Love - Sex

Hi Ladys, Capai Oragasme Dengan Cara Jadi ‘Tukang Parkir’ di Ranjang

Published

on

Firliana Purwanti yang dikenal sebagai aktivis gender pernah membaca sebuah survei yang mengatakan perbandingan orgasme yang dialami wanita dan pria berbanding 30 dibanding 70 persen.

“Wanita itu tidak bisa orgasme sebanyak para pria,” katanya seperti dikutip Tempo saat diskusi dengan Magdalene dengan tema Equality in the Bedroom : Tha Art of Pleasure di Face Bar, Jumat 18 September 2015.

Firliana pun memberikan tips bagi pria tentang bagaimana mereka bisa membantu pasangannya untuk mencapai puncaknya saat berhubungan intim. “Komunikasi salah satu caranya,” katanya.

Ia mengatakan wanita jarang sekali mengungkapkan isi hati atau kemauannya. Saat bercinta pun begitu. Wanita jarang memberi tahu daerah mana yang bisa disentuh pasangannya untuk mencapai kepuasan wanita.

“Kalau si wanita susah ungkapkan, coba lelaki yang bertanya ‘Kamu sukanya disentuh bagian mana’,” kata Firli, sapaan Firliana.

Pendapat Firli diamini seksolog Zoya Amirin. Menurutnya, wanita di ranjang boleh saja tiba tiba menjadi ‘tukang parkir’ dadakan dengan mengarahkan lokasi yang paling dia suka untuk disentuh si pria.

“Kiri, kanan, yak mundur sedikit lagi. Nah, di situ, coba disentuh lama lama bagian itu,” kata Zoya menirukan komando ‘tukang parkir’ dadakan itu. Zoya menyarankan para wanita tidak perlu sungkan atau malu mengungkapkan isi hatinya untuk menjelaskan apa yang ia suka saat berhubungan intim dengan pasangannya demi mencapai kepuasan bersama.

Tips lain supaya si wanita mencapai orgasme, si pria bisa saja melakukan foreplay beberapa jam lamanya sebelum berhubungan intim. Misalnya, si pria bisa saja mengirim pesan singkat menuliskan kata manis seperti ‘kamu seksi sekali kalau pakai baju itu’.

Lanjut Zoya, hanya dengan pesan singkat seperti itu, si wanita sudah akan mulai bergairah dan tidak sabar menunggu waktu untuk berhubungan intim tiba. “Perempuan itu, kayak mesin diesel, yang harus dipanaskan lama,” katanya.

BAGIKAN:
Comments

Trending