CPNS 2016 Siapkan Kuota 230.000 Orang | Makassar Today
Connect with us

Pns

CPNS 2016 Siapkan Kuota 230.000 Orang

Published

on

cpns 2016 Yuddy Chrisnandi

Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) rencananya akan digelar pada April hingga Oktober 2016 mendatang. Hal itu telah diputuskan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Untuk seleksi CPNS 2016, Kemenpan RB telah menetapkan kuota sebanyak 230.000 orang untuk formasi pusat dan daerah. “Telah diputuskan kebutuhan semua kementerian pusat dan daerah sebanyak itu,” ujar MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (28/9/15)

Namun, kuota 230.000 CPNS itu memang tidak seluruhnya rekrutan baru. Lantaran jumlah tersebut sudah termasuk pengangkatan sekitar 40.000 guru honorer dan bidang desa berstatus pegawai tidak tetap (PTT) yang jumlahnya mencapai 16.000 orang.

“Anggaran telah disiapkan dalam DIPA (daftar isian pelaksanaan anggaran, red) sebesar Rp 12,42 triliun,” papar Yuddy.

Menteri Yuddy Chrisnandi juga menjelaskan bahwa kuota dan anggaran telah dilaporkan ke Kementerian Keuangan dan Dewan Perwakilan Rakyat. Usulan anggaran itu pun sudah dikaji secara matang.

“Anggarannya sudah realistis berdasarkan kebutuhan. Apalagi sebagian besar yang direkrut adalah honorer K2 dan bidan desa PTT,” tandasnya.

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Pns

Pendaftran CPNS 2016 Akan Digelar Pemerintah

Published

on

By

cpns sulsel 2016

Bagi Anda yang telah lulus sekolah atau telah sarjana, dan bercita-cita menjadi abdi negara, ini kabar gembira untuk Anda. Setelah seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini batal digelar, pemerintah bakal kembali membuka pendaftaran penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) bagi pelamar umum pada tahun 2016.

“Insya Allah tahun depan seleksi penerimaan CPNS untuk pelamar umum akan dibuka. Sekarang ini masih dirumuskan,” kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik (HUKIP), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Herman Suryatman di Jakarta, Senin (19/10/15).

Namun, Herman menegaskan, seleksi CPNS yang dilaksanakan tahun depan hanya untuk menjaring sejumlah profesi yang masih sangat dibutuhkan pemerintah seperti guru, tenaga kesehatan, penegak hukum dan tenaga fungsional tertentu.

Herman juga menyampaiakan agar masyarakat mengikuti perkembangan lowongan seleksi CPNS 2015 website KemenPAN-RB. Selain untuk medapatkan informasi akurat terkait penerimaan CPNS di website tersebut, diharapkan pula masyarakat terhindar dari penipuan atau informasi yang menyesatkan.

“Masyarakat bisa memantau website KemenPAN-RB. Jangan sampai ketipu informasi tidak jelas di luar institusi resmi. Harap bersabar saja,” kata dia.

Sambil menunggu pengumuman resmi diliris, Herman juga berharap kepada para peminat untuk mulai mempersiapkan diri dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

“Melalui sistem CAT ini tidak ada peluang untuk sogok menyogok dan andalkan koneksi, sebab kompetensi dan kualifikasi yang menentukan peserta tes diterima atau tidak,” jelasnya.

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Pns

CPNS 2016 Sulsel: Perubahan Pengusulan Formasi

Published

on

By

cpns sulsel 2016

Pada perekrutan CPNS tahun 2016, setiap SKPD akan diberi kewenangan langsung untuk mengirim kebutuhan pegawai diinstansinya. Seluruh SKPD diberi tenggang waktu paling lambat akhir Oktober untuk mengusulkan kebutuhan pegawainya.

Pengusulan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada kali ini memang mengalami perubahan. Setiap SKPD harus mengisi aplikasi terlebih dahulu bernama eFormasi menggunakan sistem online.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Muh Tamzil mengatakan, “Pemprov diberi batas waktu oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan RB) untuk mengusulkan formasi paling lambat akhir November,” jelasnya, Jumat (2/10/15).

Setelah pengusulan, BKD akan menindaklanjuti dengan mendata ulang jumlah kebutuhan riil termasuk beban kerja setiap SKPD untuk kemudian dibuatkan kembali usulan secara fisik total kebutuhan CPNS Pemprov Sulsel.

Lebih lanjut Tamzil mengatakan, berdasarkan data usulan yang masuk dari sejumlah SKPD, baru sekitar 180 jumlah kebutuhan CPNS.

“Tapi itu baru usulan dari beberapa SKPD. Belum 100 persen memasukkan formasi kebutuhannya,” ujar Tamzil.

Meski demikian, usulan formasi itu dipastikan akan bertambah sampai batas waktu yang telah ditentukan. BKD Sulsel juga terus melakukan evaluasi terkait usulan formasi SKPD yang masuk.

“Pekan depan kita kembali akan melakukan evaluasi untuk ketiga kalinya sejauh mana tingkat kebutuhan pegawai setiap SKPD,” ujarnya.

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

NEWS

Tunjangan Sertifikasi Diperketat, Ratusan Guru Bakal Gigit Jari

Published

on

By

Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kota Makassar mulai selektif dalam menyusun nama-nama guru yang berhak menerima tunjangan sertifikasi.

Disdikbud juga sedang mengevaluasi dan membenahi kembali data-data guru tersebut, karena seringkali ditemukan data guru yang  belum layak menerima tunjangan profesi.

Pada 1 Januari 2016 nanti tunjangan profesi guru akan semakin diperketat, tunjangan akan diberikan berdasarkan kinerja guru.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Makassar, Aryati Abady membenarkan, jika pemberian tunjangan profesi selama ini kurang tepat sasaran. Banyak guru yang tidak memiliki kompentensi memperoleh tunjangan.

“Kita tetap bayarkan ke guru yang memiliki surat keterangan (SK) membayar dari pusat. Sementara masih ada pula tahap verifikasi. Jadi kalau sudah ada yang clear untuk dibayarkan, kita langsung bayarkan,”kata Aryati, Kamis (3/9).

Ia juga mengakui verifikasi ulang dilakukan Disdikbud karena banyak ditemukan kasus pemalsuan tanda tangan kepala sekolah. Selain itu, banyak juga administrasi dari kementrian yang tidak sesuai, sehingga diverifikasi lagi secara ketat.

Lebih jauh, kata Aryati, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan telah  menegaskan penilaian kinerja dan kompetensi guru harus menjadi syarat utama dalam pemberian tunjangan profesi. Untuk itu, guru yang akan menerima tunjangan harus betul-betul memiliki kompetensi yang mumpuni.

“Penilaiannya ada dua, pertama guru yang memiliki prestasi cemerlang serta memiliki jam mengajar selama 24 jam. Yang tidak memenuhi syarat tersebut tidak lagi menerima tunjangan,” katanya.

Sesuai data dari Disdikbud Kota Makassar, masih terdapat 1.737 guru yang belum mendapatkan tunjangan profesinya tahun 2015 ini, karena data mereka belum valid. Mereka bahkan terancam tidak mendapatkan sertifikasi, jika syarat itu tidak dipenuhi. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya