Kisah Sukses Trader Indonesia: Lo Kheng Hong | Makassar Today
Connect with us

Forex

Kisah Sukses Trader Indonesia: Lo Kheng Hong

Published

on

Lo Kheng Hong trader saham

Sudah banyak trader dan investor mendulang pundi-pundi kekayaan lewat investasi saham maupun forex. Sepintas para trader dan investor terlihat begitu mudahnya menjadi kaya raya dan terkesan tidak perlu bekerja keras. Benarkah demikian?

Bisnis forex maupun saham sebenarnya tak ada bedanya dengan bisnis lainnya. Untuk bisa meraih kesuksesan diperlukan usaha keras dan ketekunan belajar untuk menguasai ilmunya.

Kali ini, kisah sukses trader saham Indonesia akan mengulas sosok salah satu investor kakap individu di pasar modal, Lo Kheng Hong yang sejauh ini telah mampu meraup kekayaan lewat investasi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Lo Kheng Hong dikenal sebagai Bapak Investasi dan dijuluki sebagai ‘Warren Buffett’ Indonesia. Gurita bisnis investasi saham Lo Kheng Hong terus membengkak dengan nilai yang mencapai triliunan rupiah.

Pria kelahiran 20 Februari 1956 ini berasal dari keluarga sederhana dan tinggal di sebuah rumah sempit. Saat masih duduk di bangku SMA, Lo Kheng Hong kerap membantu orang tuanya dengan berjualan kue.

Tahun 1989, Lo Kheng Hong mulai trading saham. Usianya kala itu baru 30 tahun. Tahun 1990 dia juga mulai bekerja di bank Ekonomi dan berhenti tahun 1995 setelah menjadi kepala cabang.

Tahukah Anda, sebagai trader, Hong bekerja mengamati pergerakan saham hanya dari sebuah taman kecil di salah satu sudut rumahnya. Dia mengaku, kerap menghabiskan waktu di sebuah taman yang penuh dengan pepohonan.

“Saya tidak punya kantor. Setiap pagi, siang, sore dan malam, saya duduk di taman karena ada tanaman kamboja dan pohon mangga yang rindang,” cerita Hong dalam Seminar Investor Summit 2013 di Jakarta.

Hong mengaku dirinya lebih senang duduk di taman ketimbang bermacet-macet ria menuju kantor. Padahal dirinya mengaku menerima banyak tawaran pekerjaan di sebuah kantor nyaman dari sejumlah perusahaan besar milik para triliuner.

Namun, Hong lebih banyak menghabiskan waktunya di taman tak sekadar berpangku tangan. Di tempat favoritnya itu, Hong membaca sejumlah surat kabar terkait pergerakan saham. Dia memang dikenal sebagai investor value Indonesia jenis individu berbasis fundamental.

“Berita-berita soal emiten sangat penting, saya langganan beberapa koran dengan biaya Rp 480 ribu per bulan. Saya juga menggunting dan mem-filling artikel-artikel tersebut,” tuturnya.

Hong juga rutin memelototi laporan keuangan perusahaan-perusahaan terbuka di situsnya masing-masing maupun laman resmi BEI, “Tanpa baca laporan keuangan, kita ibarat beli kucing dalam karung. Minimal saya baca 100 pengumuman keterbukaan informasi di web BEI untuk menjadi arsip pribadi,” terangnya seperti dikutip Republikpos.com.

Hong juga mengisahkan ketika terjadi kerusuhan pada tahun 1998 dan terjadi ketidak stabilan ekonomi di Indonesia, IHSG kaa itu berada di level -25 efek dari keputusan para investor asing maupun dalam negeri melepas Investasinya.

Berbeda dengan para invetor itu, Lo Kheng Hong justru menambah investasinya tanpa gentar. Alhasil beberapa portfolio Lo Kheng Hong mereguk profit dengan nilai fantastis. Nama Hong terpampang dalam laporan kepemilikan saham perusahaan-perusahaan yang nilai sahamnya telah melambung tinggi.

Hingga kini, Lo Kheng Hong telah mendapatkan ratusan milyar hanya dari trading saham. Namun kesuksesannya itu tidak membuat dirinya berlama-lama menghabiskan waktu di kantor. Hong malah memilih tidur dan menghabiskan waktu bersama keluarganya di rumah.

Baca Juga: 

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

BISNIS

USI TECH Indonesia, Investasi Bitcoin yang Kian Diminati

Published

on

By

USI TECH Indonesia merupakan affiliate USI TECH, sebuah perusahaan pengembang teknologi sofware yang memiliki pengalaman 8 tahun di bidang Forex Trading. USI TECH kini mengembangkan sayapnya dalam bisnis investasi Bitcoin di beberapa negara Asia termasuk Indonesia.

USI Tech yang diklaim perusahaan legal dan berlokasi di Dubai ini, bahkan telah menggelar berbagai even di Malaysia, Filipina dan juga Indonesia dengan mengadakan sosialisasi di beberapa kota seperti Pangkalpinang, Manado, Makassar, dan Jakarta.

“USI TECH tidak menjanjikan fix income seperti moneygame, Hyip, atau ponzi. Tapi bisnis ini memberi peluang mendapatkan passive income 140% hingga 460% dari trading Bitcoin. Perusahaan USI TECH resmi dan real dan sangat transparan di Dubai,” ujar Iriawan salah satu member USI TECH.

Seperti diketahui, nilai mata uang digital Bitcoin mencapai rekor tertinggi baru pada Rabu (24/5/2017) waktu setempat. Nilai tukar Bitcoin saat itu menembus 2.400 dollar AS.

Bitcoin menyentuh rekor 2.409 dollar AS BTC=BTSP pada platform BitStamp. Sebelumnya, Bitcoin sempat juga menyentuh angka 2.363 dollar AS.

Sejauh ini, sepanjang tahun 2017, seperti dikutip dari Kompas.com, nilai Bitcoin sudah naik dua kali lipat.

Menurut pakar teknologi maupun kejahatan siber, kini permintaan akan mata uang digital juga kian besar. Kuatnya permintaan Bitcoin di Jepang juga memicu kenaikan nilai tukar virtual tersebut, yang bisa dipindahkan layaknya uang ke seluruh dunia dengan sangat cepat dan anonim.

Berminat bergabung USI TECH Indonesia? KLIK DI SINI

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

BISNIS

Apa Itu USI TECH?

Published

on

By

USI TECH adalah salah satu perusahaan finansial yang menyediakan jasa akses secara otomatis ke pasar mata uang (Forex) dan mata uang digital (Bitcoin).

USI TECH berpengalaman 8 tahun di perusahan bersertifikat Forex Trading. Kemudian menciptakan revolusi investasi online berbasis Forex dan Bitcoin secara global yang hingga kini terus berkembang di sejumlah negara.

Menariknya, siapapun bisa bergabung dalam bisnis investasi online USI TECH bahkan tanpa modal sekalipun. Caranya, Anda cukup mengajak orang lain bergabung di USI TECH. Setiap orang yang Anda referensikan (downline), Anda akan mendapat 10% dari setiap paket yang mereka beli.

Selain modal gratis, agar bisa mendapat pembagian profit yang berkisar 1% setiap hari selama 140 hari total profit 140% (termasuk modal awal), cukup dengan berinvestasi atau membeli 1 paket USI TECH seharga 50 euro jika dalam rupiah sekitar Rp. 900.000.

Namun, pembagian hasil tersebut tidak fix income. Profit yang investor dapatkan tergantung pada hasil trading otomatis USI TECH. Profit perhari biasanya berkisar antara $0.70 hingga $1. Jika Anda melakukan compounding (menambahkan) selama 260 hari dengan menggunakan modal awal 1000 EUR (beli 20 paket USI TECH), maka total profit yang akan Anda dapatkan senilai 460% plus modal awal atau sekitar 6,000 EUR = RP 93,000,000.

usi tech 2

 

Mau bergabung USI TECH Indonesia? KLIK DI SINI

Setelah melakukan registrasi, petunjuk selengkapnya akan dikirim melalui email Anda.

 

https://www.youtube.com/watch?v=PVbJoRiX-ZM

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Forex

Analisa Teknikal Forex Terbaik

Published

on

By

indikator forex terbaik

Pada artikel kali ini, kita akan mengulas bagaimana sebuah analisa teknikal dipakai dalam memperoleh profit saat trading forex. Tetapi perlu diketahui, dalam prakteknya untuk bisa maksimal kita perlu memadukan kedua analisa (fundamental dan teknikal) guna memperoleh sistem trading yang terbaik bagi trading Anda.

Para chartist (penganut analisa teknikal), percaya bahwa mereka dapat mengetahui pola-pola pergerakan harga kurs mata uang di masa mendatang dengan berdasarkan pada observasi pergerakan kurs di masa lalu. Jargon yang mereka yakini: “History always repeats it self.” Filosofi ini bertentangan dengan para fundamentalis (Penganut analisa berita) dimana keputusan investasi atas nilai suatu mata uang didasarkan pada faktor fundamental ekonomi, politik dan moneter suatu negara.

Para analis teknikal umumnya menggunakan grafik atau chart (itulah mengapa mereka disebut chartist). Hanya dengan melihat chart, mereka dapat menganalisa trend yang sedang berlangsung, rentang waktu trend, volume transaksi dan level-level psikologis yang ada.

Pertanyaan yang sering diajukan trader pemula pada umumnya adalah, apa sih analisa teknikal forex terbaik? Di sini penulis ingin katakan bahwa semua metode teknikal adalah yang terbaik dalam trading. Sebab pada dasarnya, indikator teknikal yang banyak dijual di pasaran pada umumnya dimodifikasi dari indikator basic bawaan MT4.

Oleh karena itu penulis menyarankan sebaiknya trader mendalami indikator basic saja. Jika Anda telah mampu mengetahui 4 hal mengenai indikator teknikal, maka keuntungan besar segera akan mengalir deras ke rekening Anda. Empat hal tersebut adalah:

1. Trend yang sedang berlangsung
2. Volume transaksi
3. Level-level psikologis (support dan resistance)
4. Periode waktu yang terjadi.

Itulah tujuan para chartist, ingin memprediksikan ke empat hal tersebut. Namun sekarang yang menjadi pertanyaan adalah seberapa akurat kemampuan kita memprediksi harga? Nah itulah yang memang harus terus menerus diasah tiap-tiap hari. Tidak ada satu pun metode yang sempurna baik fundamental maupun teknikal. Pengalaman dan diri sendiri memegang peranan sentral disini.

Analisa teknikal sendiri memiliki beberapa section atau dasar analisa yang berbeda. Secara garis besar analisa teknikal dibagi menjadi beberapa cabang besar yaitu:

1. Price Momentum Indicator (Oscillator)

Jenis indikator ini digunakan untuk mengidentifikasi situasi oversold atau overbought. Momentum indikator juga digunakan untuk melihat apakah suatu trend masih akan berlanjut atau semakin melemah.
Contoh indikator:
– Stochastic Oscillator
– Relative Strength Index )
– CommodityChannel Index (CCI)

2. Trend Following Indicator .

Indikator ini digunakan untuk mengidentifikasi awal dan akhir suatu trend atau kapan suatu trend akan berubah sehingga dapat diketahui kapan waktu terbaik untuk membuka dan menutup posisi.
Contoh indikator:
– Moving Average
– Moving Average Convergence – Divergence (MACD)
– Directional Movements Index (DMI)
– Parabolic SAR

3. Volatility Indicator

Indikator ini digunakan untuk melihat kekuatan pasar yang dilihat dari fluktuasi harga dalam satu periode waktu tertentu. Pasar dikatakan memiliki volatility yang tinggi jika pergerakan harga berlangsung naik turun secara tajam atau sangat fluktuatif di mana terjadi selisih harga yang besar antara harga tertinggi dan terendah.
Contoh indikator: – Bollinger Bands

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya