Pemkot Bingung Soal Penghapusan Pengangkatan CPNS - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Pemkot Bingung Soal Penghapusan Pengangkatan CPNS

Published

on

Kabar batalnya pengangkatan tenaga honorer kategori (K2) untuk menjadi CPNS membuat ribuan tenaga honorer yang sudah beberapa tahun mengabdi di lingkup Pemkot Makassar kecewa.

Sekretaris Daerah (Sekda)Makassar Ibrahim Saleh kepada wartawan, di ruanga kerjanya, Jumat (22/1/2016) mengaku kebingungan dengan wacana yang dikeluarkan selaku Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Yuddy Chrisnandi.

Padahal, menurut Ibe sapaan akrabnya, sejak tahun 2015 lalu, Pemkot Makassar telah berjanji kepada seluruh tenaga honorer K2 Pemkot Makassar untuk diusulkan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di tahun 2016.

Namun, dengan adanya wacana yang dikeluarkan oleh pusat yang akan membatalkan pengangkatan K2 membuat, membuat Pemkot Makassar bingung.

“Kita dulu itu sudah janji untuk memperioritaskan nasib K2. Tapi mau apalagi, kita tidak bisa melawan aturan pusat. Tapi kita juga tetap berharap wacana tersebut bisa dikaji ulang oleh pemerintah pusat agar memberikan kesempatan kepada pemerintah daerah untuk mengangkat para K2 menjadi PNS,” harap Ibe di lantai 9 Balaikota.

Ia menambahkan, wacana yang dikeluarkan pemerintah pusat juga membuat kebingungan pemerintah Kab/Kota dan Provinsi yang ada di Indonesia yang menyangkut masalah nasib masa depan pengabdian terhadap negara.

alterntif text

“Itu kebijakan terus terang bikin bingung kita semua dan bukan hanya Pemkot Makassar, tapi semua daerah Kab/Kota dan Provinsi bingung dengan wacana tersebut. Pasalnya, ini menyangkut nasib masa depan abdi negara kita,” ucapnya.

Namun ia mengaku sampai saat ini, Pemkot Makassar belum mendapatkan keputusan resmi atau surat edaran yang membuat kegalauan kepada pegawai lingkup pemerintahan khususnya untuk K2.

“Kita berharap wacara tersebut dikaji ulang pemerintah pusat agar K2 tersisa ini bisa didorong jadi PNS. Karena, sampai saat ini juga belum ada surat edaran dari pusat yang kita dapatkan,” tambahnya.

Di tempat terpisah, Kepala Bidang Perencanaan dan Informasi Kepegawaian BKD Kota Makassar, Ihsan NS berharap wacana yangn dikeluarkan MenPAN-RB dikaji ulang dan memberikan kesempatan kepada K2 menjadi PNS.

“Kta berharap wacana dari MenPAN-RB tak terjadi. Karena K2 di pemkot Makassar berjumlah 1092 orang yang begitu sudah lam menunggu nasibnya untuk menjadi PNS,” kata Ihsan di ruangannya.

Ia menjelaskan, pihaknya tetap masih menunggu surat edaran resmi dari pusat terkait K2 ditunda nasibnya jadi PNS atau tetap melaksanakan. “Kami masih menunggu surat resmi dari pusat,”katanya.

Ia menambahkan, K2 tersisa di Pemkot Makassar sebanyak 1092 orang, ditamba beberapa tenaga kontrak atau honorer total 4.600 lebih. “Kebanyakan tenaga honorer atau K2 di Makassar itu tenaga pendidik atau kesehatan,” lanjutnya.

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending