Sarinah, Nostalgia Soekarno dan Obama Kecil - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Artikel

Sarinah, Nostalgia Soekarno dan Obama Kecil

Published

on

Sarinah, sebuah Department Store pertama di Indonesia yang didirikan pada tahun 1962. Pusat perbelanjaan tersebut telah menjadi ikon Kota Jakarta sejak lama.

Berawal dari keinginan Ir. Soekarno sebagai Presiden pertama RI yang ingin mengabadikan nama seorang pengasuh masa kecilnya yang berasal dari kalangan bawah bernama: Sarinah.

Sarinah yang mengasuh Soekarno semasa kecil, banyak mengajarkan Soekarno tentang keharusan mencintai rakyat kecil. Bung Karno juga mendapat pelajaran budi pekerti tentang hidup dan tentang cinta kasih, seperti yang ia tulis dala buku “Sarinah”.

Sesuai dengan namanya, Sarinah didirikan untuk membantu kepentingan masyarakat kecil sebagai mitra usaha. Awalnya, cukup banyak mitra binaan Sarinah baik perorangan, perusahaan maupun koperasi. Kemudian berkembang menjadi Department Store yang modern.

Department Store Sarinah tak hanya menyimpan kenangan bagi Presiden Sukarno, gedung tertinggi pertama di Ibukota ini juga masih terekam jelas dalam nostalgia Presiden AS Barack Obama.

alterntif text

Saat berkunjung ke Indonesia, yang merupakan bagian rangkaian kunjungan kenegaraannya pada 2010 lalu. Dalam pidatonya di Universitas Indonesia, Obama sedikit menyempilkan kenangan tentang gedung Sarinah.

“Ini luar biasa bisa berada di sini. Satu-satunya hal yang ada di Jakarta ketika saya pertama kali pindah ke Jakarta adalah Sarinah,” kenang Obama yang dikutip thedailybeast.com.

Menurut Obama kala itu, Jakarta terlihat sangat berbeda dengan sebelumnya. Kota ini kini penuh terisi dengan bangunan yang menjulang tinggi.

“Ini berbeda pada 1967 dan 1968. Kebanyakan dari Anda yang belum lahir,” ujar Obama yang disambut tawa hadirin, seperti dikutip dari whitehouse.go.

“Hotel Indonesia menjadi salah satu gedung yang tertinggi. Selain itu, ada juga satu department store besar yang disebut Sarinah,” kenang Obama.

Presiden Amerika Serikat tersebut memang pernah menghabiskan masa kecilnya di kawasan Menteng, Jakarta. Dia sempat bersekolah di SDN 01 Menteng. Selama 4 tahun, ia menjadi siswa di sekolah yang dikenal dengan sebutan SDN Besuki.

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending