Makassar Kota Ke Empat Babak Pengisihan Lenovo Gaming League | Makassar Today
Connect with us

Tekno

Makassar Kota Ke Empat Babak Pengisihan Lenovo Gaming League

Published

on

Lenovo (HKSE: 992) (ADR: LNVGY) Gaming League yang sebelumnya telah diluncurkan pada 20 November 2015 lalu di Jakarta, kini memasuki babak penyisihan di kota ke-empat, yakni Makassar.

Lenovo Gaming League merupakan kompetisi game berbasis laptop dan desktop hasil kerjasama Lenovo dengan Intel yang ditujukan bagi kaum millenial yang menyukai hardcore PC game, tapi ingin melakukannya di mana saja dan kapan saja.

Babak penyisihan Lenovo Gaming League saat ini sedang berjalan mulai dari Desember 2015 hingga Maret 2016 di 6 kota besar di Indonesia dimana kota Makassar merupakan kota ke-empat.

Babak penyisihan Lenovo Gaming League yang diselenggarakan di Makassar akan berlangsung selama 3 hari yaitu mulai 12 – 14 Februari 2016, bertempat di Panakukkang Square, Makassar.

Dibabak ini sebanyak 20 tim akan bertanding untuk online game Dota 2. Pada hari Jumat dan Sabtu , masing-masing 10 tim akan bertanding dari total 20 tim.

Sementara di hari Minggu, 6 tim pemenang dari tahap sebelumnya akan bertanding untuk memperebutkan gelar Juara 1 agar selanjutnya dapat ikut bertanding dalam Grand Final di Jakarta yang akan berlangsung pada bulan Maret mendatang.

Adapun total hadiah yang diperbutkan senilai Rp300 Juta. Adapula hadiah menarik yang ditawarkan Lenovo di setiap kota termasuk Makassar.

Bagi 3 pemenang utama masing-masing mendapat, Rp 3.000.000 untuk Juara 1, Rp 2.000.000 untuk juara 2, dan Rp 1.000.000 untuk juara 3.

Pelaksanaan Lenovo Gaming League akan didukung sepenuhnya oleh rangkaian produk Lenovo Y Gaming Series, mulai dari Lenovo Y70-70, Lenovo Y50-70 hingga Lenovo ideapadTM Y700 dan Lenovo ideacentreTM Y900, desktop dan laptop handal yang dirancang bagi para gamer.

Dengan Y Series, Lenovo memberikan pengalaman visual yang fantastis untuk bermain game ataupun untuk menonton film serta menikmati hiburan lainnya dengan warna, kejelasan, dan resolusi yang jauh lebih baik.

“Tingginya minat terhadap PC games dan hardcore games, turut mendorong pertumbuhan perangkat game; tak hanya dari desktop namun juga laptop. Lenovo Gaming League tak hanya sekadar menguji ketangguhan tim dari 6 kota besar di Indonesia, namun juga memberikan pengalaman bagi setiap peserta untuk merasakan performa rangkaian Y Series yang setara atau bahkan lebih baik dari perangkat sejenis lainnya,” jelas Christy Candlestine Susastra, Consumer Notebook Product Manager, Lenovo Indonesia/

Semnetara untuk Prosesor Intel® Core™ generasi ke-4, menghadirkan hingga 15% peningkatan kinerja & 2X kinerja grafis dibandingkan prosesor generasi sebelumnya (75X peningkatan sejak 2006). Prosesor Intel® Core™ generasi ke-4 ini juga diperkuat prosesor grafis baru, Intel® Iris™ dan Iris™ Pro

“Prosesor ini yang mendukung game high end dengan kemampuan diskrit grafis,” sambung Yohan Wijaya, MNC Sales Director Intel Indonesia.

Keluarga baru Y Series diciptakan dengan rancangan yang sama sekali baru untuk melayani para pecinta game yang sudah matang baik dalam kehidupan profesional maupun kehidupan sosial mereka.


Advertisement
loading...
Comments

Tekno

Supaya Tak Mudah Tertipu Hoaks, Ini Langkahnya

Published

on

By

Makassartoday.com – Semakin banyak masyarakat Indonesia yang bisa mengakses internet. Sayangnya, hal ini tidak dibarengi dengan sikap kritis. Salah satunya saat mereka mendapatkan kabar atau konten di internet yang sedang viral atau ramai dibicarakan.

Dalam beberapa kasus kerap terjadi bahwa berita tersebut rupanya hanya hoax atau berita palsu, lebih parahnya lagi bukan hanya percaya tapi masyarakat di Indonesia juga menyebarkan lagi hoax tersebut.

Dewasa ini kita sudah tahu betapa bahayanya konten hoax terhadap kehidupan sosial. Jadi setiap pengguna internet sebaiknya semakin kritis menanggapi sebuah kabar yang kebenarannya belum diketahui.

Berikut ini dilansir dari Medcom.id rangkuman 4 langkah mudah untuk memastikan sebuah berita atau foto hoax atau tidak.

1. Mengetahui penggunaan kata dalam hoaks

Apabila Anda pernah menemukan berita yang ternyata hoax sebaiknya Anda mengingatnya kembali. Biasanya dalam sebuah berita yang terindikasi hoax akan menggunakan kata seperti ‘sebarkanlah!’ dan sejenisnya.

Dalam penulisannya juga terkesan tidak seusudai dengan kaidah bahasa Indonesia atau penulisan yang layak. Misalnya banyak menggunakan huruf besar, tanda seru, maupun huruf yang dipertebal penulisannya.

Berita yang hoax kerap mencantumkan sumber referensi agar terlihat asli tapi sebagian besar dari pembacanya enggan mengecek sumber yang disebutkan. Biasanya sumber yang disebutkan berasal dari berita atau kejadian lama. Seringkali kejadian tersebut juga tidak mencantumkan tanggal yang jelas.

Apabila berita hoax ini mencantumkan nama sumber berita, saat Anda cari maka Anda tidak akan menemukan berita itu atau kemungkinan besar link atau tautan sumber itu sudah mati atau memang tidak ada. Anda juga harus bisa membedakan mana fakta dan opini pribadi. Pastikan selalu untuk mengacu ke sumber yang berasal dari media resmi.

2. Cari berita serupa di Google

Mesin pencarian Google memungkinkan Anda untuk mencari segala sesuatu yang Anda inginkan. Manfaatkan teknologi tersebut untuk mencari kebenaran tentang sebuah berita. Pertama buka pencarian Google di aplikasi peramban yang terpasang di aplikasi Anda.

Lalu ketikkan salah satu kata kunci dari berita hoax yang ingin Anda cari kebenarannnya. Nanti Anda kana menemukan beragam sumber terkait berita tersebut. Dari seluruh hasil pencarian yang disajikan, sangat diharapkan Anda tidak membuka dan membaca beberapa hasil pencarian tersebeut.

Jadi Anda bisa menilai berita tersebut hoax atau asli. Kembali lagi, pastikan Anda membandingkan referensi yang dibuat oleh media berita resmi.

3. Menggunakan pencarian Google Images untuk foto

Untuk membuktikan sebuah foto hoax atau asli Anda bisa menggunakan pencarian Google khusus foto. Caranya pertama Anda harus menyimpan foto yang diduga hoax di perangkat komputer atau laptop. Lalu buka alamat pencarian Google Images berikut https://images.google.com/

Pada kolom pencarian pilih ikon kamera sehingga muncul pilihan untuk memasukkan foto yang sudah Anda simpan. Unggah foto yang sudah Anda simpan dan kemudian Google akan langsung memproses foto tersebut dan menyajikan tautan atau link artikel dan berita yang berisi foto tersebut.

Jadi, sekali lagi diharapkan Anda tidak malas untuk mengecek dan membaca beberapa hasil pencarian yang disajikan Google tadi.

4. Pakai layanan pendeteksi hoax buatan Indonesia

Di Indonesia ada kelompok mahasiswa perguran tingggi Institut Teknologi Bandung yang menciptakan layanan pencarian seperti Google tapi ditujukan khusus untuk mencari kebenaran sebuah berita.

Layanan tersebut bernama Hoax Analyzer dan layanan tersebut sudah berhasil membawa tim pembuatnya mewakili Indonesia di ajang Imagine Cup tingkat Asia Tenggara tahun lalu yang diadakan oleh Microsoft.

Anda cukup mengklik tautan ini https://hoaxanalyzer.com/#main untuk menggunakan layanan Hoax Analyzer.


Baca Selengkapnya
Advertisement

Trending

Terpopuler

loading...