Manfaat Makan Beralas Daun Pisang | Makassar Today
Connect with us

Food - Travel

Manfaat Makan Beralas Daun Pisang

Published

on

Jangan mengaku solid jika belum pernah makan bersama beralas daun pisang. Kenapa? Karena makan bersama dengan gaya ini bisa mengakrabkan kamu dan temanmu.

Lebih dari itu, ternyata makan beralas daun pisang memiliki banyak manfaat. Apa saja? Berikut ulasannya.

1. Menambah Cita Rasa

Makan dengan mengenakan daun pisang sebagai alas terbukti mampu menambah cita rasa makanan. Makanan terasa lebih enak. Kenapa? Karena daun pisang memiliki lapisan lilin. Jika menaruh makanan panas di atas daun, lilin lalu mencair dan menambahkan rasa lain pada makanan.

2. Lebih Sehat


Daun pisang mengandung senyawa nabati yang disebut polifenol epigallocatechin gallate yang juga terkandung dalam teh hijau. Polifenol tersebut merupakan antioksidan alami yang mampu memerangi radikal bebas. Makanan yang disajikan di atas daun pisang, tentu akan menyerap polifenol dari daun, sehingga kamu bisa mendapat nutrisi tambahan dari makanan tersebut.

3. Bebas Bahan Kimia

Piring yang dicuci dengan sabun tentu mengandung bahan kimia. Beda hal dengan daun pisang. Daun pisang dibersihkan hanya menggunakan sedikit air dan tidak perlu membilasnya dengan sabun.

Advertisement
Comments

Food - Travel

Kolaborasi Teh Campur Keju, Bagaimana Rasanya?

Published

on

By

Makassartoday.com – Kota Bandung terkenal dengan berbagai destinasi wisata seru dan tempat nongkrong anak muda yang kekinian. Salah satunya adalah sebuah kafe berlokasi di Jalan Trunojoyo Kota Bandung, yakni “Mimi Teh” yang menyuguhkan berbagai macam teh bagi penikmat teh di Kota Bandung.

Mimi Teh menyuguhkan berbagai jenis rasa teh dan salah satu menu teh yang menjadi favorit pengunjung adalah teh dari daun asli yang dikolaborasikan dengan keju yang telah diproses menjadi foam.

“Tehnya sendiri diimpor langsung dari Taiwan,” kata salah seorang peracik teh di Mimi Teh Wandi, di Bandung, Jumat.

Wandi mengatakan bahwa pembuatan teh di sini melalui beberapa proses, walaupun prosesnya lebih mudah dari pada pembuatan kopi, tetapi teh juga memiliki tahapan tertentu dan alat-alat khusus.


Pembuatannya enggak terlalu rumit sih dibanding kopi, cuma teh ini juga tetep pake alat-alat khusus salah satunya Teapresso,” kata Wandi.

Untuk harga, harga setiap menu dari teh di kafe ini bervariasi dan tidak begitu mahal sehingga membuat para remaja di Bandung banyak mengunjungi tempat nge-teh ini.

Konsep minimalis yang disuguhkan cafe ini juga menjadi alasan pengunjung remaja sering menghabiskan waktunya di sana.

“Kalau aku memang suka teh banget terus susah kan cari tempat buat nge-teh beda sama kopi, dan akhirnya ada terus harganya pas di dompet jadi seneng aja gitu,” kata salah seorang pengunjung Mimi Teh, Caca (19 tahun). (*)

 

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler