Gaya Nyentrik Satpol PP Makassar, Kenakan Loreng Dan Rompi Anti Peluru | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Gaya Nyentrik Satpol PP Makassar, Kenakan Loreng Dan Rompi Anti Peluru

Published

on

Ada yang berbeda jika melihat penampilan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Makassar, Iman Hud. Iman dalam sejumlah kegiatan terlihat nyentrik. Bak seorang seorang perwira tinggi TNI, Iman membuat pakaian dinas bermotif loreng gurun, kombinasi warna coklat muda dan tua.

Iman juga membawa tongkat komando sebagai simbol pemimpin tertinggi di satuannya. Bahkan beberapa anggotanya juga terlihat mengenakan rompi yang menyerupai rompi anti peluru milik Polri.

Beberapa kegiatan yang dihadiri Iman dengan mengenakan seragam loreng diantaranya saat membuka acara pendidikan dan pelatihan (Diklat) calon anggota Satpol PP Makassar di Lantamal IV Makassar beberapa waktu lalu.

Seragam yang sama juga dikenakan Iman Hud saat memimpin penertiban PK5 di Jl. Abd Dg Sirua, Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Jumat (4/3).

Ternyata bukan hanya Iman Hud yang pertama kali mengenakan dinas bermotif loreng. Sebelumnya, Kasatpol PP Bolmong, Linda Lahamesang juga pernah mengenakan pakaian dinas bermotif loreng.

Namun aksi Linda mendapat sorotan sejumlah elemen, karena dianggap menyalahi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Peremndagari) nomor 19 tahun 2013.

Pedoman pakaian dinas dalam Permendagri tersebut mengatur salah satunya spesifikasi motif pakaian dinas yang berwarna keki tua kehijau-hijauan.

Sementara dari pantauan, pakaian dinas yang dikenakan Kasatpol-PP bermotif loreng gurun, bermotif mirip seragam salah satu organisasi kemasyarakatan.

Tak hanya itu, di sejumlah daerah ada staf Satpol PP yang juga mengenakan pakaian dinas warna biru gelap menyerupai pakaian Brigadir Mobil (Brimob).

BAGIKAN:
Comments

Trending