Kejati Segera Bentuk Tim Kasus GOR Sudiang - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Kejati Segera Bentuk Tim Kasus GOR Sudiang

Published

on

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar rencananya akan segera membentuk tim untuk melakukan pengusutan dalam kasus dugaan korupsi pembebasan lahan Gedung Olah raga (GOR) Sudiang Makassar, tahun 2007.

Kasus tersebut sebelumnya pernah ditangani tim penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar, dan menyeret dua pejabat masing-masing Kepala Biro Perlengkapan Pemprov Sulsel, Alimuddin Wellang, dan Lurah Sudiang Raya, Amri Indar sebagai tersangka. Bahkan keduanya telah menjalani hukuman penjara selama 2 tahun.

Kini Kejati berencana akan membuka kembali dan mengambil alih penanganan kasus dugaan korupsi pembebasan lahan Gedung Olah raga (GOR) Sudiang Makassar tahun 2007 itu dengan alasan masih ada pihak yang dianggap berperan penting dalam kasus tersebut, namun sejauh ini masih belum tersentuh.

alterntif text

“Dalam waktu dekat ini, terlebih dahulu kita akan melakukan rapat tertutup bersama pimpinan,” ujar koordinator bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sulselbar, Noer Adi, Minggu (6/3).

Rapat internal bersama pimpinan, kata Noer Adi, guna membahas apakah kasus tersebut akan dibuka kembali atau tidak, “Semua tergantung petunjuk pimpinan. Kita hanya tinggal menunggu saja,” tandasnya.

Berdasarkan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Selatan negara mengalami kerugian Rp 3,1 miliar dalam pembebasan lahan GOR Sudiang. Uang tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sulawesi Selatan untuk membayar ganti rugi lahan terhadap lima warga.

Dalam persidangan Alimuddin mengatakan proses pembebasan lahan tersebut sudah dimulai sejak tahun 2001 sampai 2009. Menurutnya hanya dia yang menjabat pada tahun 2007, namun dia justru dijadikan tersangka dalam. “Kalau saya salah harusnya yang lain juga salah,” ujar Alimuddin.

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending