Ini Sanksi Dua Polisi di Gowa yang Nyabu | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Ini Sanksi Dua Polisi di Gowa yang Nyabu

Published

on

GOWA – Institusi kepolisian kembali tercoreng. Dua personel korps seragam coklat itu yang bertugas di Polres Gowa, tertangkap dalam kasus narkoba jenis sabu-sabu.

Mereka adalah Brigadir Polisi YU dan Brigadir Polisi SA. Keduanya diamankan anggota Propam Polres Gowa, Senin (11/4) malam.

YU dan SA dinyatakan positif menggunakan sabu setelah dilakukan tes urine di Poliklinik Polres Gowa malam itu juga. Keduanya disebutkan mengosumsi sesuatu yang mengandung amphetamine dan methampetamine. SA digelandang setelah ditunjuk oleh YU.

Sebelum ditangkap, YU mengaku bersama SA menggunakan narkotika jenis sabu. ”Saya pakai di Lorong 2, Jalan Melati II,” ujar YU ketika diperiksa. Lokasi yang dimaksud berada di Kelurahan Bonto-bontoa, Kecamatan Somba Opu, Gowa.

Dari pengakuan dua aparat ini, Propam kemudian melakukan penggerebekan dan penggeledahan di alamat tersebut yang juga merupakan tempat tinggal SA. Di rumah itu ditemukan barang bukti berupa tiga saset kosong, lima buah korek api gas, satu gulung aluminium foil, tiga buah pireks, yang salah satunya masih terdapat sisa barang yang diduga sabu-sabu.

Ada pula dua alat isap, dua sendok yang terbuat dari pipet, satu buah silet, satu kartu nomor telepon, serta dua buah sumbu bakar.

Kapolres Gowa, AKBP Rio Indra Lesmana yang dikonfirmasi, Selasa (12/4), membenarkan adanya penangkapan terhadap dua personelnya terkait penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu.

“Iya, ada. Mereka sudah dibawa ke Mapolda untuk diperiksa lebih dalam,” kata Rio.

Kapolres yang suka guyon ini, menambahkan dari hasil pemeriksaan keduanya, pihaknya telah memperoleh informasi untuk dikembangkan guna mengungkap jaringan narkotika di Kabupaten Gowa.

“Kami sudah mengetahui tempat mereka membeli sabu-sabu. Kami akan kembangkan guna mengungkap jaringan narkoba yang melibatkan keduanya,” tandas mantan Kapolres Luwu Timur ini.

Rio berjanji akan memberikan sanksi tegas terhadap keduanya sesuai perintah Kapolda. “Sanksi paling berat seperti pemecatan bisa saja dilakukan,” kata Kapolres.

BAGIKAN:
Comments

Trending