Mengapa Wanita Lebih Sensitif Jelang Menstruasi? | Makassar Today
Connect with us

Women

Mengapa Wanita Lebih Sensitif Jelang Menstruasi?

Published

on

Hi Girls, apakah kamu pernah merasa jadi lebih sensitif sebelum menstruasi? Hal itu disebut gejalah PMS (premenstrual syndrome/ sindrom pramenstruasi).

Dari situs MayoClinic.org disebutkan bahwa 3 dari 4 wanita PMS saat menstruasi. PMS bisa mempengaruhi sekira 75 persen wanita. Terlebih untuk rentan usia 20-30, gejalah PMSnya lebih parah. Bagaimana gejalanya?

Siklus menstruasi rata-rata berlangsung selama 28 hari, dan proses ovulasi (pelepasan sel telur oleh ovarium) terjadi pada hari ke-14 dari siklus tersebut. Proses menstruasi/perdarahan terjadi pada hari ke-28 dari siklus tersebut. Gejala PMS biasanya terjadi mulai dari hari ke-14 dari siklus tersebut dan berlangsung sampai 7 hari setelah proses menstruasi/perdarahan dimulai.

Menurut Deherba.com, gejala PMS dirasakan berbeda setiap orang. Ada yang merasakan PMS ringan dan ada pula yang mengalami PMS yang cukup berat.

Beberapa gejala PMS yang sering dirasakan:

Mengidam makanan tertentu
Sembelit dan diare
Sensitif terhadap cahaya atau suara
Gampang marah, sedih, gelisah, hingga depresi
Perubahan pola tidur
Gampang lupa

Gejala PMS berkaitan dengan kondisi fisik:

Nyeri sendi atau otot
Perut kembung atau nyeri
Munculnya jerawat lebih dari biasanya
Kelelahan berlebih
Sakit kepala
Berat badan bertambah
Nyeri pada payudara
Sembelit atau diare


Advertisement
loading...
Comments

Women

Asupan Gizi Bagi Gadis Yang Sedang Beranjak Pubertas

Published

on

By

Kebutuhan asupan dalam tubuh gadis remaja meningkat saat mereka memasuki usia-usia pubertas. Produksi hormon yang juga meningkat membuat nafsu makan membuncah dan mereka mulai takut akan berat badan yang mengalami kenaikan.

Karena itu, anak-anak yang memasuki usia pubertas harus dipastikan tidak mengonsumsi makanan berlemak atau kaya akan MSG. Kebutuhan nutrisinya harus benar-benar diperhatikan.

kebutuhan nutrisi penting diperhatikan karena perubahan drastis akan dirasakan remaja putri dari tubuhnya. Berikut asupan nutrisi buat mereka.

Besi: Remaja putri yang mulai menstruasi rentan terhadap anemia atau kekurangan zat besi. Oleh karena itu, perbanyak konsumsi daging tanpa lemak, kacang, bayam, dan telur.

Protein: Protein membantu menyempurnakan pertumbuhan tulang, organ, jaringan, serta bagian tubuh lainnya. Konsumsi salmon atau telur.

Kalsium: Remaja yang pubertas butuh sekitar 1.200 mg kalsium dalam sehari. Bisa didapat dari susu rendah lemak, keju, dan yogurt.

Air: Jangan lupakan kebutuhan air. Semakin aktif mereka, semakin besar kebutuhan akan cairan. (bs)


Baca Selengkapnya
Advertisement

Trending

Terpopuler

loading...