Terungkap, Begini Motif Pembunuhan Warga Gowa Di Jl Andalas | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Terungkap, Begini Motif Pembunuhan Warga Gowa Di Jl Andalas

Published

on

alterntif text

MAKASSAR – Kasus pembunuhan Ali Imran, warga Gowa yang ditemukan tewas mengenaskan di Jl Andalas, Makassar, beberapa waktu lalu kembali berproses.

Setelah berhasil meringkus para tersangka dalam kasus ini, aparat kepolisan sektor (Polsek) Bontoala mulai menggelar rekonstruksi di lokasi kejadian, Jumat (3/6/2016).

Dalam rekonstruksi ini, penyidik menghadirkan empat tersangka masing-masing, Reski, Reskiyadi, Ikram dan Firman. Dalam rekontruksinya, empat tersangka mempragakan 27 adegan dengan peranan masing-masing.

Tersangka Reski berperan menganiaya korban dengan menggunakan busur ke arah badan korban, Firman memukul korban ke arah perut korban, Reskiyadi menikam perut korban dengan menggunakan badik. Sedangkan Ikram memukul wajah korban dengan tangan.

Reskonstruki ini dipimpin Kanit Reskrim Polsek Bontoala, Iptu Ramli JR dengan penjagaan ketetat dari puluhan anggota Polsek Bontoala dan Resmob Polrestabes Makassar.

alterntif text

“Hari ini kita masuk tahap rekonstruksi. Kami menghadirkan empat tersangka untuk mengetahui peran mereka. Terungkap bahwa terangka ikut melakukan penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” jelas Iptu Ramli.

Iptu Ramli mengatakan, dalam kasus ini diketahui melibatkan 8 orang tersangka, empat diantaranya sejauh ini masih dalam pengejaran pihaknya. Adapun empat tersangka yang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), yakni berinial GN, KP, IM dan ER.

Sementara itu, Kapolsek Bontoala, Kompol Basri Jafar mengurai, motif kasus bermula saat korban menegur pelaku yang berboncengan sepeda motor saat melintas di Jalan Andalas.

“Entah mengapa korban ini tiba-tiba menegur para tersangka, hingga memicu reaksi dari tersangka. Salah satu tersangka, yakni Reski tidak terima alias tersinggung. Kemudian tersangka menyampaikan ke tersangka lainnya untuk balik mengejar korban,” jelas Kapolsek. (ar)

alterntif text
BAGIKAN:
Comments

Trending