Penumpang Drone Pertama di Dunia Akan Uji Coba Terbang di Nevada | Makassar Today
Connect with us

Tekno

Penumpang Drone Pertama di Dunia Akan Uji Coba Terbang di Nevada

Published

on

Akhir tahun ini drone pertama di dunia yang mampu membawa penumpang milik perusahaan teknologi Aerial EHang Holdings Limited akan melakukan uji coba terbang di Nevada, Amerika Serikat.

Perusahaan China yang berbasis di provinsi selatan China Guangdong dan negara bagian Nevada mencoba untuk membuat hal ini terjadi dengan menguji EHang 184 Otonomi Aerial Vehicle, yang menawarkan penerbangan manusia otonom jarak pendek-menengah.

Untuk pengujian tersebut, Institut negara untuk Sistem Otonomi (NIAS) telah memberikan izin perusahaan China itu. Saat ini Ehang bekerja sama dengan NIAS selama beberapa bulan ke depan untuk melalui persyaratan penerbangan UAS

Seorang Aerospace dan Spesialais Industri Pertahanan dari Kantor Pembangunan Ekonomi Gubernur ‘s (GOED), Tom Wilczek, mengungkapkan akan membantu memandu EHang melalui proses regulasi FAA dengan tujuan akhir mencapai penerbangan yang aman.

Huazhi Hu, Pendiri dan CEO dari EHang mengatakan kemitraan ini merupakan langkah besar bagi EHang 184 untuk bergerak maju karenamemperoleh persetujuan peraturan pemerintah sebagai inovasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di Amerika Serikat dan global.

“Ini akan menjadi dasar komersialisasi dan membangun ekosistem transportasi udara di masa depan,”katanya

Dengan menggunakan tenaga listrik , Ehang 184, diluncurkan pada 2016 Consumer Electronics Show di Las Vegas Januari. Menurut keterangan manajemen drone ini dapat membawa satu penumpang yang beratnya mencapai 100 kg untuk penerbangan 23 menit di permukaan laut pada kecepatan 100 km /jam.


Advertisement
loading...
Comments

Tekno

Supaya Tak Mudah Tertipu Hoaks, Ini Langkahnya

Published

on

By

Makassartoday.com – Semakin banyak masyarakat Indonesia yang bisa mengakses internet. Sayangnya, hal ini tidak dibarengi dengan sikap kritis. Salah satunya saat mereka mendapatkan kabar atau konten di internet yang sedang viral atau ramai dibicarakan.

Dalam beberapa kasus kerap terjadi bahwa berita tersebut rupanya hanya hoax atau berita palsu, lebih parahnya lagi bukan hanya percaya tapi masyarakat di Indonesia juga menyebarkan lagi hoax tersebut.

Dewasa ini kita sudah tahu betapa bahayanya konten hoax terhadap kehidupan sosial. Jadi setiap pengguna internet sebaiknya semakin kritis menanggapi sebuah kabar yang kebenarannya belum diketahui.

Berikut ini dilansir dari Medcom.id rangkuman 4 langkah mudah untuk memastikan sebuah berita atau foto hoax atau tidak.

1. Mengetahui penggunaan kata dalam hoaks

Apabila Anda pernah menemukan berita yang ternyata hoax sebaiknya Anda mengingatnya kembali. Biasanya dalam sebuah berita yang terindikasi hoax akan menggunakan kata seperti ‘sebarkanlah!’ dan sejenisnya.

Dalam penulisannya juga terkesan tidak seusudai dengan kaidah bahasa Indonesia atau penulisan yang layak. Misalnya banyak menggunakan huruf besar, tanda seru, maupun huruf yang dipertebal penulisannya.

Berita yang hoax kerap mencantumkan sumber referensi agar terlihat asli tapi sebagian besar dari pembacanya enggan mengecek sumber yang disebutkan. Biasanya sumber yang disebutkan berasal dari berita atau kejadian lama. Seringkali kejadian tersebut juga tidak mencantumkan tanggal yang jelas.

Apabila berita hoax ini mencantumkan nama sumber berita, saat Anda cari maka Anda tidak akan menemukan berita itu atau kemungkinan besar link atau tautan sumber itu sudah mati atau memang tidak ada. Anda juga harus bisa membedakan mana fakta dan opini pribadi. Pastikan selalu untuk mengacu ke sumber yang berasal dari media resmi.

2. Cari berita serupa di Google

Mesin pencarian Google memungkinkan Anda untuk mencari segala sesuatu yang Anda inginkan. Manfaatkan teknologi tersebut untuk mencari kebenaran tentang sebuah berita. Pertama buka pencarian Google di aplikasi peramban yang terpasang di aplikasi Anda.

Lalu ketikkan salah satu kata kunci dari berita hoax yang ingin Anda cari kebenarannnya. Nanti Anda kana menemukan beragam sumber terkait berita tersebut. Dari seluruh hasil pencarian yang disajikan, sangat diharapkan Anda tidak membuka dan membaca beberapa hasil pencarian tersebeut.

Jadi Anda bisa menilai berita tersebut hoax atau asli. Kembali lagi, pastikan Anda membandingkan referensi yang dibuat oleh media berita resmi.

3. Menggunakan pencarian Google Images untuk foto

Untuk membuktikan sebuah foto hoax atau asli Anda bisa menggunakan pencarian Google khusus foto. Caranya pertama Anda harus menyimpan foto yang diduga hoax di perangkat komputer atau laptop. Lalu buka alamat pencarian Google Images berikut https://images.google.com/

Pada kolom pencarian pilih ikon kamera sehingga muncul pilihan untuk memasukkan foto yang sudah Anda simpan. Unggah foto yang sudah Anda simpan dan kemudian Google akan langsung memproses foto tersebut dan menyajikan tautan atau link artikel dan berita yang berisi foto tersebut.

Jadi, sekali lagi diharapkan Anda tidak malas untuk mengecek dan membaca beberapa hasil pencarian yang disajikan Google tadi.

4. Pakai layanan pendeteksi hoax buatan Indonesia

Di Indonesia ada kelompok mahasiswa perguran tingggi Institut Teknologi Bandung yang menciptakan layanan pencarian seperti Google tapi ditujukan khusus untuk mencari kebenaran sebuah berita.

Layanan tersebut bernama Hoax Analyzer dan layanan tersebut sudah berhasil membawa tim pembuatnya mewakili Indonesia di ajang Imagine Cup tingkat Asia Tenggara tahun lalu yang diadakan oleh Microsoft.

Anda cukup mengklik tautan ini https://hoaxanalyzer.com/#main untuk menggunakan layanan Hoax Analyzer.


Baca Selengkapnya
Advertisement

Trending

Terpopuler

loading...