807, 36 Gram Sabu-Sabu Dimusnahkan Dengan Cara Dimasak | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

807, 36 Gram Sabu-Sabu Dimusnahkan Dengan Cara Dimasak

Published

on

MAKASSAR – Satuan Narkoba Polrestabes bersama Kejakasaan Negeri (Kejari) dan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Makasssar menggelar pemusnahaan barang bukti kasus narkoba di depan kantor Satuan Polantas Mapolrestabes Makassar, Senin (18/7/2016) pagi.

Barang bukti narkoba jenis sabu seberat 807, 36 gram dimusnahkan dengan cara dimasak hingga larut, kemudian dibuang ke saluran pembuangan air (selokan).

Adapun barang bukti sabu disita dari seorang bandar narkoba bernama Sukri (27), warga Jl Sungai Cerekang serta dua orang kurirnya masing-masing Ilham (32) dan Dirham (32). Keduanya warga Jl Abubakar Lambogo (Ablam).

Wakil Kepala Satuan (Wakasat) Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Fajri mewakili Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Rusdi Hartono kepada media mengemukakan, para tersangka ditangkap di lokasi berbeda pada, Sabtu 7 Mei 2016.

Penangkapan pertama dilakukan terhadap dua orang kurir sabu, yakni Ilham dan Dirham di kamar 212 Hotel Grand City Inn, Jl Andi Petterani III.

alterntif text

“Dari kedua tersangka ini, kami menemukan 2 paket sabu, 2 buah korek gas, 3 pontong pipet, dan 1 buah alat isap (bong). Kedua tersangka ini kemudian menyebutkan bandarnya bernama Sukri. Anggota kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Sukri di Jl Sungai Cerekang,” jelas Kompol Fajri.

Sementara dari tangan Sukri, pihaknya menemukan 250 gram sabu yang dikemas di dalam 6 potong ban sepeda motor, kemudian disembunyikan lagi ke dalam knalpot sepeda motor. Dari keterangan Sukri sebagian sabu sudah dikirim ke Kabupaten Pangkep.

Dalam pengembangannya, petugas mengejar barang bukti tersebut hingga ke Kabupaten Pangkep. Hasilnya, polisi kembali menemukan 800 gram sabu yang disimpan tersangka dalam knalpot motor.

“Jadi jumlah keseluruhan seberat 807,36 gram. Dari pengakuan tersangka, bahwa barang bukti tersebut berasal dari Malaisyia, kemudian dikirim melalui Tarakan dan dilanjutkan ke Pelabuhan Soekarno Hatta,” jelasnya. (askay/ed)

BAGIKAN:
Comments

Trending