4 Tanda Pria Kecanduan Nonton Film Porno | Makassar Today
Connect with us

Men

4 Tanda Pria Kecanduan Nonton Film Porno

Published

on

Aneka studi menyebut ada manfaat menonton film porno. Mulai dari ide-ide bercinta, sebagai pemanas foreplay bersama pasangan hingga menjadi salah satu cara memfasilitasi fantasi seks pasangan.

Manfaat baik dari menonton film porno asalkan dilakukan secukupnya tidaklah menjadi masalah. Namun jika frekuensinya sering, berpotensi menyebabkan kecanduan menonton film panas.

Menonton di dekat pasangan

Menurut seksolog dari Good Vibrations, Carol Queen bila pria menonton film porno saat bersama pasangan merupakan tanda ia tidak menghormati pasangannya. Saat pria dan pasangan bersama, seharusnya yang menjadi fokus adalah sang istri bukan pada film porno yang ditontonnya.

Frekuensi menonton sering

Jika pasangan menonton film porno amat sering, dan dianggap lebih merangsang dibandingkan pasangan merupakan tanda-tanda kebiasaan pria ini sudah mengganggu hubungan. Jika kondisi ini berlangsung lama ada baiknya mendatangi terapis seks atau orang profesional lainnya seperti diungkap psikoterapis Allison Abrams.

Menggantikan seks di kehidupan nyata

Terkadang, orang menonton film porno karena tidak puas dengan kehidupan pasangan dan seringkali merasa tidak nyaman berbagi hasrat dengan pasangan seperti dikatakan Abrams. Jika ini terjadi artinya film porno mulai mengganggu kehidupan seksual Anda.

Menciptakan ekspektasi terlalu tinggi

Seperti kita ketahui, adegan-adegan dalam film porno tidak sama halnya dengan hubungan seksual antara pria dan wanita dalam kehidupan nyata. Banyak adegan-adegan tidak realistis di dalam film porno.

Jika pasangan mulai berekspektasi pasangan melakukan hubungan seksual seperti bintang porno yang dilihatnya atau memaksa ke tindakan seksual seperti di film porno ini artinya film panas ini memberi tekanan pada kehidupan seks Anda. Hal ini diungkapkan terapis hubungan Ana Aluisy. (int)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Advertisement

Comments

Men

Perlukah Pria Mencukur Bulu Ketiak?

Published

on

By

Berbeda dengan wanita, pria tidak begitu mengkhawatirkan bulu ketiak mereka. Belum lagi masih ada stigma, pria yang mencukur habis bulu ketiaknya jadi terkesan lebih tidak jantan. Namun sebenarnya, perlukah pria mencukur bulu ketiak?

Dari survei yang dilakukan terhadap 4.044 orang pria, 68 persen mengatakan mereka merapikan bulu ketiaknya; 52 persen dari para pria tadi merapikan bulu ketiak demi penampilan yang lebih rapi, dan 16 persen sisanya memotong bulu ketiak mereka untuk alasan atletis.

Survey ini juga mengatakan 1 dari 10 pria tidak pernah sama sekali memotong bulu ketiak mereka.

Lima atau 10 tahun lalu jawaban dari survei ini akan jauh berbeda, ujar Craig Whitely, seorang ahli penampilan (grooming) pria kenamaan di Hollywood. Whitely (yang lebih dikenal sebagai Craig the Barber) mengatakan, belakangan ini pria mulai merapikan bulu-bulu di tubuh mereka dan tidak terbatas hanya pada rambut pubis.

Walaupun survei ini tidak dilakukan terhadap wanita menanyakan pada beberapa wanita. Dan semua wanita mengatakan bahwa bulu ketiak pria yang rimbun itu “menjijikkan.”

Menariknya, ilmu pengetahuan tidak mengetahui kenapa manusia memiliki bulu ketiak. Kemungkinannya dulu ini berguna untuk menarik perhatian lawan jenis, ujar Daniel Lieberman, Ph.D., profesor evolusi biologi manusia di Harvard University.

Bagian ketiak Anda memiliki banyak kelenjar apocrine, yang memproduksi keringat. Keringat ini dibuat dari steroid, lipid, protein, dan zat kimia lainnya yang bisa mengkomunikasikan “informasi.”

Jadi, walaupun nenek moyang Anda dulu membutuhkan bulu ketiak untuk menyebarkan bau keringatnya untuk menarik lawan jenis. sayangnya hal ini sudah tidak berlaku lagi sekarang.

Cara Pria Cukur Bulu Ketiak

Akan lebih baik bagi Anda untuk merapikan bulu ketiak :

1. Potong ketika basah

Anda tentu bisa memotongnya ketika kering, tapi Whitely merekomendasikan untuk melakukannya saat bulu Anda basah. Air hangat akan melembutkan bulu-bulu Anda sehingga mengurangi kemungkinan rambut tertarik atau kulit Anda tergores.

2. Jaga agar tetap pendek

Jika bulu ketiak Anda cenderung lurus, Whitely menyarankan untuk memotongnya sampai satu inchi atau kurang. Namun, usahakan menyisakan tiga perempat inchi untuk mencegahnya terasa gatal.

Jika bulu ketiak Anda cenderung ikal, Whitely mengatakan Anda bisa memotongnya hingga sangat pendek, kira-kira seperdelapan inchi.

Anda tentu bisa mencukurnya sampai habis, tapi Whitely mengatakan hal itu merepotkan.

3. Jangan lewatkan perawatan sesudahnya

Setelah memotongnya, gunakanlah after shave (penyegar) tanpa pewangi. Pastikan kandungan penyegar Anda bebas alkohol, karena kulit ketiak sangatlah sensitif.

Tunggulah dua sampai tiga menit sebelum Anda menggunakan deodorant.

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler