Tersangka Korupsi Gorontalo Dijemput Paksa Saat Dirawat di RS Siloam Makassar | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Tersangka Korupsi Gorontalo Dijemput Paksa Saat Dirawat di RS Siloam Makassar

Published

on

MAKASSAR – Tim Intelejen Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar dan Tim Pidsus Kejari Gorontalo melakukan upaya jemput paksa Kepala Dinas PU Gorontalo Hendritis Sulistiyani Saleh di Rumah Sakit (RS) Siloam Makassar, Sabtu (17/9/2016).

Hendritis diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pematangan (kavling) lahan Terminal Dungingi Kota Gorontalo senilai Rp 6.983.800.000 tahun 2013-2014.

Tersangka sebelumnya sempat menjalani perawatan rawat inap di kamar 8020 di RS Siloam, Jl Tanjung Bunga Makassar karena penyakit yang ia derita.

Namun oleh pihak Kejari Gorontalo, Hendritis dianggap telah melarikan diri setelah tiga kali pemanggilan pemeriksaan tidak diindahkan oleh tersangka.

“Kini tersangka kita telah amankan dan segera akan diterbangkan kembali ke Gorontalo,” tegas Kasi Intel Kejari Makassar, Alham, dikonfirmasi, Minggu (18/9/2016).

alterntif text

Tersangka, kata Alham, berhasil dijemput dari tempatnya dirawat, setelah pihaknya berkoordinasi dengan pihak dokter RS Siloam Makassar dan dokter dari RS Labuang Baji yang menemani Tim Kejari Makassar, sebagai dokter pembanding.

“Setelah kita koordinasi dengan dokter yang merawat tersangka, menyatakan bahwa kondisi yang bersangkutan tidak terlalu mengkhawatirkan,” jelasnya.

Sementara Kasi Pidsus Kejari Gorontalo, Mula Sardion Pasaribu yang ikut memimpin penjemputan paksa tersebut mengatakan, alasan pihaknya menjemput paksa tersangka karena sejak kasusnya bergulir di Kejari Gorontalo selalu bersikap tidak koperatif.

“Sudah beberapa kali kami panggil secara patut. Namun yang bersangkutan tetap saja mangkir tanpa ada keterangan,” tegas Mula Sardion Pasaribu.

Adapun tersangka menjalani perawatan di Makassar, diakui pihanya juga tanpa pemberitahuan. “Makanya tersangka kita langsung jemput secara paksa,” tandasnya. (maman/ed)

BAGIKAN:
Comments

Trending