Bantah Aniaya Guru Dasrul, MA Tak Punya Saksi - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Bantah Aniaya Guru Dasrul, MA Tak Punya Saksi

Published

on

MAKASSAR – Sidang lanjutan kasus dugaan penganiayaan terhadap guru SMKN 2 Makassar, Drs Dasrul (52), yang mendudukkan MA (16) sebagai terdakwa kembali digelar di Pengadilan Negeri Makassar, Senin (19/9/2016).

Dalam sidang tertutup kali ini, terdakwa dihadapan Majelis Hakim tunggal, Teguh Sri Raharjo, menampik semua dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dituduhkan kepadanya.

MA membantah telah melakukan penganiayaan atau pengeroyokan terhadap gurunya, Dasrul seperti yang ditudingkan kepada dirinya.

“Saya tidak pernah melakukan pemukulan ataupun turut mengeroyok pak Dasrul,” kilah MA melalui kuasa hukumnya, Abdul Gafur

alterntif text

Namun, kata Abdul Gafur, yang menyulitkan terdakwa dalam menghadapi kasus ini karena tidak ada satupun siswa atau rekanya yang mau atau berani memberikan kesaksian seputar fakta keterlibatan MA.

Sebelum terdakwa memberikan kesaksiannya, JPU juga menghadirkan saksi lain, diantaranya saksi dari korban, Dasrul, Adnan Achmad, Guru dan siswa SMK Negeri 2 Makassar.

Adnan yang merupakan rekan korban mengaku, baru mengetahui pemukulan terjadi, ketika dia mendapatkan informasi dari anaknya sendiri. Bila dirinya mendapat penganiayaan dari gurunya bernama Dasrul.

Sebelum melakukan pemukulan, Ia hanya mencari Kepala Sekolah untuk mempertanyakan alasan tindakan guru Dasrul kepada anaknya.

“Saya ketemu gurunya dan bertanya kenapa anak saya dipukul. Dijawab guru itu, “kenapa?. Makanya secara refleks tangan saya goyang,” bebernya dihadapan Hakim.(maman/ed)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending