Benarkah Pria Lebih Boros Belanja Ketimbang Wanita? | Makassar Today
Connect with us

LIFESTYLE

Benarkah Pria Lebih Boros Belanja Ketimbang Wanita?

Published

on

Sebuah survei yang baru-baru ini digelar di Australia menunjukkan, pria lebih banyak menghabiskan uang ketimbang wanita ketika mereka berbelanja secara online.

Menurut The Sensis eBusiness Report seperti dilansir laman News.com.au, Minggu (18/9/2016), pria tetap orang paling boros ketimbang wanita saat berbelanja di dunia maya.

Namun, tahun ini tingkat belanja pria menurun. Dari rata-rata $ 6.500 dolar Australia atau Rp 5,7 juta menjadi $ 3.600 dolar Australia atau Rp 3.1 juta untuk tahun ini.

Wanita sendiri mengalami peningkatan belanja online, dari $ 2.400 dolar Australia atau Rp 2,1 juta menjadi $ 3.100 dolar Australia atau Rp 2,7 juta untuk tahun ini.

Direktur komersial Sensis, Rob Tolliday, mengatakan kondisi ekonomi yang lesu dan pemotongan harga barang elektronik adalah faktor yang menjadi penyebab merosotnya belanja online untuk pria.

“Pria mendominasi pengeluaran tertinggi untuk alat elektronik dan tiket penerbangan,” katanya.


“Semakin tingginya kompetisi membuat harga-harga turun untuk dua kategori itu pada 12 bulan terakhir,” ujarnya.

“Faktor ini, ditambah dengan lesunya ekonomi sekarang, memiliki dampak pada pengeluaran rata-rata yang dihabiskan pria untuk belanja online,” jelasnya.

Secara umum, tahun ini 7 dari 10 orang Australia membeli sesuatu secara online. Atau, naik 10 persen ketimbang tahun 2015.

Meski begitu, pengeluaran rata-rata belanja online turun dari $ 4.400 dolar Australia atau Rp 3,8 juta menjadi $ 3.300 dolar Australia atau Rp 2,9 juta.

Satu dari 10 pria Australia kini membeli perlengkapan secara online dan menghabiskan banyak membeli lagu baru ketimbang wanita.

Tetapi kecendrungan selera belanja berdasar gender tak terelakkan.

Para pria menghabiskan uangnya untuk membeli makanan, video games dan barang elektronik. Sementara wanita lebih memilih busana, aksesoris dan buku. (sb)

Advertisement
Comments

Food - Travel

Kolaborasi Teh Campur Keju, Bagaimana Rasanya?

Published

on

By

Makassartoday.com – Kota Bandung terkenal dengan berbagai destinasi wisata seru dan tempat nongkrong anak muda yang kekinian. Salah satunya adalah sebuah kafe berlokasi di Jalan Trunojoyo Kota Bandung, yakni “Mimi Teh” yang menyuguhkan berbagai macam teh bagi penikmat teh di Kota Bandung.

Mimi Teh menyuguhkan berbagai jenis rasa teh dan salah satu menu teh yang menjadi favorit pengunjung adalah teh dari daun asli yang dikolaborasikan dengan keju yang telah diproses menjadi foam.

“Tehnya sendiri diimpor langsung dari Taiwan,” kata salah seorang peracik teh di Mimi Teh Wandi, di Bandung, Jumat.

Wandi mengatakan bahwa pembuatan teh di sini melalui beberapa proses, walaupun prosesnya lebih mudah dari pada pembuatan kopi, tetapi teh juga memiliki tahapan tertentu dan alat-alat khusus.


Pembuatannya enggak terlalu rumit sih dibanding kopi, cuma teh ini juga tetep pake alat-alat khusus salah satunya Teapresso,” kata Wandi.

Untuk harga, harga setiap menu dari teh di kafe ini bervariasi dan tidak begitu mahal sehingga membuat para remaja di Bandung banyak mengunjungi tempat nge-teh ini.

Konsep minimalis yang disuguhkan cafe ini juga menjadi alasan pengunjung remaja sering menghabiskan waktunya di sana.

“Kalau aku memang suka teh banget terus susah kan cari tempat buat nge-teh beda sama kopi, dan akhirnya ada terus harganya pas di dompet jadi seneng aja gitu,” kata salah seorang pengunjung Mimi Teh, Caca (19 tahun). (*)

 

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler