Kliennya Dituntut 1,5 Tahun, Kuasa Hukum MA Bilang Jaksa Keliru - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Kliennya Dituntut 1,5 Tahun, Kuasa Hukum MA Bilang Jaksa Keliru

Published

on

MAKASSAR – Terdakwa kasus dugaan penganiayaan terhadap guru SMKN 2 Makassar, MA (16) dituntut 1,5 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Anak Negeri Makassar, Selasa (20/9/2016).

Dalam tuntutan JPU Rustiani Muin, menyatakan terdakwa terbukti melanggar pasal 170 ayat (2) ke 2 KUHP dalam dakwaan primair. Rustiani yang ditemui usai membacakan tututannya di luar ruang sidang, mengatakan bahwa hukuman yang dituntutkan terhadap terdakwa 1,5 tahun penjara tersebut, telah sesuai dengan perbuatan terdakwa.

“Saya rasa hukuman yang dituntutkan terhadap terdakwa, sudah sesuai dengan perbuatan terdakwa,” ujar Rustiani.

alterntif text

Tuntutan itu, lanjut dia, lebih ringan diberikan lantaran terdakwa, masih dibawah umur. Sehingga menurutnya, tuntutan yang diajukan oleh pihaknya bukan tuntutan maksimal bila mengacu pada pasal tersebut. “Nanti biar Hakim yang memberi pertimbangan dan putusannya,” pungkasnya.

Sementara kuasa Hukum terdakwa, Abdul Gafur menilai tuntutan tersebut keliru dan dinilai masih tinggi.”Tuntutan JPU ini terlalu tinggi, apalagi ini untuk anak dibawah umur,” ketusnya.

Menurut Abdu Gani, pasal 170 ayat (2) ke 2 yang dijeratkan terhadap kliennya juga tidak memenuhi unsur secara primair. Karena bila melihat dari fakta yang terungkap, tidak ada fakta yang menyebutkan bila terdakwa melakukan pengeroyokan terhadap gurunya (Dasru), seperti yang telah didakwakan.

Sebaliknya, terdakwalah yang justru malah diperlakukan secara tidak wajar oleh gurunya (Dasrul). “Saya pastikan akan mengajukan nota pembelaan (Pledoi) secara tertulis, atas tuntutan JPU pada sidang mendatang,” beber Abdul Gafur. (

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending