4 Alasan Suami Tidak Betah di Rumah | Makassar Today
Connect with us

Women

4 Alasan Suami Tidak Betah di Rumah

Published

on

Salah satu parameter tergapainya pernikahan yang sakinah, mawaddah wa rahmah adalah rumah mereka serasa syurga. Baiti Jannati atau rumahku adalah syurgaku. Rumah menjadi tempat terindah bagi masing-masing penghuninya apakah itu suami, istri dan anak-anak, rumah menjadi sebuah kerinduan disaat sang suami berada di luar sehingga ia takkan betah berlama-lama di luar rumah.

Namun tak sedikit juga pasangan suami istri yang hanya menjadikan rumah sebagai terminal persinggahan untuk sementara, datang di waktu malam menjelang, bertegur sapa basa-basi dengan pasangan, tertidur pulas, bangun lalu pergi lagi.

Padahal karakteristik “rumahku syurgaku” adalah menjadikan rumah sebagai pusat aktivitas utama masing-masing pasangan, tempat membangun ide serta cita-cita besar, ruang untuk belajar saling menerima dan saling memberi, tempat terbaik untuk meluapkan keluh kesah serta juga mengekspresikan kebahagiaan.

Namun yang terkadang menjadi persoalannya adalah saat pasangan tak betah dirumahnya, dalam hal ini suami. Ini menjadi kendala utama untuk mewujudkan “rumahku adalah syurgaku” dan sebagai solusinya tentu para istri menemukan penyebab-penyebab seorang suami tidak betah dirumah.

Berikut 4 alasan suami tidak betah di rumah :

1. Istri tidak mengambil perannya sebagai ibu rumah tangga

Saat istri tidak mengambil peran sebagai ibu rumah tangga tentu ia menjalankan peran lainnya apakah itu bekerja atau aktivitas lain yang menyebabkan dia lebih banyak berada di luar rumah tanpa di dalam rumah. Saat hal ini terjadi tentu rumah akan tinggal saat suami juga bekerja di luar, alhasil rumah akan diurus oleh orang lain jika mereka memiliki pembantu atau malah tinggal kosong begitu saja jika belum memiliki anak.

Suami dan istri sama-sama pergi pagi dan pulang malam. Tentu saat pulang ke rumah suami belum tentu ada yang menyambutny dengan menyiapkan segelas teh atau kopi panas, menyambut dengan pakaian rapi, wangi dan penuh kebahagiaan. Ditambah dengan tersedianya lengkap hidangan masakan suami yang menjadi elemen penting untuk mengikat cinta suami dan istri.


Mereka sama-sama pulang larut malam, sama-sama pulang dalam keadaan capek, sama-sama pulang dengan masalah atau beban pekerjaan di kantor masing-masing dan kalaupun makan tentu karena telah sama-sama capek akhirnya memilih makanan juga di luar. Kasus lain yang sering terjadi adalah saat istri tidak menjalankan perannya sebagai rumah tangga tentu waktu mengurus rumah akan berkurang sehingga rumah berantakan, tidak teratur dan tertata dengan rapi sehingga hal ini menambah ketidaknyamanan.

Saat-saat hal ini terjadi rumah menjadi tak dirindukan lagi, dan mungkin ini jugalah hikmah kenapa dalam Islam dituntunkan agar istri di rumah saja melayani istri dan mendidik anak-anaknya. Kalaupun ada pembantu yang menyiapkan tentu tak akan se-spesial hidangan istrinya.

2. Istri menjadi manusia supersibuk di luar rumah

Penyebab kedua yang menjadi suami tak betah di rumah adalah saat istri menjadi manusia super sibuk. Senin-jumat misalnya bekerja di kantor yang pada malam harinya sering membawa pulang pekerjaannya sementara sabtu dan minggu juga diisi dengan kesibukan seperti aktivitas di berbagai komunitas, organisasi dan hal lainnya.

Istri yang supersibuk seperti ini tentu kelihatannya bagus karena produktif namun sejatinya hal ini sangat tidak efektif apalagi sampai melalaikan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang istri dan ibu rumah tangga.

3. Istri yang memiliki sifat pemalas

Jika dua penyebab di atas adalah kesibukan seorang istri yang berada diluar rumah, pada kasus ini seorang istri tetap di rumah namun ia memiliki sifat pemalas. Dia lebih memilih menghabiskan waktunya di rumah dengan menonton televisi, bermain dengan gadgetnya, ngumpul bareng ibu-ibu lainnya sembari nge-gosip serta aktivitas-aktivitas tidak bermanfaat lainnya. Akibat ini tugas rumah tangganya terbengkalai dan tidak dijalankan dengan baik

4. Istri yang memiliki sifat buruk tidak bisa berterimakasih

Pada kasus ini adalah seorang istri yang selalu melihat sisi buruk suaminya, selalu menyalahkan suaminya, selalu membandingkan suaminya dan selalu menuntut hal-hal yang di luar batas kemampuan suami. Hal ini tentu membuat suami menjadi malas serta tidak betah untuk berada di rumah karena saat di rumah ia jarang sekali menemukan wajah kebahagiaan dari istrinya, hanya wajah cemburut dan kesal yang menghiasi hari-harinya saat di rumah. (int)

Advertisement
Comments

Women

Mengenal Ciri Wanita Yang Ingin Menikah!

Published

on

By

Makassartoday.com – Wanita adalah makhluk misterius yang sulit ditebak. Dari mulut, mereka mengatakan “Iya” tapi di hati mereka mengatakan “Tidak”. Jadinya kamu yang bingung.

Sudah bukan pertanyaan lagi kalau wanita lebih cepat ingin menikah dibanding pria. Bukan berarti kamu bisa cuek saja apalagi kalau kamu sudah dalam hubungan yang serius. Menunda terlalu lama tidak baik untuk sebuah hubungan karena akan menimbulkan konflik yang berkepanjangan.

Kalau kamu belum punya pasangan dan sudah siap untuk menikah, jangan khawatir. Tidak perlu agresif dalam mendekati para wanita. Justru kalau pria terlalu agresif, membuat wanita tinggi hati. Mereka akan berusaha untuk jual mahal. Bisa-bisa kamu bakalan ditolak mentah-mentah. Caranya mudah. Cukup mengamati jawaban dari bahasa tubuh mereka saja.

Kalau kamu melihat gerak-gerik berikut pada setiap wanita, siap-siaplah bertindak. Selamat membaca!

1. Mulai sering upload foto anak kecil atau foto bersama anak kecil di media sosial.

Jika kamu sudah siap untuk menikah namun belum ketemu pasangan, jangan galau! Banyak jalan menuju Arab. Salah satunya dengan memperhatikan foto teman-teman wanita kamu di media sosial terutama BBM. Biasanya, setiap hari para wanita akan mengganti foto profil namun setiap hari juga foto yang diganti ada anak kecilnya. Kalau kamu melihat tanda seperti itu, berarti sang wanita menitipkan pesan “Aku mau nikah.”

Kalau sudah punya hubungan dengan wanita itu, maka kamu jangan pura-pura lugu dan tidak tahu. Segera datangi orang tuanya dan minta untuk menikah. Kadang-kadang wanita tidak mau memberitahukannya.

2. Mulai sering membicarakan tentang pernikahan.

Sedang ngumpul-ngumpul bersama teman-teman pasti sering tema pembahasan tentang pernikahan. Itu juga tanda lho! Orang-orang itu udah kepengen kali untuk menikah. Bagi wanita dan pria, kalian harus jeli. Ini adalah peluang emas untuk menggaet pasangan karena kalian sedang berada di komunitas yang kepengen menikah segera.


3. Mulai nonton atau baca tentang hal-hal yang berbau pernikahan.

Kalau jumpa wanita di toko buku yang sedang melihat-lihat buku tentang pernikahan atau jumpa di toko kaset, boleh langsung tanya “Mau nikah, dek ya?” Mudah-mudahan tidak ditabok sama buku, ya. Kalau ditabok, anggap aja sebagai awal sebuah hubungan perkenalan. Minta nomor HP, pin BBM, dan langsung PDKT. Jangan tunggu lama karena proses untuk wanita dengan tanda-tanda seperti itu, akan cepat proses jadiannya. Langsung ajak nikah.

4. Mulai sering update status tentang cinta di media sosial.

Coba perhatikan status wanita-wanita di media sosial Facebook dan BBM. Pasti akan banyak sekali yang menuliskan status galau atau memasang foto kata-kata motivasi tentang pernikahan. Jangan dianggap biasa aja! Sebenarnya mereka tidaklah galau tetapi sedang menyampaikan sebuah sandi rahasia “Aku mau nikah, aku mau dilamar.” Jangan mikir lagi! Langsung PING aja wanita itu dan ajak nikah.

5. Mulai sering datang di acara pernikahan teman.

Ada undangan pernikahan dari teman. Kamu harus datang karena di sana kamu akan mendapatkan banyak sekali wanita-wanita yang siap untuk dilamar. Seperti orang jaman dulu, sering dapat jodoh pada saat pesta pernikahan orang lain. Tandanya mudah. Tinggal lihat saja wanita yang datang tidak dengan pasangannya. Itulah dia, sang wanita yang mulai ingin menikah.

Salah satu alasan wanita-wanita ini datang pada saat pernikahan teman adalah supaya tidak enak telah diundang, menyambung silaturrahmi, tapi sebenarnya ada alasan lain yang disembunyikan yaitu supaya sang wanita diperhatikan oleh para pria yang jomblo di pesta itu, didekatin, dan pada akhirnya diajak nikah.

Ini hanyalah penelitian non ilmiah dan pernah dipresentasikan di hadapan ratusan orang bagi sepuluh di grup media sosial rahasia. Kalau benar, Alhamdulillah. Kalau salah, ya sudah.

(Sumber: hipwee)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler