Mengapa Jendela Pesawat Tak Sejajar Dengan Kursi Penumpang? | Makassar Today
Connect with us

Feature

Mengapa Jendela Pesawat Tak Sejajar Dengan Kursi Penumpang?

Published

on

Pernahkan anda bertanya mengapa tidak semua jendela pesawat terbang berada dalam posisi sejajar dengan kursi penumpang? Apa alasannya?

Rupanya ada penjelasan rasional mengenai keganjilan tersebut. Saat sebuah maskapai memesan pesawat, perusahaan pembuat burung besi hanya akan mengatur letak jendela di dalam kabin, bukan posisi kursi.

Walaupun begitu, biasanya perusahaan seperti Airbus dan Boeing akan merekomendasikan pengaturan letak tempat duduk berdasarkan posisi jendela yang telah mereka buat.

Namun, tidak semua maskapai menerima saran tersebut. Biasanya pihak maskapai mempunyai desain sendiri untuk posisi tempat duduk, seperti memuat lebih banyak baris kursi, mengurangi ruang kaki atau jarak antar kursi, dan demi menjaga harga yang kompetitif.


Trek di lantai kabin pesawat memungkinkan pihak maskapai untuk mengatur baris kursi, dibuat lebih dekat atau jauh terpisah.

Pengaturan konfigurasi tempat duduk pun juga tergantung pada kebijaksanaan pihak maskapai. Pihak berwenang dapat mengatur susunannya menjadi 3-4-3, 2-3-2, atau 3-5-3.

Jadi, alasan mengapa jendela pesawat tidak selalu sejajar dengan kursi kabin adalah karena biasanya maskapai menambahkan beberapa deret kursi tambahan. Hal ini dilakukan diduga untuk menghasilkan lebih banyak keuntungan. (rph)

Advertisement
Comments

Feature

Video: Pria Ini Pecahkan Rekor Manusia Terkotor di Dunia

Published

on

By

Makassartoday.com – Seorang pria tua usia 60 tahun yang biasa tinggal dan tidur di atas abu ini bernama Ludvik Dolezal. Dia tinggal di sebuah peternakan yang sudah ditinggalkan yang berada di desa Skrivany, Utara Republik Ceko.

Pria ini mengalami sebuah kondisi psikologi dimana semua barang yang dia lihat dan dipegang pasti akan langsung di bakar dan abu dari hasil pembakaran barang-barang itu akan di gosokkan ke sekujur tubuhnya kecuali bagian mata. Kemudian dia akan tidur di atas abu itu.

Oleh sebab itulah pria ini dijuluki sebagai “Pria terkotor di Eropa” lantaran selalu hidup dengan abu dan tidak pernah mandi.

Pria ini juga sering kali merepotkan para petugas pemadam kebakaran lantaran sering dipanggil oleh warga untuk memadamkan api dari barang-barang yang dibakar oleh Dolezal. Beruntung hingga saat ini belum ada korban yang ditimbulkan olehnya.


Selama ini Dolezal hidup dari bantuan pemerintah Ceko yang selalu memberikan bantuan keuangan melalui kepala desanya. Sebab jika uang itu langsung diberikan kepada Dolezal, takutnya bukan digunakan untuk membeli bahan makanan, yang ada malah uang itu dibakarnya.

Namun tidak seperti biasanya, hari itu Dolezal tidak nampak di toko kelontong tempat dia selalu mengambil makanan. Para warga sekitar pun merasa ada sesuatu yang salah dengan Dolezal. Dan akhirnya Kepala Desa pun berinisiatif dengan menghubungi pihak kesehatan setempat untuk mencoba mencari tahu apa yang terjadi dengan Dolezal. Akhirnya mereka menemukan pria yang masih memiliki 8 orang saudara itu sudah tidak bernyawa di sekitar peternakan.

“kami akan melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya namun kami tidak melihat ada kecurigaan mengenai kejadian ini, ujar Juru bicara Polisi yang bernama Lenka Buryskova. (bs)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler