5 Ponsel Ini Tak Lagi Diakses WhatsApp | Makassar Today
Connect with us

Tekno

5 Ponsel Ini Tak Lagi Diakses WhatsApp

Published

on

WhatsApp menjadi salah satu aplikasi yang paling banyak di pasang di telepon seluler (ponsel). Apalagi aplikasi ini bisa dipasang dihampir setiap ponsel, baik bersistem operasi Android, iOS, Windows Phone hingga Symbian.

Namun setiap aplikasi pasti memiliki pembaruan setiap waktunya, untuk menambahkan fitur-fitur yang kian menarik. Demikian juga dengan WhatsApp, yang tidak lepas dari pembaruan di berbagai sistem operasi yang didukungnya.

Tapi, bagi pemilik lima ponsel ini harus siap-siap gigit jari. Karena WhatsApp tidak akan lagi memberikan dukungan dan tidak akan bisa digunakan kembali. Berikut lima ponsel yang tidak lagi bisa menggunakan WhatsApp di akhir Desember.

Dikutip dari gizbot.com, lima ponsel ini masih menggunakan operasi sistem yang jadul. Dan Anda harus siap-siap menggantinya jika masih menggunakan ponsel-ponsel ini.

Nokia E6
Di akhir Desember 2016, WhatsApp tidak bisa lagi digunakan di ponsel Nokia E6, dan Anda harus menggantinya.

Nokia 5233
Tidak jauh dari yang pertama, ponsel bseutan Nokia ini pun tidk lagi mendukung WhatsApp terbaru.

Nokia C5 03
Pengguna ponsel inimasih cukup banyak, tetapi Anda harus siap gigit jari jika tidak bisa menggunakan aplikasi populer perpesanan, WhatsApp.

Nokia Asha 306
Mash dari jajaran ponsel Nokia, Anda harus siap-siap membeli pengganti Nokia Asha 306, jika ingin ber-WhatsApp-an.

Nokia E52 Sony Ericsson Vivaz Pro
Di awal tahun 2017, WhatsApp tidak akan bisa lagi digunakan di dua ponsel ini. (bs)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Advertisement

Comments

Tekno

Supaya Tak Mudah Tertipu Hoaks, Ini Langkahnya

Published

on

By

Makassartoday.com – Semakin banyak masyarakat Indonesia yang bisa mengakses internet. Sayangnya, hal ini tidak dibarengi dengan sikap kritis. Salah satunya saat mereka mendapatkan kabar atau konten di internet yang sedang viral atau ramai dibicarakan.

Dalam beberapa kasus kerap terjadi bahwa berita tersebut rupanya hanya hoax atau berita palsu, lebih parahnya lagi bukan hanya percaya tapi masyarakat di Indonesia juga menyebarkan lagi hoax tersebut.

Dewasa ini kita sudah tahu betapa bahayanya konten hoax terhadap kehidupan sosial. Jadi setiap pengguna internet sebaiknya semakin kritis menanggapi sebuah kabar yang kebenarannya belum diketahui.

Berikut ini dilansir dari Medcom.id rangkuman 4 langkah mudah untuk memastikan sebuah berita atau foto hoax atau tidak.

1. Mengetahui penggunaan kata dalam hoaks

Apabila Anda pernah menemukan berita yang ternyata hoax sebaiknya Anda mengingatnya kembali. Biasanya dalam sebuah berita yang terindikasi hoax akan menggunakan kata seperti ‘sebarkanlah!’ dan sejenisnya.

Dalam penulisannya juga terkesan tidak seusudai dengan kaidah bahasa Indonesia atau penulisan yang layak. Misalnya banyak menggunakan huruf besar, tanda seru, maupun huruf yang dipertebal penulisannya.

Berita yang hoax kerap mencantumkan sumber referensi agar terlihat asli tapi sebagian besar dari pembacanya enggan mengecek sumber yang disebutkan. Biasanya sumber yang disebutkan berasal dari berita atau kejadian lama. Seringkali kejadian tersebut juga tidak mencantumkan tanggal yang jelas.

Apabila berita hoax ini mencantumkan nama sumber berita, saat Anda cari maka Anda tidak akan menemukan berita itu atau kemungkinan besar link atau tautan sumber itu sudah mati atau memang tidak ada. Anda juga harus bisa membedakan mana fakta dan opini pribadi. Pastikan selalu untuk mengacu ke sumber yang berasal dari media resmi.

2. Cari berita serupa di Google

Mesin pencarian Google memungkinkan Anda untuk mencari segala sesuatu yang Anda inginkan. Manfaatkan teknologi tersebut untuk mencari kebenaran tentang sebuah berita. Pertama buka pencarian Google di aplikasi peramban yang terpasang di aplikasi Anda.

Lalu ketikkan salah satu kata kunci dari berita hoax yang ingin Anda cari kebenarannnya. Nanti Anda kana menemukan beragam sumber terkait berita tersebut. Dari seluruh hasil pencarian yang disajikan, sangat diharapkan Anda tidak membuka dan membaca beberapa hasil pencarian tersebeut.

Jadi Anda bisa menilai berita tersebut hoax atau asli. Kembali lagi, pastikan Anda membandingkan referensi yang dibuat oleh media berita resmi.

3. Menggunakan pencarian Google Images untuk foto

Untuk membuktikan sebuah foto hoax atau asli Anda bisa menggunakan pencarian Google khusus foto. Caranya pertama Anda harus menyimpan foto yang diduga hoax di perangkat komputer atau laptop. Lalu buka alamat pencarian Google Images berikut https://images.google.com/

Pada kolom pencarian pilih ikon kamera sehingga muncul pilihan untuk memasukkan foto yang sudah Anda simpan. Unggah foto yang sudah Anda simpan dan kemudian Google akan langsung memproses foto tersebut dan menyajikan tautan atau link artikel dan berita yang berisi foto tersebut.

Jadi, sekali lagi diharapkan Anda tidak malas untuk mengecek dan membaca beberapa hasil pencarian yang disajikan Google tadi.

4. Pakai layanan pendeteksi hoax buatan Indonesia

Di Indonesia ada kelompok mahasiswa perguran tingggi Institut Teknologi Bandung yang menciptakan layanan pencarian seperti Google tapi ditujukan khusus untuk mencari kebenaran sebuah berita.

Layanan tersebut bernama Hoax Analyzer dan layanan tersebut sudah berhasil membawa tim pembuatnya mewakili Indonesia di ajang Imagine Cup tingkat Asia Tenggara tahun lalu yang diadakan oleh Microsoft.

Anda cukup mengklik tautan ini https://hoaxanalyzer.com/#main untuk menggunakan layanan Hoax Analyzer.

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler