5 Fakta Seputar Keperawanan | Makassar Today
Connect with us

Women

5 Fakta Seputar Keperawanan

Published

on

Kata ‘perawan’ seringkali dikaitkan dengan seseorang yang belum pernah berhubungan intim. Dan ada begitu banyak mitos mengenai keperawanan yang beredar di masyarakat.

Mitos-mitos tersebut tak jarang menyebabkan kebingungan pada beberapa individu. Berikut beberapa mitos tentang keperawanan yang umum beredar di masyarakat

1. Selaput dara utuh bukti keperawanan

Hymen atau selaput dara adalah jaringan membran di dalam vagina. Selaput dara sangat tipis dan bisa terkoyak karena beberapa faktor di luar berhubungan intim. Ada beberapa wanita yang tetap perawan meskipun selaput daranya tak lagi utuh.

2. Darah di malam pertama bukti keperawanan

Keluarnya bercak darah ketika wanita pertama kali berhubungan seks adalah hal yang normal. Tapi seorang perawan tak berdarah di malam pertama pun juga hal yang normal. Dan mitos keluarnya darah di malam pertama tak bisa dijadikan patokan seseorang sudah tidak perawan.

3. Penggunaan tampon bikin tak perawan

Ini hanyalah mitos. Penggunaan tampon memang bisa memengaruhi kondisi selaput dara Anda, tapi tak ada kaitannya dengan keperawanan Anda.

4. Masturbasi bikin keperawanan hilang

Sebagian orang berpendapat, kehilangan keperawanan adalah ketika seseorang benar-benar berhubungan seks dengan orang lain. Jadi, masturbasi membuat seseorang tak lagi perawan hanyalah mitos belaka.

5. Perawan bisa menyembuhkan penyakit

Ada beberapa individu yang percaya mitos berhubungan seks dengan wanita perawan bisa menyembuhkan penyakit seperti HIV/AIDS. Sama sekali tak ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa hal itu benar. (bs)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Advertisement

Comments

Women

Asupan Gizi Bagi Gadis Yang Sedang Beranjak Pubertas

Published

on

By

Kebutuhan asupan dalam tubuh gadis remaja meningkat saat mereka memasuki usia-usia pubertas. Produksi hormon yang juga meningkat membuat nafsu makan membuncah dan mereka mulai takut akan berat badan yang mengalami kenaikan.

Karena itu, anak-anak yang memasuki usia pubertas harus dipastikan tidak mengonsumsi makanan berlemak atau kaya akan MSG. Kebutuhan nutrisinya harus benar-benar diperhatikan.

kebutuhan nutrisi penting diperhatikan karena perubahan drastis akan dirasakan remaja putri dari tubuhnya. Berikut asupan nutrisi buat mereka.

Besi: Remaja putri yang mulai menstruasi rentan terhadap anemia atau kekurangan zat besi. Oleh karena itu, perbanyak konsumsi daging tanpa lemak, kacang, bayam, dan telur.

Protein: Protein membantu menyempurnakan pertumbuhan tulang, organ, jaringan, serta bagian tubuh lainnya. Konsumsi salmon atau telur.

Kalsium: Remaja yang pubertas butuh sekitar 1.200 mg kalsium dalam sehari. Bisa didapat dari susu rendah lemak, keju, dan yogurt.

Air: Jangan lupakan kebutuhan air. Semakin aktif mereka, semakin besar kebutuhan akan cairan. (bs)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler