OJK Dorong Perbankan Syariah Diversifikasi Sumber Pendanaan | Makassar Today
Connect with us

BISNIS

OJK Dorong Perbankan Syariah Diversifikasi Sumber Pendanaan

Published

on

JAKARTA – Deputi Komisioner Pengawasan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mulya E. Siregar mengatakan, pihaknya mendorong perbankan syariah untuk melakukan diversifikasi sumber-sumber pendanaannya guna mendukung perluasan segmen pembiayaan.

“Misalnya; Optimalisasi pengelolaan dana zakat, infaq, shodaqoh, wakaf (ZISWAF) sekaligus peningkatan integrasi fungsi sosial dalam kegiatan usaha bank syariah,” kata Mulya E. Siregar di Jakarta, Rabu (7/12).

Menurutnya, ada beberapa alasan yang memungkinkan pengumpulan dan wakaf tunai di lakukan di perbankan syariah, yaitu; pertama, bank syariah adalah LKS-PWU resmi yang diatur oleh UU; kedua, akses yang baik terhadap wakif; ketiga, memiliki kemampuan investasi dan Kemampuan administratif yang baik.

“Perbankan syariah juga memiliki kemampuan mendistribusikan hasil investasi dana wakaf serta punya kredibilitas yang baik dimata masyarakat dan dikontrol oleh UU,” katanya.

Pihaknya menyebutkan, kedua belah pihak baik dari OJK atau Perbankan syariah sama-sama bisa berperan dalam pengembangan Wakaf Uang Nasional, misalnya mengkampanyekan program wakaf tunai secara masif dan berkesinambungan.


“Melalui program keuangan syariah fair (KSF), iB VAGANZA, Training of Trainers yang dilakukan oleh OJK kepada kalangan akademisi dan Media lainnya,” katanya.

Ia mendorong Seluruh Bank Syariah menjadi LKS-PWU untuk memperluas kanal pengumpulan wakaf menjadi skala nasional

“Kita juga mendorong inovasi produk investasi (DPK) di perbankan syariah agar dapat memberikan imbal hasil yang optimal,” ujarnya.

Ia mengatakan, Investasi wakaf uang di Bank Syariah dapat juga dalam bentuk sukuk subordinasi yang imbal hasilnya lebih tinggi dari produk investasi sekaligus memperkuat struktur permodalan Bank Syariah.

Membantu distribusi penyaluran manfaat dana wakaf untuk sarana dan kegiatan ibadah, Pendidikan, kesehatan serta bantuan kepada fakir miskin, anak terlantar, yatim piatu, dan beasiswa

Dikatakan, peran lainnya yaitu mendorong pemanfaatan hasil pengelolaan wakaf untuk kemajuan ekonomi umat dan kesejahteraan umum.

“Baik melalui pembiayaan Al-qardh untuk UMKM, pendayagunaan wakaf tanah dan pembangunan infrastruktur sosial,” katanya. (rls)

Advertisement
Comments

BISNIS

Four Points Hotel Tawarkan Konsep Nikah Mewah Tak Harus Mahal!

Published

on

By

Makassartoday.com – Manahaemen Four Points kembali mengadakan kegiatan rutin tahunan yang bertema “The Art Wedding Gallery” di ball room Forum Points by Sheraton Hotel, Jl Landak Baru, Makassar, Jumat (9/3/2018).

Acara yang diadakan setiap tahun tersebut, kali ini dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata Makassar, ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali.

Ditemui di lokasi, Nandang Suhendar selaku Direktor Akses Marketing menjelaskan, beberapa faktor diadakannya kegiatan ini, salah satunya besarnya animo masyarakat Makassar yang memilih hotel sebagai lokasi resepsi pernikahan.

“Orang berkewajiban menikah. Hotel adalah salah satu tempat untuk menjadi bagian kesuksesan dari orang-orang yang nikah. Hotel adalah salah satu tempat yang mampu mewujudkan kenangan baik untuk mempelai,” jelas Nandang.

Nandang juga menjelaskan bahwa event ini sengaja diadakan tidak terlalu besar karena banyaknya event di bulan Maret.


“Kebetulan ini memang tidak terlalu besar diadakan karena bersamaan event di bulan maret. Ini Luar biasa banyak sehingga kita lebih memaksimalkan kepada fendor yang bisa menciptakan seni konsep The art Wedding Gallery,” tambahnya lagi.

Menurut Nandang, kegiatan ini dilaksanakan agar orang-orang tahu bahwa pernikahan yang megah tidak harus dengan biaya yang mahal.

Penawaran dalam The art Wedding Galley ini dibuka dari harga 50 juta dengan kapasitas 500/pack.

“Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menarik wisatawan dengan konsepnya yang mengambil culture budaya” ujar Nandang.

Sementara untuk job pernikahan, Nandang mengharapkan tahun ini kegiatan wedding tersebut bisa mencapai target 200 pernikahan melihat tahun lalu total pernikahan keseluruhan dalam setahun mencapai 120. (Hajji Taruna- Windha)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler