Berciuman Jarak Jauh, Kenapa Tidak? Coba Gunakan Alat Ini | Makassar Today
Connect with us

TEKNOLOGI

Berciuman Jarak Jauh, Kenapa Tidak? Coba Gunakan Alat Ini

Published

on

Kemajuan teknologi yang kian pesat semakin memungkinkan para ahli untuk mengembangkan teknologi yang tidak pernah terpikir dan dianggap mustahil sebelumnya.

Sejatinya handphone atau telepon genggam adalah perangkat komunikasi elektronik yang mempunyai kesamaan dengan telepon konvensional.

Bedanya, sebuah ponsel dapat dibawa kemana-mana dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon. Lewat HP, biasanya para penggunanya hanya bisa mendengarkan suara lawan bicara.

Namun, di tangan seorang mahasiswi yang tengah mengambil gelar PhD-nya di City University, London, Inggris, dengan perangkat yang ukurannya tidak lebih besar dari telapak tangan itu, si pemakainya bisa merasakan sensasi berciuman dengan lawan bicaranya, padahal dipisahkan oleh jarak. Bagaimana bisa?

The Kissinger pertama kali dicetuskan oleh Dr Hooman Samani, seorang Direktur AIART Lab (Artificial Intelligence and Robotics Technology Laboratory) di Singapura.

Alat berciuman ini terbuat dari karet silikon yang berbentuk robot kelinci. Di bagian bibir robot terdapat sebuah panel silikon berbentuk bibir. Saat ingin mencium kekasih yang keberadaannya terpisah ribuan kilometer, Anda bisa menggunakan perantaraan bibir silikon.

Hal yang sama juga dilakukan juga oleh pasangan Anda. Kissinger akan mengirimkan gerak sensorik dari bibir dua orang itu sebagai simulasi ciuman.

Metode Kissinger yang diciptakan oleh Emma Yann Zhang, mahasiswi di City University London memiliki cara kerja yang sama. Namun desainnya jauh lebih praktis.

Kissinger yang dibuatnya berupa silikon pembungkus smartphone yang bagian bawahnya terdapat bentuk bibir. Dengan alat itu, ponsel penerima bisa menirukan gerakan bibir si pengirim. Emma menuturkan ide pembuatan The Kissinger tidak hanya digunakan untuk menjalin hubungan agar tetap romantis.

Perangkat ini bisa juga digunakan oleh para orangtua yang ingin memberikan ciuman di pipi pada anak-anaknya. Karena Emma percaya suatu hari nanti, manusia akan bisa lebih intim dengan Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan. Keintiman tersebut bisa terjalin dengan berbagi sebuah ciuman.

“Penelitian ini tidak mencoba menyimpulkan soal etis atau tidaknya untuk memiliki hubungan intim dengan robot,” jelas Emma.

.


Advertisement
loading...
Comments

Gadget

iPhone Meledak, 7 Orang Terluka

Published

on

By

Makassartoday.com – Pengunjung sebuah Apple Store yang terletak di kota Zurich, Swiss, Selasa (10/1/2018) waktu setempat mendadak dikejutkan oleh suara ledakan. Setelah ditelusuri, ledakan tersebut berasal dari sebuah perangkat iPhone yang berada di toko tersebut.

Awalnya, seorang pegawai yang bertugas mereparasi perangkat berusaha untuk melepaskan baterai iPhone yang tidak disebutkan serinya. Tanpa diduga, baterai yang tengah berada di tangannya tiba tiba meledak.

Alhasil, pegawai reparasi tersebut segera dilarikan ke rumah sakit akibat luka bakar yang dideritanya.

Selain pegawai reparasi, ledakan iPhone juga melukai tujuh orang lainnya. Meski begitu, luka yang dialami tergolong ringan sehingga tidak perlu dirawat di rumah sakit. Sedangkan 50 orang pelanggan dan staf yang berada di toko tersebut langsung dievakuasi.

Sesaat setelah ledakan, pemadam kebakaran yang tiba di lokasi segera menutupi baterai iPhone yang meledak dengan pasir. Tujuannya untuk mengurangi asap yang ditimbulkan oleh ledakan.

Seperti yang diberitakan oleh Digit, Selasa (10/1/2018), saat ini petugas forensik kota Zurich tengah melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab ledakan.

Namun dugaan sementara, ledakan ponsel disebabkan oleh kondisi baterai yang terpasang pada perangkat mengalami overheat. Menanggapi insiden tersebut, Apple belum bisa dimintai keterangan hingga berita ini ditayangkan.


Baca Selengkapnya
Advertisement

Trending

Terpopuler

loading...