Gelontorkan Rp 100 Miliar per Kabupaten, Pengamat Nilai Program SDK-Kalma Realistis | Makassar Today
Connect with us

Regional

Gelontorkan Rp 100 Miliar per Kabupaten, Pengamat Nilai Program SDK-Kalma Realistis

Published

on

POLMAN – Program pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Kalman Katta (SDK-Kalma) yang berencana menggelontorkan Rp100 miliar per kabupaten, dianggap realistis oleh sejumlah pengamat. Diantaranya DR Arqam Azikin dan DR Adi Suryadi Culla.

“Patut diapresiasi jika terealisasi. Anggaran Rp100 miliar tentu akan banyak membantu kabupaten. Apalagi saya nilai cukup realistis karena SDK-Kalma telah menjabarkan fungsi anggaran, alokasi penggunaannya, serta transparansinya,” urai Arqam kepada Makassar Today.

Namun Arqam menyampaikan dalam membangun daerah itu tidak cukup jika hanya mengandalkan APBD atau APBN. Dia meminta SDK-Kalma menggiatkan upaya menghadirkan investor ke Sulbar. “Saya yakin SDK-Kalma punya kemampuan untuk menghadirkan investor. Keduanya punya jaringan nasional yang luas,” katanya.

Senada, Adi Suryadi Culla mengatakan program Rp100miliar per kabupaten sangat rasional. Alasannya, APBD Sulbar cukup untuk mengcover anggaran tersebut. “Tinggal bagaimana dijelaskan dengan baik. Sembari penyelenggaran Pilgub bekerja meningkatkan jumlah pemilih, sampai Plt harus bersikap netral,” tandas Adi.

Sebelumnya, SDK-Kalma berjanji bakal menganggarkan Rp100miliar per tahun per kabupaten untuk program infrastruktur. Selain untuk mempercepat pembangunan, program itu diklaim efektif menepis isu bahwa SDK-Kalma tidak adil dalam memperhatikan kabupaten dan hanya fokus membangun Mamuju. (M Haris Syah)


Advertisement
loading...
Comments

Regional

21 Mahasiswa PLS Ikut Ujian Skripsi Gelombang Pertama

Published

on

By

ENREKANG – Program Studi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) kembali melaksanakan Ujian Skripsi Gelombang I Angkatan 2016/2017.

Ujian ini digelar di Aula STKIP Muhammadiyah Enrekang dengan melibatkan mahasiswa angkatan 2012 ditambah beberapa mahasiswa dari angkatan sebelumnya yang seluruhnya berjumlah 21 orang mahasiswa, Minggu (4/6/2017).

Baharuddin SE selaku Dosen STKIP Muhamnadiyah Enrekang mengatakan, ujian yang dimulai sejak pukul 09.00 Wita berlangsung khidmat dan dalam suasana kekeluargaan, mahasiswa pun mengikutinya dengan penuh antusias, karena ujian merupakan tahapan akhir dari proses akademik yang telah mereka jalani selama empat tahun.

“Pada pelaksaan ujian kali ini, turut hadir sebagai peserta adalah Kepala Desa Pekajo Kecamatan Curio yaitu Addin yang setelah sekian tahun baru dapat merampungkan penyusunan tugas akhirnya,” katanya.

Adapun yang bertindak sebagai penguji tamu pada penyelenggaraan ujian tersebut, adalah Prof. Dr. H. Syamsul Bahri, M.Si yang merupakan Ketua Program Studi Pendidikan Luar Sekolah dari Universitas Negeri Makassar (UNM).

Pria yang menjabat sebagai Komisioner Baznas Ini menambahkan, ujian ini merupakan ujian perdana pasca PLS mendapatkan predikat Akreditas B dari BAN PT pada bulan Maret yang lalu.

“Kami harapkan semoga sarjana-sarjana yang baru ini dapat mengamalkan ilmunya di masyarakat dan menampakkan berkontribusinya dalam pembangunan di lingkungannya masing-masing,” tutupnya. (Herul Iman)


Baca Selengkapnya
Advertisement

Trending

Terpopuler

loading...