Pemilik Sabu dalam Speaker Aktif Diringkus | Makassar Today
Connect with us

Hukum & Kriminal

Pemilik Sabu dalam Speaker Aktif Diringkus

Published

on

MAKASSAR – Satuan Reserse Narkoba Polres Maros berhasil meringkus seorang pria yang diduga sebagi pengirim paket sabu dalam box speaker aktiv di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (Sulhan), belum lama ini.

Tersangka yang diketahui bernama Indra Jaya Latif alias Indra (36), pekerjaan wiraswasta diringkus di kediamannya di BTN Makkio Baji blok D9 No 4, Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sabtu (7/1/2017) sekitar pukul 20.00 wita.

Indra diketahui sebagi kurir narkoba jenis sabu yang melakukan pengiriman melalui jasa pengiriman barang (expedisi). Upaya penyelundupan barang haram tersebut, sebelumnya berhasil digagalkan pihak Avsec Kargo bandara Sulhan.

“Tersangka adalah kurir. Kami mengidentifikasi tersangka dalam pengembangan kasus penemuan sabu dengan modus menyembunyikan barang bukti dalam barang elektronik (speaker aktif) melalui expedisi PT DBM dengan tujuan Serui Papua,” tegas Kepala Unit Opsnal Sat Narkoba Polres Maros, AKP Hendra Suryanto, Minggu (8/1/2017).

Dari hasil introgasi, tersangka mengakui jika paket tersebut adalah miliknya dan hendak dikirim kepada seorang bernama H. Suryadi di Kota Serui Papua.

“Tersangka juga mengakui sudah sering kali melakukan pengiriman barang narkotika jenis sabu dengan modus yang sama,” tambahnya.

Selain meringkus tersangka, pihaknya juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, yakni 1 sachet berisi 7 gram narkotika jenis Shabu, 1 dos paket kiriman tujuan atas nama Mas Suryadi, 1 unit handpone merk Samsung warna abu-abu yang digunakan untuk bertransaksi serta 1 unit sepeda motor merk Jupiter warna merah Nopol DW 2813 CS. (askay khan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Hukum & Kriminal

Polisi Dalami Teror Pelemparan Pengendara di Tol Reformasi

Published

on

By

Makassartoday.com – Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Panakkukang masih mendalami kasus dugaan teror pelemparan pengendara di ruas Tol Reformasi, Makassar, Sulsel.

Kapolsek Panakkukang, yang dikonfirmasi mengaku jika pihaknya masih melakukan proses pencarian barang bukti, salah satunya dengan memeriksa sejumlah CCTV yang terpasang di areal TKP.

“Awalnya memang korban melapor dugaan penembakan dengan senjata jenis airsoftgun, tapi setelah dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan proyektil peluru di bagian mobil dan TKP. Jadi dugaan sementara kaca mobil korban pecah akibat lemparan batu,” jelas Kapolsek Panakkukang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa peristiwa penembakan terjadi, Kamis (14/6/2018) sekitar pukul 00.05 Wita.

Korban diketahui bernama Riswanda (29), seorang aktifis, alamat Rusunawa Daya, Lntai 1, Makassaar. Dalam laporannya korban memgaku mengendarai mobil Avanza dengan plat DW 1058 AG berwarna silver bersama seorang perempuan bernama Azarin.

Saat korban masuk ke jalan Tol tepatnya setelah melewati depan kantor keuangan, tiba-tiba kaca mobil korban pecah hingga kepala korban mengalami luka robek kurang lebih sepanjang 1 cm dan sedalam kurang lebih 1 ml sehingga korban langsung berinisiatif berhenti di depan gerbang tol pertama.

Selanjutnya korban dibawa menuju RS. Ibnu Sina guna mendapatkan perawatan medis dan diarahkan melapor ke Polsek Panakukkang. (Hajji Taruna-Askay Khan)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Hukum & Kriminal

Kaki Penikam Wanita di Gowa Diberondong Peluru!

Published

on

By

Makassartoday.com – Tim Khusus Polda Sulsel bersama Unit Opsnal Polsek Somba Opu meringkus dua tersangka pencurian dengan kekerasan (curas) alias begal terhadap seorang wanita sekitar Lapangan Syech Yusuf, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulsel, Minggu (10/6/2018) lalu.

Kedua tersangka yang diamankan, yakni Andi Rizaldi alias Andi (22), alamat BTN Gowa Asri serta Alkrian Nur (20) alamat Kelurahan Tumanurung, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Keduanya berprofesi sebagai buruh bangunan.

Mereka dibekuk di tempat berbeda, Senin (11/6/2018), oleh personel gabungan dipimpin Panit Timsus Aiptu Muh Iqbal Kosman.

Berdasarkan Laporan Polisi LP/A/97/VI/2018/SPKT tanggal 11 Juni 2018 dalam kasus curas diketahui kedua tersangka disebut berusaha merebut ponsel milik korban yang merupakan seorang wanita saat tengah duduk sambil bermain ponsel di areal Lapangan Syech Yusuf.

Aksi kedua pelaku terbilang sadis karena tak hanya memaksa merebut ponsel korban, tapi juga menikam korban pada bagian dada , perut, dan leher menggunakan benda tajam, sehingga korban mengalami luka serius.

“Kedua tersangka ini merupakan pelaku curas terhadap perempuan di areal Lapangan Syech Yusuf. Keduanya berhasil diamankan setelah Timsus Polda Sulsel bersama Unit Opsnal Polsek Somba Opu melakukan penyelidikan,” jelas Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga, Selasa (12/6/2018).

Dari hasil interogasi awal kedua tersangka telah membenarkan melakukan aksi curas terhadap korban. Tersangka mengaku saat itu korban tidak melakukan perlawanan namun tetap saja para tersangka menikam korban dengan menggunakan senjata tajam.

“Yang melaksanakan penikaman adalah tersangka Andi dengan menggunakan pisau yang dibawa dari rumahnya, dan pisau tersebut dipersiapkan dari rumahnya, dengan mencari sasaran secara acak,” sambung Kapolres.

Dari tangan tersangka, pihaknya mengamankan barang bukti, 1 ponsel Xiaomi warna gold dan pisau yang digunakan pelaku saat ini telah diamankan.

Kedua tersangka juga terpaksa dihadiahi timah panas lantaran disebut kabur saat dibawah melakukan penunjukan TKP. Tersangka Andi dilumpuhkan pada kaki kiri sebanyak 2 tembakan dan kaki kanan sebanyak 1 tembakan. Sementara pelaku Rian pada bagian kaki kiri sebanyak 2 kali tembakan.

“Tersangka kabur saat dibawa menunjukkan TKP, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur terhadap tersangka dengan menembak pada bagian kaki dengan perkenaan,” sambungnya.

Kedua tersangka sejauh ini telah mendapatkan perawatan medis di RS Bhayangkara dan selanjutnya dibawa ke Mapolres Gowa guna penyelidikan lebih lanjut. Sementara korban masih menjalani perawatan intensif di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar. (Hajji Taruna)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Hukum & Kriminal

Ini Pesan Terakhir Almarhum Andi Maddusila ke Kapolres Gowa

Published

on

By

Makassartoday.com – Kabar duka meninggalnya Raja Gowa ke-37 I Maddusila Daeng Manyonri Karaeng Katangka Sultan Alauddin II dikabarkan meninggal dunia, Minggu (10/6/2018) tak hanya menyelimuti keluarga besar Keluarga Kerajaan Gowa, namun juga dari berbagai elemen masyarakat.

Begitupun juga yang dirasakan tersendiri oleh Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, SIK., MSi. “Saya menghaturkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya YM Andi Maddusila,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu pada 31 Mei 2018, Kapolres Gowa didampingi Kasat Intelkam baru saja bersilaturahmi dengan almarhum YM Andi Maddusila di kediamannya di Perumahan Bumi Permata Hijau (BPH) Kota Makassar.

Kapolres Gowa menyampaikan bahwa Beliau banyak memberikan masukan-masukan kepadanya untuk aman dan lancarnya Pilgub di Gowa, salah satunya dengan mengunjungi para tokoh-tokoh di Kabupaten Gowa.

Tak hanya itu, almarhum Andi Maddusila bahkan berpesan kepada Kapolres Gowa agar dapat menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Gowa.

Saat dikonfirmasi, Kapolres menyampaikan penghormatannya kepada almarhum YM Andi Maddusila sebagai salah seorang tokoh yang begitu berkharismatik dan memiliki pandangan luas.

“Apa yang menjadi pesan beliau, Kami akan lakukan yakni menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Gowa sebagaimana mestinya,” pungkas Shinto Silitonga. (Hajji Taruna)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya