Hukum & Kriminal

Dewan Minta Pemerkosa Gadis Tuna Rungu Dikebiri

indira-mulyasari

MAKASSAR – Wakil Ketua DPRD Makassar, Indira Mulysari Pamasutri meminta agar pelaku pemerkosaan gadis tuna rungu di areal Pasar Pabaengbaeng agar dijatuhkan hukuman kebiri.

Indira yang juga Wakil Ketua Partai NasDem ini menilai, kasus pemerkosaan anak di bawah umur yang terjadi di areal Pasar terong, Minggu (8/1/2017) lalu dapat diterpakan pasal hukuman kebiri sesuai yang diatur dalam Peraturan pemerintah pengganti undang-undang Perppu Nomor 1 tahun 2016 tentang perlindungan anak.

“Jika betul terbukti memaksa (memerkosa) anak dibawah umur, maka pelakunya harus dijerat dengan pasal ini. Apalagi korban ini tuna rungu. Tentu ini sangat memprihatinkan,” ucap Indira, Senin (1/9/2017).

Baca Juga : Bejat, Pria Duda Perkosa Gadis Tuna Rungu di Areal Pasar Terong

Menurutnya, kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur masuk dalam kategori kejahatan luar biasa (Extraordinary Crime), dimana para predator seksual wajib mendapatkan efek jera agar tidak lagi melakukan perbuatan yang sama di kemudian hari.

Baca Juga : Pemerkosa Gadis Tuna Rungu Terancam 15 Tahun Penjara

Baca Juga : Ini Pengakuan Pria Duda Yang Perkosa Gadis Tuna Rungu di Pasar Terong

“Kalau tak ada efek jera, maka tak menutup kemungkinan perilaku yang sama akan diulangi oleh pelaku. Ini juga menjadi pelajaran bagi masyarakat dan kita semua,” tegasnya.

Dalam kasus ini, Indira mengaku telah telah menurunkan tim untuk melihat situasi korban. Jika nantinya diperlukan, maka tim yang dibentuk akan memberikan pendampingan kepada korban. (fitra absri)

BAGIKAN:
alterntif text
Comments

Terpopuler

To Top