Pemerkosa Gadis Tuna Rungu Terancam 15 Tahun Penjara | Makassar Today
Connect with us

Hukum & Kriminal

Pemerkosa Gadis Tuna Rungu Terancam 15 Tahun Penjara

Published

on

MAKASSAR – Baco Ahmad alias Amat (56) yang diduga pelaku pemerkosaan gadis tuna rungu, Bunga (samaran) (15), di aeral Pasar Terong, Kecamatan Bontoala, Makassar, Minggu (8/1/2016) lalu dijerat Pasal UU Perlindungan Anak tahun 2002 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

“Yang bersangkutan kita jerat Sesuai pasal 81 ayat 1, dengan ancaman hukuman 15 tahun dan denda Rp 60 juta,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polrestabes Makassar, Kompol Musbagh Ni’am di temui di Ruangan Reskrim Polrestabes Makassar, Senin (9/1/2016).

Musbagh mengatakan, korban asusila yang dilakoni oleh Amat tersebut telah dilakukan visum di salah satu Rumah sakit yang berada di Kota Makassar. “Tunggu, hasil visumnya bisa keluar setelah dua hari,” ujarnya.

Adapun tindakan asusila yang dilakukan oleh Baco Ahmad alias Amat ini, kata Musbagh terjadi sebelum masuk waktu shalat Magrib.
“Korban telah ditarik oleh pelaku dan membawanya ke lantai dua Pasar Terong. Kebetulan korban tidak bisa bicara, maka dari itu pelaku pun mengambil kesempatan dan hendak menyetubuhi korban,” jelasnya.

Selanjutnya, kata Musbagh Ni’am korban tinggal di wilayah Kerung-kerung ini bersama keluarganya telah di mintai keterangan atas insiden tersebut. “Kami juga sudah periksa pelakunya, dan ia mengakui jika dirinya memaksa korban untuk menyetubuhinya,” tungkas Niam. (askay khan)

BAGIKAN:
Comments

Hukum & Kriminal

Astaga, Baru 18 Tahun Tapi Kelakuannya Minta Ampun!

Published

on

By

Makassartoday.com – Tim Resmob Polsek Panakkukaang menggulung seorang remaja berusia 18 tahun lantaran diduga sebagai pelaku pemalakan di areal parkir Masjid Nur Ichsan, Jl Toddopuli Raya, Minggu (20/5/2018) subuh tadi.

Remaja pengangguran berinisal WK, warga Jl Batua Raya, Kota Makassar itu, diciduk setelah petugas menerima banyaknya laporan dari masyarakat setempat.

“Masyarakat setempat melaporkan bahwa ada seorang remaja di areal parkir Masjid sering memalak jemaah yang pulang salat subuh. Di lokasi itu juga sering dijadikan tempat mabuk lem oleh pelaku,” jelas Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi.

Setelah menerima laporan warga, Tim Resmob Panakkukang yang dipimpin Ipda Robert Harianto siga langsung mendatangi TKP dan melakukan penggeledahan terhadap pelaku serta menemukan satu buah lem fox yang dibungkus plastik putih serta mendapatkan 1 buah anak busur beserta ketapel di saku celana sebelah kanan milik pelaku.

Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan dan dibawa ke Mapolsek Panakkukang guna dilakukan introgasi dan penyidikan.

Dari hasil Interogasinya, pelaku mengakui mengisap lem. Namun pelaku membantah sering memalak jemaah. Adapun nak panah jenis busur dan ketapel yang dibawa tersebut, diakui pelaku hanya sebatas digunakan menjaga diri.

“Yang bersangkutan membantah itu, tapi pelaku tetap kita proses terkait pemilikan sajam,” tutup Kapolsek. (Hajjj Taruna)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Hukum & Kriminal

Bukannya Salat Tarawih, 2 Remaja Ini Malah Nyabu di Pinggir Jalan

Published

on

By

Makassartoday.com – Dua orang pemuda yang merupakan warga Jl Abubakar Lambogo (Ablam), Kota Makassar, Sulsel, terciduk polisi tengah menggunakan Narkotika jenis sabu.

Dua pelaku masing-masing lelaki AI (24t), sopir serta lelaki DA (19), tukang antar galon diciduk oleh Patmor/Patko Sabhara Polres Gowa yang sedang melaksanakan patroli di Jl Tun Abd Razak, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulsel, Sabtu (19/5/2018) pukul 20.30 Wita.

Polisi juga mengamankan barang bukti tas berwarna coklat berisikan 11 bungkusan sachet warna bening, dimana 10 sachet tersebut sudah kosong dan 1 sache lagi berisi serbuk kristal putih yang diduga sabu, serta 1 botol air mineral yang tutupnya sudah dilubangi bersama 2 buah pipet.

“Pengungkapan kasus ini berawal saat petugas hendak melaksanakan pengamanan salat tarawih di Masjid Chenghoo sambil berpatroli, namun saat melintas di Jl Tun Abd Razak, petugas melihat 1 unit mobil pick up berwarna hitam berhenti di tempat gelap, sehingga petugas langsung memeriksa kendaraan tersebut,” jelas Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga, Minggu (20/5/2018).

Setelah diinterogasi, pelaku mengakui bahwa narkotika jenis sabu tersebut, didapatkan dengan cara dibeli dari seorang lelaki berinisial C, yang merupakan warga Kota Makassar.

Selanjutnya, kedua pelaku beserta barang bukti diamankan di Polres Gowa guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. (Hajji Taruna)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Hukum & Kriminal

2 Perampok Indomaret Ponre Bulukumba Didor Polisi

Published

on

By

Makassartoday.com – Erwin Bakri (24) serta Sultan Arif (18) tumbang bersimbah darah setelah dihadiahi timah panas petugas. Kedua pelaku perampokan di Indomaret Ponre, Jl Sultan Dg Raja, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, dilumpuhkan lantaran melakukan perlawanan saat penangkapan, Sabtu (19/5/2018) sekitar pkl 18.00 Wita.

Kedua pelaku sebelumnya terdeteksi oleh Unit Reskrim Polres Bulukumba dipimpin Iptu Deki Marizaldi, berada di Lingkungan Cabodo, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng.

“Kedua pelaku berhasil kita deteksi dari hasil penyelidikan di TKP dan keterangan sejumlah saksi. Dalam aksi perampokan, satu pelaku bertugas sebagai eksekutor yang juga menyebabkan salah seorang kasir Indomaret mengalami pendarahan dan pingsan. Sementara satu pelaku lain bertugas sebagai joki,” jelas Kasat Reskrim Polres Bulukumba, Iptu Deki Marizaldi dalam keterangan tertulisnya.

Para pelaku diamankan berdasarkan LP/63/V/2018/Sek Gantarang. Kedua pelaku beserta barang bukti berhasil diamankan dan dilakukan interogasi lawal terhadap pelaku dan mengakui perbuatannya.

“Pada saat kedua tersangka di minta untuk menunjukkan TKP serta barang buktinya keduanya mencoba untuk melakukan perlawanan dan mencoba merebut senjata api anggota, kemudian memberikan tembakan peringatan berkali-kali, namum yang bersangkutan tidak mengindahkan selanjutnya atas kesigapan petugas dilakukan tembakan terarah serta terukur ke arah kaki pelaku,” sambungnya.

Adapun barang bukti yang diamankan, 1 unit sepeda motor jenis Jupiter Z warna merah, 2 lembar jaket yang digunakan saat beraksi, 1 buah helm, 1 lembar jok motor warna merah muda, 7 lembar uang kertas pecahan Rp100 ribu rupiah, 1 lembar buku tabungan bank BNI, 2 buah dompet serta 1 tas samping.

“Untuk sementara kedua pelaku diamankan di Mapolsek Gantaran untuk selanjutnya diserahkan ke Mapolres Bulukumba guna proses lebih lanjut,” kuncinya. (Rusdi)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya