PBB Target Satu Fraksi di Parlemen Makassar | Makassar Today
Connect with us

Politik

PBB Target Satu Fraksi di Parlemen Makassar

Published

on

MAKASSAR – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Makassar akan dilantik pada, 12 Januari 2017 ini.

Ketua DPC PBB Kota Makassar terpilih, Doktor Muhammad Said menegaskan, pihaknya akan melakukan sejumlah terobosan untuk membesarkan partainya di Makassar.

“Salah satu trobosan yang akan kami lakukan, yakni target persolehan kursi di Pemilu tahun 2019 mendatang, dari sebelumnya hanya 1 kursi menjadi satu fraksi atau minimal 4 kursi,” kata Said di kantor DPRD Makassar, Selasa (10/1/2017).


Untuk meraih target tersebut pihaknya akan melakukan evaluasi dan verifikasi administrasi pengurus hingga ketingkat ranting di seluruh wilayah Kota Makassar.

“Ini kita lakukan mengingat PBB selama ini berada diposisi 10 perolehan suara di Makassar, sehingga nantinya sisa di apload saja,” kuncinya. (rangga)

Advertisement
Comments

Politik

Agus Akui Akses Publik di CPI Masih Berpolemik

Published

on

By

Makassartoday.com – Sesi tanya jawab pada debat kedua antarkandidat Pilgub Sulsel berlangsung menarik dan banyak kejutan. Termasuk soal pertanyaan Cagub Sulsel, Nurdin Halid (NH) terkait proyek Center Point of Indonesia (CPI) kepada Agus Arifin Nu’mang, cagub paslon nomor urut dua yang juga mantan wakil gubernur.

NH menanyakan soal akses publik di Pantai Losari, khususnya di CPI, kini yang hanya bisa dirasakan oleh masyarakat kelas menengah ke atas. Tidak seperti dahulu, masyarakat bebas bersantai, nyaman, di mana saja di Losari.

Menjawab pertanyaan tersebut, Agus mengakui bahwa proyek CPI di wilayah Pantai Losari, Makassar, hingga kini masih berpolemik. “Masih berpolemik, saya yakin karena proyek ini belum selesai,” jawab Agus saat debat yang berlangsung di Jakarta, Kamis malam (19/4/2018).


“Jika saya sebagai gubernur saya akan menagih ke perusahaan tersebut soal akses publik ke CPI,” lanjut Agus yang diketahui sebagai wakil Syahrul Yasin Limpo, gubernur yang baru saja berakhir masa jabatannya.

Merespons jawaban Agus, NH mengatakan bahwa pemerintah provinsi sebetulnya tak perlu menghabiskan Rp 500 miliar hanya untuk membangun gedung bertingkat-tingkat, seperti yang ada di CPI, sementara hak masyarakat terkait akses publik terenggut.

“Lebih baik uang sebanyak itu untuk menghadirkan lapangan bertaraf internasional di daerah-daerah. Masyarakat bisa saling bersilaturahmi, olahraga, khususnya pemuda juga makin maju,” tutur NH. (*)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler