Tidak Ada Simbol Palu Arit di Uang Rupiah Baru, Tapi... | Makassar Today
Connect with us

Nasional

Tidak Ada Simbol Palu Arit di Uang Rupiah Baru, Tapi…

Published

on

JAKARTA – Tudingan sejumlah pihak yang menyatakan uang rupiah baru memuat gambar lambang palu arit dinilai telah membuat opini sesat di tengah masyarakat. Untuk itu, pemerintah perlu memberikan keterangan atas persepsi dan tudingan subyektif tersebut.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus D.W. Martowardojo menegaskan kembali bahwa uang Rupiah yang baru diluncurkan pada Senin (19/12) lalu tidak memuat simbol terlarang palu dan arit.

Hal Itu disampaikan Gubernur BI menanggapi informasi dan penafsiran yang berkembang di masyarakat, yang mengaitkan mata uang Rupiah memuat simbol terlarang palu dan arit.

“Gambar yang dipersepsikan oleh sebagian pihak sebagai simbol palu dan arit merupakan logo Bank Indonesia yang dipotong secara diagonal, sehingga membentuk ornamen yang tidak beraturan,” jelas Agus Martowardojo di Jakarta, Selasa (10/1/2017) pagi.

Gambar itu merupakan gambar saling isi (rectoverso) yang merupakan bagian dari unsur pengaman uang Rupiah. Unsur pengaman dalam uang Rupiah ini bertujuan agar masyarakat mudah mengenali ciri-ciri keaslian uang, sekaligus menghindari pemalsuan.

Proses pencetakan gambar rectoverso tersebut menggunakan teknik khusus sehingga terpecah menjadi dua bagian di sisi depan dan belakang lembar uang, dan hanya dapat dilihat utuh bila diterawang.

“Rectoverso umum digunakan sebagai salah satu unsur pengaman berbagai mata uang dunia, mengingat rectoverso sulit dibuat dan memerlukan alat cetak khusus,” ujar Agus Martowardojo.

Di Indonesia, lanjut Gubernur BI, rectoverso telah digunakan sebagai unsur pengaman Rupiah sejak tahun 1990-an. Sementara, logo BI telah digunakan sebagai rectoverso uang Rupiah sejak tahun 2000.

Gubernur BI Agus Martowardojo menegaskan, Rupiah merupakan salah satu lambang kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam hal ini, uang Rupiah ditandatangani bersama oleh Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Keuangan Republik Indonesia.

“Untuk itu, Bank Indonesia mengingatkan kembali kepada masyarakat agar senantiasa menghormati dan memperlakukan uang Rupiah dengan baik,” tegas Agus.

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan pengeluaran dan pengedaran 11 (sebelas) pecahan uang Rupiah Tahun Emisi (TE) 2016, di gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (19/12) pagi.

Peresmian ini sekaligus menandai berlakunya sebelas pecahan uang tersebut di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kesebelas uang Rupiah Tahun Emisi 2016 itu terdiri dari 7 (tujuh) pecahan uang Rupiah kertas dan 4 (empat) pecahan uang Rupiah logam.

Uang Rupiah kertas terdiri dari pecahan Rp 100.000 yang menampilkan gambar Presiden dan Wakil Presiden pertama Indonesia yaitu Soekarno dan M. Hatta; uang kertas Rp 50.000 yang menampilkan gambar Ir. H. Djuanda; sedangkan uang kertas Rp20.000 terdapat gambar Dr. G.S.S.J. Ratulangi.

Selain itu, uang kertas Rp 10.000 yang menampilkan gambar Frans Kaisiepo; uang kertas Rp 5.000 dengan gambar Dr. K.H. Idham Chalid; uang kertas pecahan Rp 2.000 terdapat gambar Mohammad Hoesni Thamrin, sedangkan pada mata uang kertas Rp 1.000 bergambar Tjut Meutia.

Sementara, untuk uang Rupiah logam terdiri dari pecahan Rp 1.000 bergambar I Gusti Ketut Pudja, pecahan logam Rp 500 bergambar Letnan Jenderal TNI (Purn) Tahi Bonar Simatupang, uang pecahan Rp 200 bergambar Dr. Tjipto Mangunkusumo, dan uang Rp 100 logam bergambar Prof. Dr. Ir. Herman Johanes. (Jpp/stkb/nbh)


Advertisement
loading...
Comments

Nasional

Ini Posisi Baru NH di Kabinet ‘Golkar Bersih’ Airlangga

Published

on

By

Makassartoday.com – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto telah mengumumkan ‘kabinet’ nya. Struktur pengurus Golkar untuk 2018-2019 total sebanyak 275 orang karena Airlangga melakukan perampingan.

“Revitalisasi kali ini merampingkan, sebeumnya 305 pengurus sekarang jumlahnya 251, 75 di antaranya adalah pengurus perempuan,” ucap Airlangga saat mengumumkan pengurus baru Golkar di Kantor DPP, Jl Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Senin (22/1/2018).

Revitalisasi Kabinet ‘Golkar Bersih’ Airlangga merupakan pergantian pengurus untuk kesekian kalinya untuk kepengurusan Golkar masa bakti 2014-2019. Pada periode ini, Golkar sudah berganti tiga nakhoda. Pertama adalah Aburizal Bakrie, Setya Novanto, dan Airlangga yang terpilih sebagai ketum Golkar pada Desember 2017.

Airlangga baru mengumumkan susunan kepengurusan tingkat DPP. Susunan di Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, dan Dewan Pakar menurutnya akan menyusul.

Ketua Umum: Airlangga Hartarto

Sekretaris Jenderal (Sekjen): Lodewijk Frederich Paulus

Wasekjen:
– Budhy Setiawan
– Muhammad Sarmuji
– Dolly Siregar
– Hakim Kamaruddin
– Herman Hayong
– Ratu Dian Hatifah
– Syamsul Hidayat
– Victus Murin
– Maman Abdurachman
– Gatot Sudaryanto
– Andi Rio Padjalangi
– Rene Manembau
– Susanto Supardjo

Bendahara Umum: Robert J Kardinal

Koordinator Bidang Kepartaian

Ketua: Ibnu Mundzir
Wakil: Darul Siska
– Ketua Bidang Organisasi dan daerah: Taufik Hidayat
– Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan: Veno Tetelepta
– Ketua Bidang Kerja Sama Ormas: Sabul Rahman
– Ketua Bidang Pendidikan: Candri Maharani Puspitasari

Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu (PP) Sumatera

Ketua : Indra Bambang Utoyo
Wakil : Ahmad Doli Kurnia
– Ketua Bidang PP Sumatera I (Aceh, Sumut): Andi Sinulingga
– Ketua Bidang PP Sumatera II (Sumbar, Jambi, Bengkulu): Jhon Kennedy Aziz
– Ketua Bidang PP Sumatera III (Riau, Kepri): Idris Laina
– Ketua Bidang PP Sumatera IV (Sumsel, Babel, Lampung): Bobby Adityo Rizaldi

Koordinator Bidang PP Jawa dan Kalimantan

Ketua: Nusron Wahid
Wakil : Muhtaruddin
– Ketua Bidang PP Wilayah Jakarta: Bambang Wiyogo
– Ketua Bidang PP Wilayah Banten: Andika Hazrumy
– Ketua Bidang PP Wilayah Jabar I (Jabar Utara): Daniel Mutaqien
– Ketua Bidang PP Wilayah Jabar II (Jabar Tengah): Nurul Arifin
– Ketua Bidang PP Wilayah Jabar III (Jabar Selatan): Deding Ishak
– Ketua Bidang PP Wilayah Jateng I (Banyumas, Pekalongan): Bowo Sidik Pangarso
– Ketua Bidang PP Wilayah Jateng II (Kedu, Semarang, Jogja): M Noor Ahmad
– Ketua Bidang PP Wilayah Jateng III (Pati, Solo Raya): Firman Soebagyo
– Ketua Bidang PP Wilayah Jatim I (Mataraman): Gatot Sudjito
– Ketua Bidang PP Wilayah Jatim II (Surabaya, Malang): Harbiah Salahuddin
– Ketua Bidang PP Wilayah Jatim III (Tapal Kuda): Zainuddin Amali
– Ketua Bidang PP Wilayah Kalimantan: Gusti Iskandar SA

Koordinator Bidang PP Wilayah Timur

Ketua: Melchias Markus Mekeng
Wakil: Andi Ahmad Dara
– Ketua Bidang PP Wilayah Bali: Gde Sumarjaya Linggih
– Ketua Bidang PP Wilayah NTB: Muhhamad Lutfi
– Ketua Bidang PP Wilayah NNdan Maluku Tenggara Barat (Maluku III): Yoseph Naisoi
– Ketua Bidang PP Wilayah Sulawesi I (Sulsel, Sulbar): Halim Kalla
– Ketua Bidang PP Wilayah Sulawesi II (Sulteng, Sultra): Ali Mochtar Ngabalin
– Ketua Bidang PP Wilayah Sulawesi III (Sulut, Gorontalo): Emir Baramuli
– Ketua Bidang PP Wilayah Maluku I: Edison Betaubun
– Ketua Bidang PP Wilayah Maluku Utara: Hasanuddin Mochdar
– Ketua Bidang PP Wilayah Papua I (Pegunungan): Paskalis Kosai
– Ketua Bidang PP Wilayah Papua II (dataran dan pesisir): Syamsudin Mandja
– Ketua Bidang PP Wilayah Wilayah Papua Barat: Victor JG May

Koordinator Bidang Penggalangan Khusus

Ketua: Hajriyanto Y Thohari
Wakil: Rizal Malarangeng
– Ketua Bidang Penggalangan Keagamaan dan Ormas Keagamaan: Dr Andi Budi Sulistianto
– Ketua Bidang Penggalangan Tani, Nelayan, dan Ormas: Capt Anton Sihombing
– Ketua Bidang Penggalangan Pekerja, Buruh, dan Ormas: Gandung Pardian
– Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini: TB Ace Hasan Sadzily
– Ketua Bidang Penggalangan Pendidikan Khusus: M Yasin Muh

Koordinator Bidang Perempuan, Pemuda dan Inovasi Sosial

Ketua: Agus Gumiwang Kartasasmita
Wakil: Heru Dewanto
– Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga/AMPG dan Ormas: Ilham Permana
– Ketua Bidang Pemberddayaan Perempuan/KPPG dan Ormas: Hetifah Sjaifuddin
– Ketua Bidang Pendidik dan Cendikiawan dan Ormas” Ferdiansyah
– Ketua Bidang Relawan dan Pekerja Sosial dan Ormas: Ali Yahya
– Ketua Bidang Kelompok Pekerja Profesional dan Ormas: Lamhot Sinaga
– Ketua Bidang Inovasi Sosial dan Ormas: Dito Ariotedjo
– Ketua Bidang Penggalangan Pekerja Seni dan Budayawan+Ormas: Dharma Oratmangun

Koordinator Bidang Hankam, Luar Negeri dan Diaspora

Ketua: Happy Bone Zulkarnain
Wakil: Mayjen (Purn) Andoko
– Ketua Bidang Pertahanan dan Keamanan: Marsekal (Purn) Usra Harahap
– Ketua Bidang Hukum dan HAM: Adies Kadir
– Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Diaspora: Meutya Hafidz
– Ketua Bidang Ekonomi Pedesaan: Rudi Alfonso

Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat

Ketua: Roem Kono
Wakil: M. Yusuf Hamka
– Ketua Bidang Pendidikan Dasar: Ridwan Hisyam
– Ketua Bidang Kesehatan Masyarakat: Dr Linda Poernomo
– Ketua Bidang Kebencanaan: Fatahillah Ramli
– Ketua Bidang Penggalangan Pasar Tradisional: Yakobus Dwi Hartanto
– Ketua Bidang Kerawanan Sosial: Syahrul Yasin Limpo
– Ketua Bidang Kebudayaan Daerah: Ulla Nachrawati

Koordinator Bidang Ekonomi

Ketua: Aziz Syamsuddin
Wakil: Drs. Ken Dwijugiasteadi, Ak, Msc
– Ketua Bidang Koperasi, Wirausaha dan UKM: Erwin Aksa
– Ketua Bidang Perdagangan, Industri, dan Parawisata: Benny Soetrisno
– Ketua Bidang Jasa Keuangan dan Perbankan: Januarius Goleng
– Ketua Bidang Infrastruktur dan Transportasi: Muhidin M Said
– Ketua Bidang Kemaritiman: Elvis Junaidi
– Ketua Bidang Pengawasan Pembangunan: Dito Ganundito
– Ketua Bidang Ekonomi Kreatif: Ricky Rahmadi
– Ketua Bidang SDA, Energi, dan Lingkungan Hidup: Enny Saragih

Koordinator Bidang Kelembagaan

Ketua: Idrus Marham
Wakil: Kahar Muzakir
– Ketua Bidang Hubungan Lembaga Politik: M Yahya Zaini
– Ketua Bidang Hubungan Eksekutif: Dani Sudarsono
– Ketua Bidang Bidang Hubungan Legislatif: Syamsul Bahri

Koordinator Bidang Pratama

Ketua: Nurdin Halid
Wakil I: Siti Hediati Haryadi (Titiek Soeharto)
Wakil II: Bambang Soesatyo

(Sumber: detik.com)


Baca Selengkapnya
Advertisement

Trending

Terpopuler

loading...