Besok, BEM Seluruh Indonesia Unjuk Rasa di Istana | Makassar Today
Connect with us

Nasional

Besok, BEM Seluruh Indonesia Unjuk Rasa di Istana

Published

on

JAKARTA – Seribuan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Indonesia berencana melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR dan Istana Negara, Kamis (12/1/2017) besok. Mereka menuntut soal kenaikan harga mulai cabai hingga Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Terkait rencana aksi dari mahasiswa BEM se-Indonesia besok pukul 09.00 WIB. Tuntutannya masalah kenaikan harga cabai dam BBM,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono dikutip dari detikcom, Rabu (11/1/2017).

Argo mengatakan pihaknya sudah menerima pemberitahuan dari koordinator aksi. Massa yang akan ikut berjumlah sekitar seribuan.


Argo mengatakan, pihaknya akan mengawal dan mengamankan aksi tersebut. “Anggota sudah diplot di posisi masing-masing, diharapkan unras aman dan aktivitas masyarakat juga berjalan lancar,” lanjut dia.

Argo tidak meyebutkan jumlah personel yang dikerahkan. Namun dia memastikan bahwa personel yang diturunkan seimbang dengan jumlah massa.

“Semua dari PMJ dan jajaran kita turunkan, untuk pengaturan lalin juga anggota yang di lapangan akan mengarahkan jalur apabila terjadi kemacetan,” imbuhnya.

Sementara itu, Argo mengimbau massa untuk tidak melakukan tindakan berbuat rusuh. Massa juga dilarang melakukan aksi bakar ban.

“Dilarang membawa benda berbahaya, seperti senjata tajam, narkotika dan lain-lain, bakar ban tidak boleh,” tandas Argo. (*)

Advertisement
Comments

Nasional

Suara Demokrat Merosot, AHY: 5 Tahun Kita Pahit

Published

on

By

Makassartoday.com – Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY memotivasi ratusan kader di Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin, (9/4/2018) kemarin.

AHY meminta mereka kembali bangkit untuk menatap pemilu legislatif dan pemilu presiden 2019. “2014, Partai Demokrat merasakan pahit, dan rasa pahit itu harus dirasakan selama lima tahun,” ujarnya.

AHY menuturkan menurunnya suara Partai Demokrat pada pemilu 2014 sangat terasa karena dalam dua periode sebelumnya, yakni 2004-2009 dan 2009-2014, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu meraih kemenangan gemilang, termasuk di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Tapi hidup adalah penggalan-penggalan romantika jatuh-bangun. Sekarang, mari bangun semangat agar tahun 2019 Demokrat bangkit lagi dan kita bahagia lima tahun ke depan dan seterusnya,” ucapnya.


Kebahagiaan yang diperoleh jika Demokrat bangkit pada 2019, kata AHY, tentu bukan hanya untuk para kader, tapi juga seluruh rakyat Indonesia. “Apa yang membuat kita bahagia selain melihat kebahagiaan lahir batin rakyat yang diperhatikan pemimpinnya?” tuturnya.

AHY berujar, pada masa kepemimpinan SBY selama 10 tahun telah terjadi peningkatan signifikan hampir di semua aspek pembangunan nasional. Perekonomian meningkat, penghasilan masyarakat, daya beli, dan pendapatan per kapita semuanya meningkat.

“Dan di masa (kepemimpinan SBY) itu, masyarakat bisa bekerja tenang, aman, tentram hatinya, keadilan hadir di negeri ini dan semua warga mendapat perhatian,” ujarnya.

Meski Indonesia merupakan negara majemuk, AHY melanjutkan, saat masa kepemimpinan SBY, Demokrat benar-benar telah menyuarakan pentingnya persatuan, toleransi, dan harmoni di antara perbedaan. (bm)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler