Ini SPBU Yang Jual BBM Dexlite di Makassar | Makassar Today
Connect with us

Sulsel

Ini SPBU Yang Jual BBM Dexlite di Makassar

Published

on

MAKASSAR – Sebagai respon akan tingginya animo masyarakat terhadap Dexlite, PT Pertamina terus melakukan ekspansi sampai ke wilayah timur Indonesia. Peluncuran Dexlite dilakukan di Makassar tepatnya di SPBU No.74.90203 Jl Alauddin, Makassar, Rabu (11/01/17).

Peluncuran Dexlite ditandai dengan pengisian BBM secara simbolis untuk kendaraan diesel milik konsumen oleh GM Marketing Operation PT Pertamina Region VII, Tengku Badarsyah.

“Penjualan Dexlite yang terus meninggat secara nasional membuat Pertamina yakin bahwa produk ini juga akan mendapat sambutan positif konsumen di Makassar. Sejak diluncurkan pertama kali pada April 2016, Pertamina telah menjual sebanyak 115.292.000 liter Dexlite di seluruh Indonesia dan tersebar di 812 SPBU,” jelasnya.


Sementara untuk wilayah Makassar, saat ini Dexlite baru tersedia di SPBU 74.90203, Jl Alauddin dengan harga Rp 7.350 per liter. Dalam waktu dekat akan segera tersedia di empat SPBU lainnya di Makassar. Pertamina MOR VII menargetkan tahun 2017 terdapat 40 SPBU di Sulawesi yang menjual Dexlite.

Sekedar diketahui, Dexlite adalah bahan bakar untuk kendaraan diesel dengan kadar Cetane Number minimal 51 dan Sulfur Content maksimal sebesar 1.200 ppm. Spesifikasi ini sangat cocok untuk kendaraan-kendaraan diesel sengan teknologi yang lebih mutakhir saat ini. (rangga)

Advertisement
Comments

Sulsel

Ikut Bopong Jenazah Nenek Nurung, Kapolres Gowa Tuai Pujian

Published

on

By

Makassartoday.com – Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga ikut terlihat membopong jenazah nenek Dg Nurung dari RSUD Syekh Yusuf, tempatnya dirawat menuju rumah duka, Kamis (19/04/2018) pukul 16.00 Wita.

Almarhuma Dg Nurung, istri dari Dg Ramang, sosok pasangan lansia yang viral di media sosial. Dg Nurung usia diumur 90 tahun setelah sejak lama hidup bersama suami dalam kondisi yang memperihatinkan.

Nenek Nurung bersama suaminya selama
ini menetap di sebuah rumah tak layak huni di wilayah Manggarupi, Kelurahan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Tanpa waktu yang lama, Kapolres Gowa memerintahkan personelnya untuk melakukan pengawalan mobil jenazah ke rumah duka dan juga ikut membantu mengangkat jenazah.

“Saya sangat prihatin dengan pasangan Kakek dan Nenek ini yang mana di masa tuanya hanya berdua dengan hidup yang begitu memprihatinkan. Namun saya juga sangat terharu, bahkan sampai ajal menjemput Nenek Nurung, Daeng Ramang sang suami masih tetap setia mendampingi istrinya,” tandas AKBP Shinto Silitonga.

Sebelumnya, Kapolres Gowa juga menyempatkan menjenguk Nenek Nurung di rumah sakit sebelum menghembuskan napas terakhirnya. Kapolres juga mengaku salut dengan Dg Ramang yang terlihat setia menemani isteri tercinta selama dirawat di rumah sakit.


Diketahui, sepasang lansia ini tidak memiliki tanda pengenal, KTP, dan tidak memiliki KIS ataupun BPJS Kesehatan.

Usai menjenguk, Kapolres Gowa menjelaskan perihal penyebab nenek Nurung dibawa ke RS Syekh Yusuf 

“Menurut keterangan yang saya dapat di dalam nenek hendak mengambil beras, tapi kemudian terjatuh, dan si kakek yang mendengar kabar istrinya terjatuh langsung ke TKP menjemput nenek dengan naik bentor, dan kondisi nenek Nurung tampak belum stabil, ada lebam di mata kanannya,” jelas Kapolres.

Ia pun mengatakan Dg Ramang juga sedang dalam pemulihan, karena ada sedikit masalah pada penglihatannya.

Sebelum meninggalkan Rumah Sakit, Kapolres Gowa memberikan bantuan untuk meringankan beban sang kakek dan nenek yang sedang mengalami kesusahan.

Sejumlah warga yang menyaksikan pengawalan personel Polres Gowa atas jenazah nenek malang itu mendapat reaksi positif dari warga setempat.

“Jarang-jarang ada perwira polisi mau turun langsung angkat jenazah warga miskin. Bagus memang ini Kapolres ta’,” ujar salah seorang warga. (Hajji Taruna)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler