Politik

Sudah 6 Ketua Parpol Berstatus Legislator Makassar

Petinggi Pengurus Parta

MAKASSAR – Legislator Makassar, DR. Muhammad Said baru saja dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Makassar di hotel Grand Asia Makassar, Kamis (12/1/2017).

Pelantikan Pengurus DPC sekaligus Pimpinan Aanak Cabang (PAC) PBB se Kota Makassar ini dihadiri petinggi partai lain, diantaranya Ketua DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Makassar Hamzah Hamid dan Sekretaris DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Makassar, Muzakkir Ali Djamil.

Turut hadir sejumlah legislator Makassar, seperti Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar, Shinta Masita Molina, Muh Iqbal Jalil, Munir Mangkana dan Ketua Komisi C Syamsuddin Badolahi.

Dengan pelantikan ini, Muhammad Said menambah daftar legislator Makassar yang berstatus ketua parpol. Tercatat ada enam ketua parpol yang berstatus anggota DPRD Kota Makassar, masing-masing yaitu Wakil ketua DPRD Makassar Adi Rasyid Ali (Ketua Demokrat Makassar), Ketua DPRD Makassar Farouk M Betta (Plt Ketua Golkar Makassar), Hamzah Hamid (Ketua PAN Makassar), HM Yunus HJ (Ketua Partai Hanura Makassar), Busranuddin Baso Tika (Ketua Partai PPP Kota Makassar) dan Muhammad Said sendiri selaku Ketua PBB Makassar.

Ketua PAN Makassar, Hamzah Hamid mengatakan dengan dilantiknya Muhammad Said sebagai Ketua PBB Makassar, maka dinamkika politik di DPRD Kota Makassar akan semakin dinamis.

Hamzah meyakini, bahwa kehadiran enam ketua parpol di Parlemen Makassar akan menguatkan pengawasan pada roda pemerintahan.

“Tentu akan semakin dinamis, tapi dengan hadirnya ketua parpol baru di legislatif tentu ikut meningkatkan pengawasan kami dalam roda pemerintahaan ke depan,” kata Hamzah Hamid.

Sementara itu, Ketua PPP Kota Makassar, Busranuddin Baso Tika menambahkan, dengan bertambahnya ketua parpol berstatus legislator Makassar sulit memunculkan adanya intervensi dari luar, karena kebijakan partai dapat bersinergi dengan kebijakan yang ada di DPRD Makassar.

“Karena enam ketua parpol sudah berstatus legislator, maka ini memudahkan lembaga DPRD Makassar mengambil kebijakan yang tentunya bermuara pada kepentingan rakyat,” cetusya. (rangga)

BAGIKAN:
alterntif text
Comments

Terpopuler

To Top