Malang Siap Bangun Monorel, Makassar Kapan? | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Nasional

Malang Siap Bangun Monorel, Makassar Kapan?

Published

on

MALANG – Wali Kota Malang Moch Anton resmi menandatangani MoU dengan konsorsium PT Indonesia Transit Central (ITC) untuk pembangunan monorel di Malang.

“Ini upaya wujudkan moda transportasi publik yang nyaman dan dapat menjadi solusi kemacetan lalu lintas,” kata Wali Kota Malang Moch Anton di Malang dikutip dari rilis.id, Kamis (19/1/2017).

Diketahui Investasi tahap I sepanjang 8,2 kilometer membutuhkan anggaran mencapai Rp 3 triliun atau 200 dollar US-300 juta dollar US.

Untuk tahap pertama akan dibangun sepanjang 8,2 kilometer dari Rampal, Stasiun Kota Baru, Pasar Besar, IR Rais, Langsep, Dieng, Galunggung, Veteran, Universitas Brawijaya.

Keseluruhan panjang monorail Malang yang akan dibangun mencapai 54,9 kilometer. Anggaran per kilometer yang dibutuhkan antara 15 juta dollar US sampai 30 juta dollar US atau keseluruhan anggaran yang dibutuhkan mencapai 823,5 juta dollar US. Dana yang dibutuhkan untuk phase pertama antara Rp 2 tiliun sampai Rp 3 triliun atau 200-300 juta dollar US.

Sementara di Makassar, moda transportasi modrn sudah mulai diwacanakan sejak tahun 2015 silam. Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto saat itu menawarkan metro kapsul sebagai sarana angkutan massal untuk menggantikan monorel.

“Metro capsul dianggap lebih murah biaya pembangunannya. “Bahkan lebih murah ketimbang bangun jalan tol,” kata Danny di lman website makassarkota.go.id, Selasa 6 Januari 2015.

alterntif text

Dalam artikel beritanya danny menyebut, untuk membangun metro capsul dibutuhkan anggaran sekitar Rp 120 miliar per kilo meter. Sedangkan monorel Rp 350 miliar per kilo meter, dan biaya jalan tol Rp 250 per kilo meter.

“Jadi lebih murah bagi investor. Rencananya, metro capsul ini akan ditawarkan ke pengusaha,” terangnya.

Lebih lanjut mantan konsultan tata ruang kota mengatakan metro capsul bisa murah karena semua bahan bakunya berasal dari dalam negeri. Bahkan untuk teknologinya sudah bisa dikuasai. “Selain itu juga tidak membutuhkan banyak lahan, karena jalurnya bisa dibuat di atas jalan darat,” katanya.

Untuk desain dan rencana jalur metro kapsul, pemerintah Kota Makassar bekerja sama dengan konsorsium metro capsul Indonesia. Ia merencanakan akan membangun 33 kilo meter jalur metro capsul. Dengan anggaran Rp 3 triliun.

“Jalurnya dirancang mengelilingi kota. Seperti mall ke mall, trans studio, COI, Hertasning. Jadi saya akan wajib bagi apartemen dan mall baru wjib miliki lalinnya,” ujarnya.

Menurutnya, di Makassar setiap hari tercatat 350 ribu orang yang menggunakan kendaraan pribadi. Dengan jumlah pengguna kendaraan umum sebanyak 600 ribu orang.

“Jika biaya metro capsul sekali jalan tiketnyaa Rp 7 ribu per orang, maka pengusaha bisa untung dengan proyek ini,” katanya. (ibrahim)

BAGIKAN:
Advertisement
alterntif text
Comments

Trending