Kenali Ciri-Ciri Gejala ADHD Pada Anak | Makassar Today
Connect with us

Health

Kenali Ciri-Ciri Gejala ADHD Pada Anak

Published

on

ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) merupakan gangguan perkembangan dalam peningkatan aktivitas motorik anak-anak yang menyebabkan anak bertingkah tidak lazim. Sebagai orangtua, anda harus selalu sigap dan cermat dalam melihat pola tingkah laku dan perkembangan anak.

Apabila orangtua tidak memberi perhatian khusus secara ekstra, gejala ADHD tidak ketahuan, karena biasanya sepintas yang terjadi nampak normal dan baik-baik saja. Namun seiring berjalannya waktu, hingga kebiasaan-kebiasaan tersebut telah semakin mendarah daging pada anak, barulah para orangtua sadar ada yang aneh terhadap anaknya. Dan jika anda mengetahuinya sudah dalam keadaan yang demikian, maka untuk membuat anak anda normal dalam kondisi yang seharusnya akan menjadi lebih sulit.

Untuk itu sebagai orangtua anda wajib terus memperhatikan tingkah laku buah hati anda, dan sebaiknya waspadalah apa bila anak anda melakukan beberapa hal di bawah ini, yang diyakini sebagai ciri-ciri ADHD pada anak.

1. Anak sering Melamun atau Sulit Memusatkan Pada Suatu Perhatian (Inattention)

Buah hati anda yang mengalami ADHD akan sulit untuk memusatkan pada satu perhatian dan suka melamun. Jika anda mengatakan sesuatu, mereka akan sulit untuk menangkap perkataan anda karena kurangnya focus yang mereka berikan pada setiap perkataan anda. Sebagai contoh misalnya, mainan sering tertinggal di sekolah atau di tempat lain, jarang menyelesaikan tugas hingga tuntas karena tidak fokus dan mudah dialihkan konsentrasinya, dan seringnya membuat kesalahan merupakan ciri dari kurangnya pemusatan atau fokus. Dan hal tersebut merupakan salah satu indikasi ADHD yang harus anda waspadai. Apabila anak anda mengalami hal demikian sebaiknya bawa anak anda ke therapis yang sudah berpengalaman agar bisa mendapat kesembuhan.

2. Anak yang Hiperaktif

Memang anak kecil terutama di bawah usia lima tahun sangat gemar bermain dan hiperaktif, hal tersebut nampak wajar dan sulit untuk dibedakan mana anak yang mengalami ADHD ataupun tidak. Namun pada pengidap ADHD, perilaku hiperaktif berbeda dari yang biasanya. Mereka lebih menunjukkan sifat banyak berbicara, tidak dapat tenang ataupun diam pada satu tempat, mempunyai kebutuhan untuk selalu bergerak, sering membuat gaduh di setiap suasana, selalu memegang apa saja yang dilihatnya, sulit untuk duduk diam seperti anak lain, lebih gelisah dan implusif dari teman sebaya atau seusianya, dan juga suka berterik-teriak.

3. Anak Bertindak Tanpa Berpikir (Impulsif)

Ciri lain dari penderita ADHD yaitu selalu bertindak tanpa berfikir terlebih dahulu tentang apa dampak yang akan timbul setelahnya. Mereka lebih suka menentang suatu aturan dan membuat aturan baru. Penderita ADHD kesulitan untuk menunda respon atau biasa dikatakan tidak sabaran, sehingga mereka senang terburu-buru. Selain itu mengambil barang orang lain dengan paksa, reaktif, dan tidak menyukai antri sering mereka lakukan.

4. Anak Sering Cemas

Anak yang mengalami ADHD akan mengalami perasaan cemas. Khawatir dan takut juga akan sering dialami pada penderita ADHD ini. Pengamatan dan perhatian dari orangtua sangat dibutuhkan untuk membantu mereka sembuh dari ADHD. Selain itu, mereka sangat sensitif terhadap kritikan. Mereka tidak suka pada kritikan yang diberikan orang lain kepada mereka. Anak ADHD menganggap segala yang dikerjakan sudah benar dan tidak membutuhkan kritik. Sulit beradaptasi atau kecemasan pada situasi baru dan tidak familiar dengannya adalah ciri dari rasa cemas yang dimiliki penderita ADHD. Sifat pemalu dan cenderung menarik diri juga dimiliki oleh anak ADHD.

5. Anak Suka Menentang

Seringnya melanggar aturan oleh anak ADHD dianggap hal yang biasa, karena pada dasarnya mereka tidak suka ada aturan yang mengikat mereka. Oleh karenanya anak ADHD lebih sering mendapat masalah pada seseorang yang memiliki otoritas dan juga penderita ADHD sering merasa terganggu dan pemarah dari pada teman seusianya.

Nah, itulah ciri-ciri gejala dari ADHD. Jika buah hati anda termasuk dalam kategori ciri diatas, segeralah periksa ke dokter atau psikiater.


Advertisement
loading...
Comments

Love - Sex

Wanita Ini Minum Jus Campuran Sperma Setiap Hari

Published

on

By

Makassartoday.com – Ketika kalian mendengar kata ‘Sperma Pria’ yang dicampur dalam minuman, kira-kira apa yang ada dibenak kalian? Jijik…geli…dan mungkin akan mual-mual saat memikirkannya.

Tapi tunggu dulu sebab wanita yang berusia 29 tahun ini berkata bahwa minuman yang dicampur sperma pria ini bisa membuat suasana hatinya menjadi lebih baik dan lebih merasa kenyang.

“Aku sering merasa kurang berenergi, tapi setelah minum ini aku merasa kenyang dan suasana hatiku membaik. Aku mengkonsumsi minuman yang telah dicampur sperma pria ini setiap hari,” ujar Tracy Kiss.

Untuk membuat minuman spesial ala Tracy ini dia mencampurkan sayuran, buah-buahan, biji-bijian, susu almond dan juga sperma pria yang dia dapatkan dari seorang pendonor pria yang selalu mengirimkan spermanya setiap seminggu sekali.

Apa tidak takut tuh sperma dari pria itu jika nantinya mengandung berbagai macam virus?

Rupanya Tracy sudah mengantisipasinya sejak awal sebab sang pendonor selalu melakukan tes STI secara berkala sebelum mengirimkan spermanya.

Tracy juga menambahkan, “Selain diminum, sperma itu juga aku gunakan untuk masker setelah dicampur dengan minyak lavender dan putih telur.” (BS)


Baca Selengkapnya
Advertisement

Trending

Terpopuler

loading...