Diduga Peras Napi, Kepala Pengamanan Rutan Minta Dicopot | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Diduga Peras Napi, Kepala Pengamanan Rutan Minta Dicopot

Published

on

MAKASSAR – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Jaringan Aktivis Mahasiswa Indonesia (Jaksa indonesia) menggelar aksi unjuk rasa di depan Rumah Tahanan (Rutan) Klas I, Jl Kompleks Rutan Gunung Sari Makassar, Senin (6/2/2017).

Dalam askinya, para mahasiswa menuntut Kepala Pengamanan Rutan Klas I Makassar, terkait duaan pemerasan yang dilakukan oknum petugas rutan kepada sejumlah nara pidana (napi). Para demonstran juga mensinyalir, Rutan Klas I Makassar menjadi tempat peredaran narkoba.

“Rutan yang harusnya menjadi tempat pembinaan para napi malah diduga menjadi tempat tindak kriminal seperti pungli dan narkoba. Oknum sipir yang bertugas untuk membina dan menjaga warga binaan tidak sesuai dengan mekanisme humanisasi yang seharusnya memperlakukan warga binaan sebagai manusia,” tegas Kordinator Aksi, Ashabul Kahfi.

Adapun dugaan pungli kepada napi oleh oknum sipir, kata Ashabul, terjadi dalam proses pengurusancuti bersyarat (CB) dan Pembebasan Bersyarat (PB). Ashabul juga juga membeberkan indikasi peredaraan narkotika yang diduga melibatkan oknum sipir. Peredaran narkotika itu, dibuktikan dengan beberapa temuan pada saat sidak oleh pihak BNNP Sulsel serta adanya pengakuan dari salah satu mantan napi berinial WD.

demo mahasiswa di rutan klas i makassar (1)

“Maka dengan dasar inilah kami anggap bahwa rutan kelas 1 makassar sangat tdak humanis dalam proses pembinaan warga binaan, begitu pun dgan prosesi pelayanan warga binaan yang diskriminatif, sehingga kami meminta kepada pihak yang bersangkutan untuk mecopot kepala pengamanan (KP) yang kami anggap gagal dalam menjalankan tugasnya,” pungkas Ashabul.

Setelah menyampaikan aspirasinya, pihak Rutan Klas I Makassar kemudian menerima salah seorang perwakilan demonstran. Usai bertemu dengan pihak Rutan, para demonstran kemudian membubarkan diri dengan tertib.

Namun mereka berjanji akan melakukan aksi yang sama jika tuntutan mereka tidak dipenuhi pihak rutan. Hingga berita ini diturunkan, pihak Rutan Klas I Makassar belum berhasil dikonfirmasi. (hajji taruna)

BAGIKAN:
Comments

Trending