Danny Pomanto Hadiri Zikir dan Doa Partai Gerindra | Makassar Today
Connect with us

Politik

Danny Pomanto Hadiri Zikir dan Doa Partai Gerindra

Published

on

MAKASSAR – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menghadiri zikir dan doa bersama pengurus dan simpatisan Partai Gerindra DPD Sulawesi Selatan di Sandeq Ball Room, Grand Clarion Hotel and Convention, Selasa (14/2/2017).

Zikir dan doa digelar untuk kedamaian, persatuan, dan kesatuan bangsa. Danny dalam sambutannya menyampaikan seluruh elemen bangsa patut mendoakan keutuhan NKRI agar jauh dari musibah perpecahan dan tak mudah dipecahbelah apalagi diadudomba.

“Kami sangat mengapresiasi zikir dan doa yang digelar oleh Partai Gerindra,” kata Danny Pomanto.

Danny yang juga pembina partai politik di Makassar itu mengingatkan jamaah zikir dan doa agar tidak mudah terpancing dengan upaya pelemahan yang dilakukan pihak tertentu.

Hadir dalam zikir dan doa partai Gerindra Sulsel diantaranya Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang, dan sejumlah petinggi partai berlambang burung garuda. (id)

BAGIKAN:
Comments

Politik

Syukur Bijak Harap Warga Luwu di Makassar Pilih Appi-Cicu

Published

on

By

Makassartoday.com – Jelang pemilihan walikota dan wakil walikota Makassar, dukungan terus mengalir untuk pasangan calon nomor urut 1, Munafri Arifuddin dan Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu).

Tak hanya dari masyarakat kota Makassar, calon Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak turut memberi dukungan untuk pasangan yang akrab disapa Appi-Cicu tersebut. Meski bukan sebagai pemilih di Makassar, Syukur berharap masyarakat Luwu yang bermukim di kota Daeng memilih Munafri dan Rachmatika di tanggal 27 Juni mendatang.

“Secara pribadi tentu saya akan mendukung Appi-Cicu dan tentu saya berharap masyarakat Luwu yang ada di Makassar akan memilih beliau di tanggal 27 Juni mendatan,” ujarnya saat ditemui di acara buka puasa bersama keluarga besar M. Arief Sirajuddin di Jalan Maipa, Minggu (20/5/2018).

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa pasangan Appi-Cicu adalah pemimpin muda yang memiliki potensi yang bisa mengubah Makassar ke arah yang lebih baik.

“Beliau berdua saya pikir adalah sosok pemimpin muda yang sangat paham tentang apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Makassar, sehingga tidak ada alasan untuk tidak memilih Appi-Cicu,” terangnya. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Politik

Sejumlah Tokoh Hadiri Acara Buka Puasa Keluarga Besar Sirajuddin

Published

on

By

Makassartoday.com – Keluarga besar almarhum, M. Arief Sirajuddin menggelar acara buka puasa bersama, Minggu (20/5/2018).

Acara yang berlangsung di Jalan Maipa, kediaman mantan bupati Gowa tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh. Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPD PDI-P Sulsel, Ridwan Wittiri, Plt Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal, Calon Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, dan sejumlah anggota DPRD Makassar.

Tak hanya dari kalangan tokoh, ratusan orang dari keluarga dan sahabat juga turut hadir. Menurut Rachmatika Dewi (Cicu), acara tersebut rutin dilaksanakan keluarga besarnya setiap Ramadan.

“Alhamdulillah, banyak keluarga dan sahabat yang hadir. Acara buka puasa bersama seperti ini memang rutik kami laksanakan tiap tahun di sini,” ujar Cicu.

Lebih lanjut Cicu berharap acara tersebut akan terus berlanjut di ramadhan-ramadhan berikutnya. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Politik

Appi-Cicu Ajukan Keberatan, Begini Tanggapan Panwaslu

Published

on

By

Makassartoday.com – Panwaslu Kota Makassar menanggapi dingin laporan tim kuasa hukum Appi-cicu ke aparat berwenang.

“Yang ditujukan kepada pimpinan kami (Nursari, Ketua KPU, red), tentu kami menghargai hak setiap orang untuk melaporkan itu. Hanya kami tegaskan, bahwa kami telah bekerja sesuai dengan tupoksi kami, meneggakkan keadilan pemilu,” ungkap Maulana, Humas Panwaslu Kota Makassar, Minggu (20/5/2018).

Menurutnya, sikap keberatan tim hukum paslon 1 tersebut terhadap tindakan Panwaslu dinilai sarat muatan politis untuk melemahkan Panwaslu yang sedang berjuang menegakkan marwah lembaga menuju Pemilu yang demokratis, terbuka, jujur dan adil.

“Jadi tentu itu keberatan yang mengada-ada. Perintah untuk melaksanaan Putusan kami adalah perintah undang-undang. Dan panwaslu dalam konteks kewenangannya tentu harus memastikan KPU melaksanakan perintah undang-undang dan panwas juga memiliki kewenangan melakukan penindakan terhadap pembangkangan perintah undang-undang,” tegasnya.

Maulana pun menganggap laporan tersebut, tidak akan menyurutkan langkah Panwaslu untuk meneggakkan aturan kepemiluan. Hingga empat komisioner ‘bandel’ KPU tersebut, mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum.

“Mau kami dirugikan atau tidak atas sikapnya KPU yang tidak melaksanakan putusannya kami bukan itu masalahnya. Ini tentang penegakkan hukum, dan kami bagian integral penegakan hukum pemilu,” kuncinya. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya