KPK: Nama Legislator Kasus e-KTP Akan Dibacakan dalam Sidang | Makassar Today
Connect with us

Nasional

KPK: Nama Legislator Kasus e-KTP Akan Dibacakan dalam Sidang

Published

on

JAKARTA – Juru bicara KPK Febri Diansyah memastikan sejumlah nama, baik anggota, birokrat dan pihak lain, yang terlibat suap proyek e-KTP akan dibacakan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis mendatang.

“Dakwaan nanti akan dibacakan sesuai dengan jadwal di Pengadilan Tipikor 2 hari lagi. Selengkapnya bisa dilihat di sana,” kata di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/3/2017).

Sidang perdana perkara korupsi e-KTP, Kamis mendatang, adalah sidang dengan terdakwa bekas Dirjen Dukcapil Kemendagri, Irman dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri Sugiharto.

Dalam berita acara pemeriksaan Irman dan Sugiharto yang beredar di kalangan wartawan, tadi malam, disebut sejumlah anggota dan mantan anggota Komisi II DPR yang diduga menerima suap dengan jumlah beragam.

Dikutip dari rilis.id, nama-nama yang disebut dalam BAP tersebut antaralain, Teguh Juwarno, Agun Gunanjar, Ignatius Haryono, Taufik Effendi dan Arief Wibowo. Ketua Badan Anggaran DPR saat itu Melchias Marcus Mekeng, wakil Ketua Banggar DPR Mirwan Amir dan Olly Dondokambe, serta Tamzil Linrung, juga ikut disebut menerima suap e-KTP.

Febri menjelaskan, selain nama-nama besar yang terlibat dalam megaproyek tersebut yang akan dibacakan dalam dakwaan, KPK juga menitik beratkan pada konstruksi hukum, mulai dari proses perencanaan, pembahasan hingga ke pengadaan proyek bernilai Rp 6 triliun ini.

“Pertama sebelum proses perencanaan jadi ada indikasi pertemuan-pertemuan informal yang kita dalami. Pertemuan informal di sini yakni pertemuan-pertemuan di luar kantor antara sejumlah pihak yang membicarakan soal proyek e-KTP,” jelasnya.

Kemudian dalam proses pembahasan anggaran yang melibatkan beberapa pihak, mulai dari legislatif dan eksekutif dan pihak lainnya. KPK, kata dia, juga mendalami proses pengadaan.

“Karena kami menggunakan pasal 2 dan 3 secara alternatif. Maka kita harus buktikan dalam proses pengadaan tersebut apa yang melanggar prosedur atau ketentuan dan indikasi aliran dana pada siapa saja,” tambahnya.

Febri menegaskan, ada salah satu unsur yang harus KPK buktikan dalam persidangan yakni memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi.

“Untuk saksi-saksi yang lain kami berharap apa saja yg diketahuinya buka saja seluas-luasnya. Karena hal tersebut nanti akan menjadi faktor yang meringankan juga,” ucapnya. (*)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Nasional

Di Makassar, Prabowo Ziarah ke Makam Jendral M Jusuf dan Ponegoro

Published

on

By

Makassartoday.com – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto tiba di Makassar, Rabu (20/6/2018).

Parabowo tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dengan menggunakan pesawat pribadi sekitar pukul 09.00 wita, pagi.

Mantan Danjen Kopassus ini dijadwalkan berada di Makassar dalam rangka menjadi juru kampanye Pasangan Calon Gubernur-Wagub Sulsel Nomor Urut 2, Agus-Tanribali di Lapangan Karebosi Makassar.

Kedatangan Prabowo dijemput langsung oleh Ketua DPD Gerindra Sulsel, Idris Manggabarani didampingi sejumlah kader.

Juru Bicara Partai Gerindra Sulsel, Sawaluddin Arief mengatakan, sebelum menghadiri kampanye, Prabowo dijadwalkan melakukan ziarah makam Jendral M Jusuf dan Pahlawan Nasional Pengaran Diponegoro.

“Tadi Pak Prabowo dijemput langsung sama Ketua DPD Pak Idris. Rencana beliau ziarah ke Makam Jenderal M Jusuf dan makam Pangeran Diponegoro,” kata Syawal, sapaan akrabnya.

Setelah ziarah makam, Prabowo dan rombongan makan siang di Rumah Makan (RM) Apong kemudian silaturahmi ke kediaman pribadi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel Anre Gurutta Haji (AGH) Sanusi Baco di Jl Kelapa 3 Makassar.

Prabowo dan rombongan menuju ke Hotel By Sheraton kemudian ke Lapangan Karebosi menjadi jubir,” tutup Sawal. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Nasional

Warga Kumpul Depan Kediaman JK Sejak Subuh

Published

on

By

Makassartoday.com – Warga dari penjuru wilayah berbondong-bonding datang ke kediaman Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK), Jl Haji Bau, Kota Makassar, Sulsel, Minggu (17/6/2018).

Dari pantauan di lokasi, warga sejak pukul 04.00 WITA sudah berkumpul di depan kediaman orang nomor 2 di Indonesia itu.

Hingga pagi, ribuan orang sudah nampak mengantri untuk menemui Wapres yang setiap tahunnya pulang kampung dalam rangka menggelar open house momentum lebaran.

“Dari jam 4 subuh pak saya sama keluarga sudah di sini. Kami mau sekali ketemu langsung dan bersamaan sama Pak JK,” ucap Murty (31) warga Jl Rajawali.

Tak hanya ribuan warga, para pejabat daerah juga nampak memenuhi halaman rumah Wapres. Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, petugas gabungan melakukan penjagaan ketat di lokasi tersebut. (Hajji Taruna)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Nasional

Seram!! Seorang Perempuan di Muna Tewas Ditelan Ular

Published

on

By

Makassartoday.com – Nahas bagi Wa Tiba (54). Perempuan paruh baya tersebut ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam perut ular sanca di Desa Persiapan, Lawela, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Jumat (15/6/2018).

Sebelumnya korban dinyatakan hilang oleh pihak keluarga sejak Kamis (14/6/2018). Setelah dilakukan koordinasi dengan sejumlah warga setempat guna dilakukan pencarian di sekitar areal tempat korban berkebun.

“Korban sempat dinyatakan hilang kemarin, hingga dilakukan pencarian ke areal perkebunan esok harinya. Sekitar pukul 06.00 Wita anak korban dan warga pergi mencari korban, namun hanya menemukan senter, parang dan sendal milik korban dan disekitar ditemukan senter terdapat semak yang rusak sehingga warga memperkirakan kalau Korban tertelan ular,” Kapolres Muna AKBP Agung Ramos dalam keterangan tertulisnya ke awak media.

Baca Juga: Melintas di Tengah Jalan, Ular Phyton Raksasa Gegerkan Warga Pasangkayu

Sekitar pukul 09.30 Wita warga dan pihak Kepolisian menemukan ular yang dalam kondisi tidak bisa bergerak. Ular tersebut kemudian dibawa ke kampung dan setelah perut ular tersebut dibelah, korban ditemukan tewas dalam perut ular tersebut. (Hajji Taruna)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya