alterntif text
Regional

Pengakuan PSK Online, Hendak Layani Threesome Malah Digerebek Polisi

SURABAYA – Perempuan muda berwajah cantik ID (23) asal Lamongan yang indekos di Gresik ini harus menerima kenyataan hidup yang pahit. Ia terpaksa melewati harinya di Hotel Prodeo lantaran terlibat kasus trafficking.

Ibu muda satu anak ini ditangkap bersama satu temannya sesama wanita panggilan dan seorang pria hidung belang.

“Saat digerebek kami belum sempat ngapa-ngapain. Saya masih mandi dan teman saya baru melepas baju, lalu pintu digedor petugas,” kata ID.

ID mengaku, baru tiga bulan terakhir menjadi wanita panggilan. Biasanya, ia memasarkan diri lewat media sosial Facebook dengan cara mengunggah foto dirinya di grup-grup khusus dewasa diFacebook.

“Saya buka order tidak tiap hari, kalau lagi butuh duit saja,” ujar wanita yang pernah kerja di salon kecantikan ini.

Alasan ID klasik, lantaran uang belanja dari suaminya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan gaya hidupnya. Akhirnya, ia memutuskan mencari uang tambahan dengan menjadi wanita panggilan.

“Uang belanja dari suami hanya cukup buat makan dan bayar sewa kos,” katanya.

Saat digerebek polisi, ID memang sedang mendapat order dari tamu. Tamu itu meminta layanan seks threesome.

Ia mengaku belum pernah melayani tamu yang meminta layanan seks threesome. Karena butuh uang, ia pun menerima ajakan tamu itu.

Kemudian, bersama seorang wanita panggilan yang ia kenal di grup Facebook, ia menemui tamu di sebuah hotel yang mengajak seks ramai-ramai dengan tarif per orang Rp 600.000.

Namun, rupanya itu menjadi hari apesnya. Ia digerebek polisi ketika berada di dalam kamar hotel.

“Ternyata digerebek polisi juga. Sekarang memang banyak tamu yang minta layanan seks aneh-aneh,” tuturnya.

Menurut Penyidik Unit PPA Polrestabes Surabaya, Bripka Anti, belakangan ini memang banyak kasus trafficking dan prostitusi yang melayani seks ramai-ramai seperti yang dilakukan ID. 

alterntif text

BAGIKAN:
alterntif text
loading...
Comments

Terpopuler

loading...
To Top