Mahasiswa Papua di Makassar Desak Pemerintah Tutup PT Freeport | Makassar Today
Connect with us

Sulsel

Mahasiswa Papua di Makassar Desak Pemerintah Tutup PT Freeport

Published

on

MAKASSAR – Puluhan mashasiswa yang tergabung dalam Forum Solidaritas Mahasiswa Peduli Rakyat Papua menggelar aksi unjuk rasa di bawah fly over, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (7/4/2017) pagi.

Mahasiswa ini menyeruakan aspirasinya terkait persoalan penguasan tambang di tanah kelahiran mereka oleh pihak PT Freeport Indonesia.

Salah seorang peserta aksi, Lawon Enumbay dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia Timur (UIT) dalam orasinya menyampaikan tiga poin tuntutan, yakni Menolak Surat izin Usaha Penanaman Modal Asing, Tolak Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) serta Mendesak Pemerintah untuk Menutup PT Freeport Indonesia.

“Tiga poin tuntutan kami sampaikan dengan harapan Presiden RI, Bapak Joko Widodo dapat mengambil sikap atau kebijakan untuk menolak kerjsama dengan PT. Freeport.

Adapun tutuntan mereka didasari oleh penguasan tambang yang dilakukan PT Freeport Indonesia yang dinilai tak membawa dampak positif bagi masyarakat Papua.

Usai menyampaikan orasi secara bergantian, puluhan mahasiswa asal Papua ini langsung membubarkan diri dengan tertib. (syamsul)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Advertisement

Comments

Sulsel

Deng Ical Kumpulkan Pejabat Pemkot Makassar, Bahas Ini!

Published

on

By

Makassartoday.com – Usai Memimpin Apel Pagi, di Halaman Kantor Balaikota Makassar, Senin (19/2/2018), Plt Wali Kota Makassar Syamsu Rizal MI, langsung mengumpulkan seluruh Asisten, Kepala SKPD, Camat dan Lurah, di Ruangan Sipakalebbi.

Dalam kesempatan tersebut, Deng Ical membahas terkait Netralitas PNS dan kesiapan perangkat kerja Kota Makassar dalam menjalankan tugas masing-masing selama dirinya memimpin Plt Wali Kota.

“ASN harus betul-betul netral di Pilkada karena itu menjadi contoh bagi masyarakat. Selain itu, kita harus fokus menjalankan semua program-program yang sudah ada,” kata Deng Ical.

Ia juga menekankan tiga tugas dan fungsi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak bisa di pisahkan satu dengan yang lainnya. 

“Pertama fungsi ASN itu pelaksana aturan perundang-undangan termasuk norma-norma konvensi, kedua itu melayani masyarakat dan ketiga itu fungsi utama ASN itu menjadi perekat kesatuan dan persatuan sosial. Itu harus ASN yang di depan,” kata pria berlatar doktor kebijakan publik itu.

“Jadi tidak boleh ada PNS atau ASN yang justru jadi trouble meker karena tugas ASN itu betul betul sebagai perekat,” tambahnya. (*)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler