Danny Pomanto Wacanakan Makassar Day di Australia | Makassar Today
Connect with us

Sulsel

Danny Pomanto Wacanakan Makassar Day di Australia

Published

on

MAKASSAR – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mewacanakan Makassar Day di Australia yang disampaikannya saat makan malam bersama Konjen (Konsulat Jenderal) Australia di Makassar Richard Mathew, di Hotel Melia, Jl Mappanyukki, Jumat (19/5/2017).

Ide itu terinspirasi dari Makassar Day yang sukses dihelat tahun lalu di Madrid, Spanyol. Kala itu, Makassar mendapatkan undangan dari Madrid untuk memperkenalkan budaya dan kuliner khas Makassar.

“Makassar Day perlu digagas di Australia yang menampilkan budaya dan kuliner khas Makassar. Jika perlu kita mengeksplorasi kuliner khas Makassar dan Australia dengan mengkombinasikan Coto Makassar berbahan dasar daging Kanguru,” jelas Danny.


Wali Kota pemegang tiga hak paten dari Kemenkum HAM RI itu, juga menawarkan restoran – restoran Australia menyajikan kuliner khas Makassar. Hal itu aku Danny, bagian dari diplomasi kuliner. Memperkenalkan Makassar lewat kuliner.

Tawaran Wali Kota Danny mendapat respon positif dari Konjen Richard Mathew yang menyebutkan antara Makassar dan Australia telah terhubung oleh ikatan sejarah yang kuat sejak lama yang dibuktikan dengan kesamaan linguistik.

“Ada sekitar 500 suku kata Australia yang memiliki kesamaan dengan Makassar. Diantaranya, Balanda untuk sebutan orang asing, dan Kadera yang bermakna kursi,” ujar Richard.

Mendampingi Wali Kota Danny saat makan malam, Ketua TP PKK Makassar Indira Yusuf Ismail, dan Asisten II Pemkot Makassar Kusaiyyeng. Malam itu, Danny dan Indira nampak kompak mengenakan pakaian berwarna senada dengan warna dasar hitam. (adv)

Advertisement
Comments

Sulsel

Jelang Putusan MA, Deng Ical Perintahkan Sekkot Tindaki ASN Nakal

Published

on

By

Makassartoday.com – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar, Dr Syamsu Rizal MI, mengimbau kepada seluruh pendukung pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar agar bisa menerima apapun putusan yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung (MA) nantinya.

“Putusan yang akan dikeluarkan MA pastinya melalui proses dan pertimbangan hukum dari orang-orang yang ahli, kompeten dan memiliki otoritas. Sehingga apapun putusan yang dikeluarkan MA berarti itulah yang terbaik buat kota Makassar,” imbuh Deng Ical, sapaan akrab Plt Wali Kota Makassar, Minggu (22/4/2018).

Deng Ical juga meminta kepada seluruh lapisan masyarakat, tanpa kecuali untuk mengambil bagian dalam menciptakan Makassar yang aman dan nyaman.

“Pengamanan bukan hanya tugas TNI, POLRI dan pemerintah. Tapi juga tugas dan tanggungjawab seluruh masyarakat, termasuk seluruh perangkat lainnya seperti LPM, BKM, RW RT, para PPKBD dan Sub PPKBD, auditor sosial dan para kader pos yandu dan seluruh unsur tokoh masyarakat lainnya,” harapnya.

Baca Juga : Kasus Netralitas ASN Dominasi Laporan Panwaslu Makassar

“Jangan mau terprovokasi oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab atau memiliki maksud dan tujuan tertentu untuk membuat keadaan kota Makassar menjadi tidak kondusif,” tambahnya.


Menurutnya, hal tersebut bisa dihindari apabila semua pihak kompak dan bekerjasama dalam membantu TNI dan Polri untuk menciptakan suasana kota Makassar tetap kondusif.

Ia juga telah meminta kepada Pejabat Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar untuk menegur dan memproses ASN yang berani memperlihatkan tindakan tidak netral kepada salah satu calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar.

“Jika ada ASN yang terang-terangan berani mendukung ataupun mengacungkan jari simbol salah satu calon tertentu maka ia tak segan-segan akan memberikan sanksi sesuai PP nomor 53 tahun 2010,” tegasnya.

Dia juga mempersilahkan kepada tim paslon salah satu kandidat untuk menempuh jalur hukum jika ada ASN tidak netral melalui Panwaslu atau Gakumdu.

“Jika ada paslon merasa dirugikan, maka ia mempersilahkan untuk melaporkan ke Panwas dan Gakumdu. Jika rekomendasi dari panwas sudah keluar pihaknya akan langsung memperoses sesuai aturan,” tutup politisi Golkar itu.

Sekedar diketahui, batas akhir putusan MA atas pengajuan kasasi kuasa hukum KPU Makassar pada Senin (23/4/2018) besok. Saat ini pihak aparat gabungan telah mengantisipasi gejolak aksi dengan menurunkan ribuan personel di sejumlah titik rawan. (*)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler