Kembalikan Formulir di PBBm Bro Rivai Bilang Begini | Makassar Today
Connect with us

Politik

Kembalikan Formulir di PBBm Bro Rivai Bilang Begini

Published

on

MAKASSAR – Bakal Calon Gubernur Sulsel, Abdul Rivai Ras (Bro Rivai) mengembalikan formulir pendaftaran sebagai calon gubernur di Partai Bulan Bintang (PBB), Jumat siang (19/5/2017) sekitar pukul 14.00 wita.

Bro Rivai dan rombongan diterima langsung Sekretaris DPW PBB Sulsel, ‎Purnama Irianto Asadih serta sejumlah pengurus teras PBB Sulsel.

“Bagi kami suatu kehormatan untuk menerima Bro Rivai sebagai calon gubernur kedua yang mendaftar di PBB. Hari ini juga adalah hari terakhir batas pendaftaran,” kata Purnama.

‎Kepada pengurus PBB, Bro Rivai yang juga Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia mengungkapkan visinya maju di Pilgub Sulsel mendatang. PBB sebagai partai islam pun ia harapkan bisa bergabung dengan barisan pendukung Bro Rivai untuk mewujudkan visi maritim di Sulsel.

“Apalagi saya ini juga alumni ‘bulan bintang’‎. Saya pernah dididik di pesantren IMMIM yang logonya persis sama, yakni bulan dan bintang,” kata Bro Rivai seraya bercanda.

Dia menjelaskan ada dua masalah utama yang harus dijawab oleh pemimpin Sulsel ke depan, yakni masalah keummatan dan kebangsaan.‎ Dari segi keummatan seorang pemimpin harus menjaga ukhuwah islamiyah di Sulsel. Sementara dari segi kebangsaan, persatuan Indonesia harus dijaga dan dilestarikan termasuk dalam urusan politik yang notabene sifatnya duniawi. Setiap pihak, jelas Bro Rivai, harus menahan diri dari provokasi.

“Dalam urusan kendaraan, saya tidak memandang berapa jumlah kursinya. Saya datang ke PBB untuk menjawab masalah keummatan dan kebangsaan yang melanda bangsa ini, utamanya di Sulsel dan mewujudkan era baru Sulsel,” imbuh Pendiri Universitas Pertahanan ini.

PBB memiliki satu kursi di DPRD Sulsel. Untuk maju di Pilgub Sulsel 2018 mendatang, dibutuhkan minimal sokongan 17 kursi. (Farel)


Advertisement
loading...
Comments

Politik

Rivalnya Roadshow, Cakka Tetap Fokus Urus Pemerintahan

Published

on

By

Makassartoday.com – Kandidat lain boleh saja sibuk roadshow jelang penetapan bakal calon. Tapi bagi Andi Mudzakkar (Cakka), fokus mengurus pemerintahan tetap diprioritaskan sebelum non-aktif.

Cakka yang menjabat Bupati Luwu dua periode, semenjak mendaftar bersama pasangannya di KPU, 10 Januari 2018, ia memilih balik ke Luwu untuk menjalankan serangkaian tugas dan tanggung jawabnya sebagai kepala daerah.

Selama beberapa hari, Cakka yang di Pilgub Sulsel maju berpasangan dengan IYL, tetap mengendalikan pemerintahan. Baik dalam melayani warga, maupun menghadiri kegiatan pemerintahan.

Itu juga ditunjukkan saat menghadiri pisah sambut Dandim 1403 Sawerigading, Senin (22/1/2018) malam di Gedung Saodenrae, Kota Palopo.

Dalam kesempatan itu, Cakka yang memang sejak dulu dikenal mudah berkomunikasi, mengungkapkan pesan dan kesannya, terutama ke mantan Dandim Sawerigading, Cecep Tendi Sutandi.

Dikatakan Cakka, pada sosok Cecep Tendi ada dua hal yang tidak bisa dilupakan dan akan dikenang. Pertama, saat dirinya dan Cecep berbeda pendapat soal penetapan harga beras.

“Kami beda pendapat. Pemerintah lain dan pihak TNI juga lain. Saya konfrensi pers, pak dandim juga melakukan hal yang sama. Tapi masalah ini akhirnya menemui titik temu,” kata Cakka.

Kenangan selanjutnya menurut Cakka adalah saat terjadinya peristiwa jatuhnya pesawat Aviastar di bukit Bajaja, Latimojong. Di situ ia ambil alih komando, karena sedikit ada selisih paham antara pihak kepolisian dan TNI.

“Karena ini menyangkut kepentingan orang banyak, waktu peristiwa itu saya sempat ambil alih komando. Biasalah di lapangan. Ada sedikit masalah,” ujarnya.

Kepada penjabat baru Dandim 1403 Sawerigading, Letkol Inv. M Imasfy, Cakka mengungkapkan, Luwu Raya adalah satu keluarga yang diikat rasa kekeluargaan.

“Kami hanya dibatasi dalam hal administrasi batas wilayah saja. Tapi pada dasarnya kami satu. Diikat oleh budaya yang sama. Menjunjung nilai kemuliaan. Kemuliaan itu akan selalu ada jika semua pejabatnya tidak silau akan harta. Tidak tuli pada saran dan kritikan dan tidak terlena dengan sanjungan,” tegas Cakka. (*)


Baca Selengkapnya
Advertisement

Trending

Terpopuler

loading...