Motor Mogok Karena Sering Ganti SPBU, Benarkah? | Makassar Today
Connect with us

Motor

Motor Mogok Karena Sering Ganti SPBU, Benarkah?

Published

on

spbu bone

TANGERANG – Berbagai permasalahan kerap timbul jika sepeda motor mogok. Namun mogoknya kendaraan bisa juga karena tempat pengisian bahan bakar (SPBU) yang berganti-ganti.

Hal ini diungkapkan langsung Technical Trainning Instructor PT Wahana Makmur Sejati, Mukti Abdul Rahman, saat ditemui dalam acara Product Knowledge for Journalist Honda All New Scoopy, di Wahana Training Center Jatake, Tangerang, belum lama ini.

Kata Mukti, setiap pom bensin penanganan kebersihannya bisa berbeda-beda. Hal ini tak lain karena ada pihak pom bensin yang tidak apik dalam membersihkan tangki. Tak heran, jika itu terjadi ada bensin yang disebut basi.

“Jadi ngaruhnnya kan ke (kualitas) bensin. Bensin eceran juga bisa jadi (bermasalah),” ucap Mukti.

Karena itu, para rider disarankan untuk terbiasa lebih peka terhadap kondisi SPBU. Selain itu, mengetahui bahwa bensin yang terpendam terlalu lama bisa membuatnya basi.

Pasalnya, jika kualitas bensin tidak bersih tidak menutup kemungkinan motor akan tersendat.

Karena itu, jika beberapa sepeda motor mogok karena bahan bakar, setidaknya ada bagian yang harus dilakukan pengecekan, seperti sistem pengapian, sistem bahan bakar, dan sistem kompresi. (*)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Motor

Ducati Produksi Motor Listrik

Published

on

By

ITALIA – Grup Volkswagen tengah mempersiapkan strategi untuk mendorong proses elektrifikasi semua produknya. Dilansir autoblog, bulan lalu di Frankfurt Motor Show, Matthias Mueller, Volkswagen Group Chairman, mengungkapkan setiap grup VW akan memiliki model elektrik di tahun 2030.

Pernyataan tersebut menandakan bahwa Ducati saat ini sedang mempersiapkan Ducati yang bertenaga listrik. Claudio Domenicali, CEO Ducati, pernah mengatakan motor Ducati elektrik akan datang, tapi teknologi baterainya belum memadai.

“Saya pikir tenaga elektrik akan sangat menarik untuk masa depan, meskipun saat ini bagi kami terlalu cepat melihat dari teknologi baterai, ” ucap Domenicali ke Motorcycle. Menurutnya, kepadatan baterai masih perlu ditingkatkan.

Saat ini Ducati memang belum memperlihatkan motor konsep listrik, maupun bocoran dari motor listrik yang kemungkinan akan datang di tahun 2030 mendatang. Namun, awal tahun ini, pelajar asal Milano Scuola Politecnica di Design menciptakan wujud dari Zero electric concept.

Jika Ducati benar-benar akan mengelektrifikasi produk-produk unggulannya, salah satu yang perlu dipertimbangkan adalah kesiapan para pencintanya. Motor listrik akan memiliki sensasi berkendara yang berbeda dibanding motor Ducati yang mengadopsi pembakaran internal. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Motor

Piaggio Bakal Produksi Vespa Dalam Negeri

Published

on

By

JAKARTA – Meskipun memiliki pasar yang cukup besar, PT Piaggio Indonesia (PID) sebagai agen pemegang merek (APM) Vespa di Tanah Air, seperti masih nyaman dengan menjual produk impor.

Padahal, jika bisa memproduksi kendaraannya di Indonesia, pabrikan asal Italia ini bisa mendapatkan insentif lebih untuk menekan harga jual, dan otomatis memperbesar market share.

Dijelaskan Andre Sanyoto, Direktur Pemasaran PT PID, pihaknya memang masih impor untuk model yang dijual di Indonesia, namun opsi untuk produksi secara lokal tetap jadi rencana yang terus dibicarakan.

“Pilihan seperti itu, produksi lokal, assembling tetap jadi analisa kita. Tapi memang belum ke sana (dalam waktu dekat),” jelas Andre saat berbincang dengan wartawan di bilangan Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Andre menjelaskan tidak hanya berbicara regulasi dari pemerintah atau volume penjualan untuk bisa produksi lokal, namun lebih ke rencana jangka panjang yang harus mendapatkan pertimbangan yang sangat matang.

“Kita lihatnya secara keseluruhan. Total produksi, supply chain, dan kalau produksi di sini perijinan juga harus dipertimbangkan, dan sesuatu di sini kita harus long term (jangka panjang). Tidak mungkin di sini hanya berapa tahun, dan selesai,” tegasnya.

Namun, bukan berarti rencana produksi lokal tidak ada untuk PID. Bahkan, studi terkait tersebut sampai saat ini masih terus dibicarakan, sekaligus merencanakan suplier saat produksi lokal benar-benar terjadi.

– Adapun pemilik perahu An. RAHMAN BIN NUSI,40 th,alamat Dsn. Bajang Desa Gunturu Kec. Herlang
– keluarga korban sepakat tdk keberatan, dan membuat pernyataan utk tdk mau di lakukanjin autopsi,dan murni korban
meninggal krn terjatuh di atas perahu. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Motor

Faktor Keselamatan Ancam Eksistensi Motor Modifikasi

Published

on

By

JAKARTA – Semakin menjamurnya motor-motor modifikasi, atau biasa disebut custom bike tentu membuat banyak pemain yang tertarik untuk terjun di bidang ini.

Namun, tidak semua builder mengutamakan faktor keselamatan karena mengejar biaya modifikasi yang sangat minim atau memang tidak sepenuhnya paham dengan modifikasi.

Menanggapi hal tersebut, Bimo Hendrawan, owner dari Bimo Custombikes Jakarta sekaligus juri dari Suryanation Motorland 2017, mengatakan.

“Hal ini yang harus diantisipasi. Karena banyak konsumen yang ingin tampil gaya dengan motor custom, hanya saja meminimalisir budget. Celah ini yang diambil oleh builder nakal yang kurang paham dengan faktor keselamatan.”

“Akibatnya banyak konsumen yang kecewa saat motor sudah jadi. Karena hasilnya mengecewakan, dia (konsumen) kapok dengan motor modifikasi, dan akhirnya memilih untuk menggunakan motor standar,” sanggup pria yang akrab disapa Pak Haji Bimo.

Menurutnya, dalam memodifikasi motor tidak bisa sembarangan. Misalkan mulai dari pemilihan bahan, kualitas produk aftermarket yang digunakan, pengelasan, hingga penghitungan sudut-sudut pada rangka.

“Jika builder memahami unsur keselamatan, tentu semua sudah dipertimbangkan secara matang. Sehingga mau seperti apapun aliran modifikasinya, jika sudah diperhitungkan tentu akan memenuhi standar,” ungkapnya.

Salah satu yang dikhawatirkan dari modifikasi yang tidak memenuhi standar keselamatan adalah munculnya larangan untuk memodifikasi motor.

“Jika kecelakaan banyak melibatkan custom bike yang tidak memenuhi standar, saya takut suatu saat akan muncul larangan untuk memodifikasi motor, dan larangan tersebut dipukul rata kepada semua builder,” pungkasnya. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya