alterntif text
Sulsel

Triwulan Pertama 2017, Omzet Bank Sampah Tembus Rp700 Juta

MAKASSAR – Omzet program Bank Sampah menunjukkan trend yang sangat menggiurkan. Bagaimana tidak, omzet setiap tahun mengalami perkembangan yang sangat signifikan.

Dari tahun 2015, Omzet bank sampah hanya mampu mencapai Rp 464.304.400 namun pada tahun 2016, omzet tersebut meningkat sangat pesat mencapai milyaran yakni Rp 1.564.652.300.

Pada tahun ini lebih menggiurkan lagi dimana omzet dalam tiga bulan sudah hampir mencapai milyaran rupiah yang terhitung mulai dari bulan januari hingga maret.

Pada bulan Januari, omzetnya sebesar Rp 227.680.530, Februari sebesar Rp 250.468.700 dan pada bulan Maret aebanyak 239.739.455. Untuk bulan April dan bulan berjalan, Direktur Bank Sampah Pusat, Saharuddin Ridwan mengaku sementara dalam proses rekap.

Melihat trend yang cukup baik tahun ini, Direktur Yayasan Peduli Negeri (YPN) itu meyakini akan mencapai omzet Rp3 miliar bahkan dirinya menarget minimal Rp5 miliar.

“Kita cukup optimis yah apalagi melihat kalau melihat antusiasme warga untuk mengembangkan bank sampah ini karna mereka sudah rasakan manfaatnya,” kata Sekretaris Timpro MTR itu, Indira re-lounching Makassar Green and Clean.

MAKASSAR — Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail re-lounching Makassar Green and Clean program Bank Sampah di kediamannya Jalan Amirullah, Jumat (19/5/2017).

Pada kesempatan itu, Indira sapaan akrabnya memberikan semangat kepada para pengurus atau pengelolah bank sampah terutama kepada para ibu rumah tangga untuk tetap konsisten menjaga kebersihan lingkungan.

“Jangan berpuas diri walaupun sudah banyak orang (Luar) yang datang belajar pengelolaan bank sampah di Makassar,” Kata Indira.

Walaupun demikian menurut Indira, masih banyak yang perlu disempurnakan. ” Kita tidak hanya mengejar dari sisi ekonominya tapi yang paling penting adalah lingkungannya karna ini untuk anak cucu kita,” lanjut Indira.

Dia berharap bahwa bank sampah tersebut terus dikembangkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya masyarakat yang bermukim di lorong. (adv) 

alterntif text

BAGIKAN:
alterntif text
loading...
Loading...
Comments

Terpopuler

loading...
To Top