alterntif text
Artikel

Sulit Bangunkan Si Kecil Saat Sahur?

Saat memasuki waktu sahur, anak memang sulit untuk dibangunkan karena masih terlalu pagi. Maka dari itu butuh kesabaran yang tinggi untuk dapat membangunkan si kecil tanpa menganggunya.

Psikolog Anak dan Keluarga Anna Surti Ariani mengatakan para orang tua harus memastikan si kecil tidur cukup, di mana dia tidur dengan waktu yang tepat, tanpa terlambat.

“Kalau bicara tentang membangunkan anak, kita mesti memastikan dulu bahwa tidurnya cukup. Jadi malam, begitu selesai tarawih, bisa beres-beres, terus mulai rutinitas tidur (misalnya sikat gigi, cuci kaki, dongeng, dan lainnya),” kata Anna.

Sebelum tidur, alangkah baiknya orang tua juga mengingatkan anak tentang puasa Ramadan, termasuk didalamnya soal sahur sehingga anak mengetahui maksud dan tujuan orang tuanya membangunkan dirinya lebih cepat.

“Sebutkan jam berapa dia akan dibangunkan. Anak boleh memilih ingin dibangunkan seperti apa, bisa ditanyakan sebelum tidur, misalnya ingin dikitik-kitik atau ditepuk pundaknya, atau dinyalakan lampu kamarnya, dan sebagainya,” terangnya.

“Pada saat membangunkan, lakukan cara yang dipilih anak, boleh dikombinasikan dengan cara lain yang dianggap efektif oleh orang tua. Lakukan dengan sabar sampai bangun, supaya anak tetap merasa bahwa sahur adalah bagian dari ibadah, dan ini menyenangkan, ” tambahnya. (*) 

alterntif text

BAGIKAN:
alterntif text
loading...
Loading...
Comments

Terpopuler

loading...
To Top